Kibarkan Bendera Israel, Austria Dihujani Kecaman dari Pejabat Turki

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Sabtu, 15 Mei 2021 | 11:39 WIB
Kibarkan Bendera Israel, Austria Dihujani Kecaman dari Pejabat Turki
Bendera Israel berkibar di atas gedung kanselir Austria.[Twitter]

Suara.com - Juru bicara kepresidenan Turki mengkritik Austria karena mengibarkan bendera Israel di atap gedung kanselir di tengah gesekan dengan Palestina.

"Inilah yang mendorong Israel untuk melanjutkan serangannya terhadap rakyat Palestina," kata juru bicara kepresidenan Turki, Ibrahim Kalin dalam sebuah tweet, disadur dari Anadolu Agency, Sabtu (15/5/2021).

"Saya berharap orang Austria dan Eropa yang memiliki akal sehat dan moralitas akan menolak politik yang memalukan ini." tegas Kalin.

Sebastian Kurz, kanselir Austria, baru-baru ini memposting sebuah foto dengan caption: "Hari ini bendera Israel dikibarkan di atap Kanselir Federal sebagai tanda solidaritas dengan #Israel ... Bersama-sama kita berdiri di sisi Israel."

Wakil Presiden Turki Fuat Oktay bereaksi terhadap sikap Kurz terkait pengibaran bendera Israel di gedung kanselir.

"Dengan sikap ini, Kanselir Austria telah membubuhkan tanda tangannya di bawah pembantaian Israel di Gaza," katanya dalam sebuah pernyataan di Twitter.

Kritik terhadap sikap Kurz tentang Israel, Oktay menambahkan bahwa sikap ini, "memperkuat Islamofobia dan fasisme yang meningkat di Eropa, adalah noda hitam yang tercatat dalam sejarah umat manusia."

Omer Celik, juru bicara Partai Keadilan dan Pembangunan (AK) yang berkuasa, juga mengecam Kurz dan berkata: "Orang ini (Kurz) adalah simbol Islamofobia, permusuhan terhadap Turki dan Erdogan di Eropa."

"Hanya mimpi mengharapkan dia berpihak pada mereka yang tertindas. Keberpihakannya pada penindas adalah kompas politiknya," tambahnya.

Ketegangan meningkat sejak pengadilan Israel memerintahkan penggusuran keluarga Palestina dari Sheikh Jarrah di Yerusalem Timur.

Warga Palestina yang memprotes solidaritas dengan penduduk di lingkungan itu kemudian menjadi sasaran serangan pasukan Israel.

Pasukan pendudukan juga menggerebek Masjid Al-Aqsa saat digunakan oleh jemaah untuk menunaikan shalat tarawih di bulan Ramadhan.

Ketegangan meningkat setelah serangan udara diluncurkan oleh Israel di Gaza yang telah menewaskan sedikitnya 126 warga Palestina, termasuk 31 anak-anak dan 20 wanita, menurut otoritas kesehatan Palestina.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rabi Yahudi Bongkar Rencana Israel: Pola Zionis Sama Selama 70 Tahun

Rabi Yahudi Bongkar Rencana Israel: Pola Zionis Sama Selama 70 Tahun

Bali | Sabtu, 15 Mei 2021 | 09:48 WIB

Bangga Perjuangan Rakyat Palestina, Presenter Cantik Menangis Saat Siaran

Bangga Perjuangan Rakyat Palestina, Presenter Cantik Menangis Saat Siaran

Sulsel | Sabtu, 15 Mei 2021 | 06:40 WIB

Deddy Corbuzier Disentil Aktivis Indonesia di Gaza: Diam Adalah Kejahatan!

Deddy Corbuzier Disentil Aktivis Indonesia di Gaza: Diam Adalah Kejahatan!

Entertainment | Sabtu, 15 Mei 2021 | 07:15 WIB

Terkini

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:58 WIB

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:30 WIB

Penghormatan Terakhir Jenderal Ryamizard Ryacudu: Disemayamkan di Kemhan, Dimakamkan di Kalibata

Penghormatan Terakhir Jenderal Ryamizard Ryacudu: Disemayamkan di Kemhan, Dimakamkan di Kalibata

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:16 WIB

PSG Juara, Prancis Membara! 22.000 Polisi Tak Mampu Bendung Amuk Massa

PSG Juara, Prancis Membara! 22.000 Polisi Tak Mampu Bendung Amuk Massa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:09 WIB

Bom Sisa Perang Dunia II Meledak di Biak, 5 Tewas dan 3 Hilang

Bom Sisa Perang Dunia II Meledak di Biak, 5 Tewas dan 3 Hilang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:08 WIB

Update Rusuh di Paris Usai PSG Juara Liga Champions: 1 Orang Tewas 780 Ditangkap

Update Rusuh di Paris Usai PSG Juara Liga Champions: 1 Orang Tewas 780 Ditangkap

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:57 WIB

Qodari: Prabowo Sosok Langka yang Dekat dengan Putin, Trump, dan Xi Jinping

Qodari: Prabowo Sosok Langka yang Dekat dengan Putin, Trump, dan Xi Jinping

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:52 WIB

Banjir Bandang Poso: Warga Terisolasi, BNPB Minta Bantuan Alat Berat

Banjir Bandang Poso: Warga Terisolasi, BNPB Minta Bantuan Alat Berat

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:45 WIB

Ibu Muda Ditemukan Tewas Bersama Balitanya, Suami Diamankan Polisi

Ibu Muda Ditemukan Tewas Bersama Balitanya, Suami Diamankan Polisi

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 18:25 WIB

Waspada Fenomena Bulan Purnama, BMKG Prediksi Banjir Rob Kepung Pesisir NTT Hingga 2 Juni

Waspada Fenomena Bulan Purnama, BMKG Prediksi Banjir Rob Kepung Pesisir NTT Hingga 2 Juni

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 18:16 WIB