Update Covid-19 Global: Banyak Jenazah Mengambang di Sungai Gangga India

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 12 Mei 2021 | 08:29 WIB
Update Covid-19 Global: Banyak Jenazah Mengambang di Sungai Gangga India
Warga India menggelar ritual terakhir sebelum mengkremasi familinya yang wafat akibat Covid-19 di tepi Sungai Gangga, India pada 5 Mei 2021. [AFP/Prakash Singh]

Suara.com - Virus corona penyebab sakit Covid-19 masih terus menginfeksi manusia dan memakan korban jiwa. Data Worldometers, Rabu (12/5/2021) menunjukkan, ada lebih dari 695 ribu kasus baru dari total infeksi yang mencapai 160 juta.

Mirisnya di hari yang sama, terjadi lebih dari 12 ribu kematian baru dari total 3,3 juta kematian sejak awal pandemi Covid-19 melanda. Beruntung kini sudah ada 139 juta orang yang berhasil dinyatakan sembuh.

Kini data menunjukkan di dunia ada lebih dari 17,9 juta orang yang masih berstatus positif Covid-19, dari data itu sebanyak 106.303 orang dalam kondisi serius atau sedang kritis di rumah sakit.

Di India jenazah bergelimpangan di Sungai Gangga
Masih menurut data Worldometers, hari ini India mencetak mencetak kematian baru sebanyak 4.200 korban jiwa. Sedangkan kasus infeksi baru di India mencapai 34.529 orang dalam sehari.

Kematian yang terus terjadi ini membuat puluhan jenazah terus menumpuk di Sungai Gangga. Hasilnya India gagal mengimbangi kematian dan tradisi kremasi atau membakar jenazah yang kemudian abunya di taburkan di Sungai Gangga.

Dari total lebih dari 12 ribu kematian baru di dunia, kematian India ini menyumbang sepertiga kematian dunia.

Hal ini dampak dari sistem kesehatan India yang kewalahan, meskipun sumbangan tabung oksigen dan peralatan medis terus berdatangan dari seluruh dunia.

Mirisnya, masalah berganti bukan hanya peralatan medis tapi bertambah dengan kekurangan kayu untuk tradisi kremasi agama Hindu, sebagai agama mayoritas di India, mengutip Channel News Asia.

Bahkan kabar terbaru pihak berwenang sedang menyelidiki penemuan sejumlah mayat yang ditemukan mengambang di Sungai Gangga di dua negara bagian terpisah.

"Saat ini sangat sulit bagi kami untuk mengatakan dari mana mayat-mayat berasal," terang Anggota Parlemen Singh, Pejabat Distrik Ghazipur, Uttar Pradesh.

Sedangkan menurut salah seorang penduduk, Akhand Pratap mengatakan, orang menenggelamkan jenazah di sungai suci Gangga sebagai ganti kremasi karena kekurangan kayu.

Bahkan di ibu kota, New Delhi banyak ditemukan jenazah korban Covid-19 yang ditinggalkan para kerabatnya usai kremasi dilakukan, dan menyerahkan sisanya kepada para relawan untuk menaburkan abunya di sungai Haridwar yang jaraknya mencapai 180 kilometer.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Campuran Vaksin AstraZeneca dan Vaksin Pfizer Bisa Picu Efek Lebih Banyak

Campuran Vaksin AstraZeneca dan Vaksin Pfizer Bisa Picu Efek Lebih Banyak

Health | Rabu, 12 Mei 2021 | 08:17 WIB

Tren Kasus Covid-19 Bergeser ke Sumatera, Rumah Sakit Perlahan Mulai Penuh

Tren Kasus Covid-19 Bergeser ke Sumatera, Rumah Sakit Perlahan Mulai Penuh

News | Rabu, 12 Mei 2021 | 06:38 WIB

Cak Nanto Minta Masyarakat Maafkan Kekhilafan Tengku Zulkarnain

Cak Nanto Minta Masyarakat Maafkan Kekhilafan Tengku Zulkarnain

Sulsel | Rabu, 12 Mei 2021 | 08:10 WIB

Terkini

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB