71 Mayat Mengapung di Sungai Gangga, Pemerintah India Bantah Tudingan Ini

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Rabu, 12 Mei 2021 | 13:09 WIB
71 Mayat Mengapung di Sungai Gangga, Pemerintah India Bantah Tudingan Ini
Warga India menggelar ritual terakhir sebelum mengkremasi familinya yang wafat akibat Covid-19 di tepi Sungai Gangga, India pada 5 Mei 2021. [AFP/Prakash Singh]

Suara.com - Pemerintah India membantah tudingan bahwa 71 jenazah yang ditemukan di sepanjang tepi sungai Gangga pada hari Selasa (11/5) akibat mahalnya kayu bakar untuk mengkremasinya.

"Kami menemukan 71 mayat dan membuangnya setelah pemeriksaan mayat. Sampel DNA telah diawetkan. Pemerintah kabupaten bersiaga untuk mencegah insiden seperti itu di masa depan. Pejabat telah diarahkan untuk waspada dan patroli di tepi sungai," jelas pernyataan Pemerintah Kabupaten Buxar, disadur dari The Hindu pada Rabu (12/5/2021).

Pemerintah itu juga mengatakan bahwa ada "cukup kayu bakar di tempat kremasi Chausa untuk pemakaman" puluhan mayat tersebut.

Klarifikasi tersebut muncul dari tuduhan warga desa bahwa mahalnya harga kayu bakar telah menyebabkan banyak keluarga membuang jenazah di sungai daripada mengkremasinya.

Sebelumnya, Inspektur Polisi Buxar Neeraj Kumar Singh menjelaskan pada The Hindu bahwa 71 mayat telah diambil dari sungai dan "bedah mayat dilakukan di ghat (tepian) sungai itu sendiri karena mereka sangat busuk".

Ram Ashray Yadav, yang menjual kayu bakar untuk kremasi di Mahadeo ghat (bank) di Chausa, berkata, "sebagian besar mayat dikuburkan di lubang besar yang digali di tepi sungai."

"Pemerintah kabupaten telah membuat pembangkit untuk suplai listrik di ghat (tepi sungai) dan menunjuk seorang pejabat di sini. Sebelumnya, pejabat administrasi distrik terlihat di ghat hingga Senin malam bekerja dengan menyalakan obor dan ponsel," kata Yadav kepada The Hindu.

Ditanya berapa banyak mayat yang dikuburkan, dia berkata, "Sangat sulit untuk dihitung. Tapi, sekarang tidak ada mayat yang terlihat di sungai itu," tambahnya.

Sebelumnya, pejabat kabupaten mengatakan jenazah yang ditemukan mengambang di sungai Gangga akan dikremasi dengan hormat oleh pemerintah.

Pada hari Senin, beberapa mayat ditemukan mengambang di sungai Gangga yang terletak di Kabupaten Buxar. Buxar berbagi perbatasannya dengan distrik di bagian timur Uttar Pradesh.

Pejabat distrik mengatakan bahwa jenazah berasal dari bagian timur Uttar Pradesh seperti Varanasi dan Allahabad.

"Mayat membengkak. Mereka sepertinya berada di air setidaknya selama 5-7 hari. Itu perlu diselidiki dari mana mereka berasal. Mereka bisa dari Varanasi atau Allahabad dari UP," pejabat senior distrik K K Upadhayay mengatakan kepada media.

Video mayat yang sudah dalam keadaan membusuk dan mengapung viral di media sosial yang memicu kemarahan di antara penduduk desa.

Sementara itu, Menteri Persatuan Jal Shakti dan anggota parlemen dari Jodhpur Gajendra Singh Shekhawat memposting tweet yang menandai perdana menteri Bihar dan Uttar Pradesh - Nitish Kumar dan Yogi Adityanath - untuk segera menyadari insiden semacam itu.

"Insiden jenazah yang ditemukan mengapung di sungai Gangga di kawasan Buxar Bihar sangat disayangkan. Ini tentu saja merupakan masalah investigasi," tulis Shekhawat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vaksin Pfizer dan Moderna Efektif Lawan Varian Baru Virus Corona India

Vaksin Pfizer dan Moderna Efektif Lawan Varian Baru Virus Corona India

Health | Rabu, 12 Mei 2021 | 11:41 WIB

Hits Kesehatan: Jenazah Mengambang di Sungai Gangga, Apa Itu Jamur Hitam?

Hits Kesehatan: Jenazah Mengambang di Sungai Gangga, Apa Itu Jamur Hitam?

Health | Rabu, 12 Mei 2021 | 09:36 WIB

Update Covid-19 Global: Banyak Jenazah Mengambang di Sungai Gangga India

Update Covid-19 Global: Banyak Jenazah Mengambang di Sungai Gangga India

Health | Rabu, 12 Mei 2021 | 08:29 WIB

Terkini

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB