Eks Pegawai: Lembaga Negara Berkop Surat Garuda Tak Senang Kinerja KPK

Agung Sandy Lesmana, Muhammad Yasir

Minggu, 09 Mei 2021 | 17:03 WIB
Eks Pegawai: Lembaga Negara Berkop Surat Garuda Tak Senang Kinerja KPK
Ilustrasi KPK, Setiabudi, Jakarta Selatan [suara.com/Agung Sandy Lesmana]

Suara.com - Eks pegawai senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nanang Farid Syam menyebut, ada institusi pemerintah dengan kop surat berlogo burung 'Garuda' yang tidak senang dengan kinerja KPK. Sejak berdiri, KPK menurutnya memang kerap dilemahkan.

Hal itu diungkapkan oleh Nanang dalam diskusi bertajuk 'Senjakala Pemberantasan Korupsi Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi'. Nanang merasa kondisi semacam itu sangat memilukan sekaligus memalukan.

"Bahkan secara konstitusi lembaga-lembaga yang mengatasnamakan negara ya, yang kop suratnya berlambang Garuda bahkan tidak senang dengan kinerja KPK. Dan inilah yang menurut saya sangat aneh dan memilukan. Tidak saja memilukan tapi ini juga memalukan," kata Nanang, Minggu (9/5/2021).

"Ada orang bekerja baik, ada lembaga bekerja begitu konsisten sesuai dengan amanah undang-undang tapi dirundung malang terus menerus oleh bangsanya sendiri. Bahkan presiden pun sepertinya tutup mata dengan kondisi hari ini," imbuhnya.

Nanang mengungkapkan upaya pelemahan yang dialami KPK umumnya juga dirasakan oleh lembaga-lembaga anti rasuah di negara lain. Seperti di Hongkong dimana lembaga anti korupsi di sana mendapat serangan dari institusi kepolisian setempat yang korup.

"Dan KPK selama kurun waktu 15 tahun berdiri mengalami hal yang sama yang kita sebut sebagai koruptor geed back. Jadi teman-teman mungkin masih bisa melacak jejak digital bagaimana KPK kemudian dari tahun ke tahun berusaha untuk dilemahkan," bebernya.

"Jadi proses pelemahan KPK itu sebenarnya sudah terjadi sejak KPK mulai menyentuh bilik-bilik kekuasaan yang saya kira mereka sudah tidak nyaman dengan apa yang dikerjakan KPK."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beredar Surat Penonaktifan 75 Pegawai yang Tak Lolos TWK, Begini Reaksi KPK

Beredar Surat Penonaktifan 75 Pegawai yang Tak Lolos TWK, Begini Reaksi KPK

News | Minggu, 09 Mei 2021 | 11:36 WIB

Waspada! Nama KPK Dicatut untuk Sumbangan Berkedok Wakaf Lailatul Qadar

Waspada! Nama KPK Dicatut untuk Sumbangan Berkedok Wakaf Lailatul Qadar

News | Minggu, 09 Mei 2021 | 08:58 WIB

Pakar Hukum Ini Pertanyakan Alih Status Pegawai KPK Jadi ASN

Pakar Hukum Ini Pertanyakan Alih Status Pegawai KPK Jadi ASN

News | Sabtu, 08 Mei 2021 | 22:11 WIB

Kontroversi TWK Pegawai KPK untuk Alih Status ASN, ICW: Tes Abal-abal

Kontroversi TWK Pegawai KPK untuk Alih Status ASN, ICW: Tes Abal-abal

News | Sabtu, 08 Mei 2021 | 17:28 WIB

Terkini

Siasat BI Lampung Jaga Harga Cabai Tak Pedas di Akhir Tahun

Siasat BI Lampung Jaga Harga Cabai Tak Pedas di Akhir Tahun

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 09:25 WIB

Wamenkop Soroti Pelamar Kerja Membludak di Bekasi, Kopdes Merah Putih Jadi Jawaban?

Wamenkop Soroti Pelamar Kerja Membludak di Bekasi, Kopdes Merah Putih Jadi Jawaban?

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 09:23 WIB

10 Sifat Buruk Zodiak Gemini yang Jarang Diketahui

10 Sifat Buruk Zodiak Gemini yang Jarang Diketahui

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 09:20 WIB

Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak: Perlawanan Perempuan di Tengah Sunyinya Sumba

Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak: Perlawanan Perempuan di Tengah Sunyinya Sumba

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 09:05 WIB

8 Sunscreen Spray SPF 50 untuk Kulit Usia Matang, Praktis Bantu Cegah Tanda Penuaan

8 Sunscreen Spray SPF 50 untuk Kulit Usia Matang, Praktis Bantu Cegah Tanda Penuaan

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 09:02 WIB

Bukan Sekadar Teknologi, Generative AI Mulai Mengubah Cara Orang Indonesia Membuat Film

Bukan Sekadar Teknologi, Generative AI Mulai Mengubah Cara Orang Indonesia Membuat Film

Tekno | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 08:50 WIB

Bukan Cuma Kerja di Kapal, Ini Luasnya Peluang Karier di Industri Maritim

Bukan Cuma Kerja di Kapal, Ini Luasnya Peluang Karier di Industri Maritim

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 08:48 WIB

Trump Nyinyir, Prabowo Optimis: Masa Depan Kendaraan Listrik Jadi Ajang Tarik Ulur

Trump Nyinyir, Prabowo Optimis: Masa Depan Kendaraan Listrik Jadi Ajang Tarik Ulur

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 08:47 WIB

Maut di Balik Secangkir Kopi di Pasuruan: Motif Nenek Nurami Dibunuh Saudara Jauh

Maut di Balik Secangkir Kopi di Pasuruan: Motif Nenek Nurami Dibunuh Saudara Jauh

Jatim | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 08:27 WIB

Sisi Gelap Sound Horeg Agustusan: Antara Cuan Gacor dan Panci yang Ikut Bergetar

Sisi Gelap Sound Horeg Agustusan: Antara Cuan Gacor dan Panci yang Ikut Bergetar

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 08:25 WIB

×