alexametrics

Enam Desa di Aceh Tenggara Diterjang Banjir Bandang, Tak Ada Korban Jiwa

Dwi Bowo Raharjo
Enam Desa di Aceh Tenggara Diterjang Banjir Bandang, Tak Ada Korban Jiwa
Warga bertahan di rumah masing-masing saat banjir bandang melanda enam desa di Kecamatan Deleng Pokhkison, Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh, Minggu (16/5/2021) malam. ANTARA/HO-Dok. BPBD Aceh Tenggara

Akibat dari musibah terjangan banjir bandang di Aceh Tenggara, sebagian besar masyarakat yang terdampak juga terpaksa mengungsi.

Suara.com - Enam desa di Kecamatan Deleng Pokhkison, Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh diterjang banjir bandang pada Minggu (16/5/2021). Daerah tersebut sebelumnya dilanda hujan lebat.

“Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini,” kata Petugas Pusat Pengendalian Data dan Informasi (Pusdatin) Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) Haslina Juwita, Minggu malam.

Ada pun enam desa yang terendam banjir di Kecamatan Deleng Pokhkison, Kabupaten Aceh Tenggara tersebut, kata dia, masing-masing Desa Lawe Harum, Desa Salang Baru, Desa Gusung Batu.

Kemudian Desa Tualang Lama, Desa Penampakan, serta Desa Kaya Pangur Aceh Tenggara.

Baca Juga: Pemerintah Bangun 1.000 Rumah bagi Warga NTT dengan Teknologi RISHA

Haslinda Juwita juga menambahkan, akibat dari musibah tersebut menyebabkan sebanyak 148 kepala keluarga (KK) atau 474 jiwa warga di daerah ini ikut terdampak.

Akibat dari musibah terjangan banjir bandang di Aceh Tenggara, sebagian besar masyarakat yang terdampak juga terpaksa mengungsi ke rumah sanak saudara yang tidak terkena bencana.

Haslinda Juwita menegaskan, musibah banjir bandang yang melanda enam desa di Kabupaten Aceh Tenggara diduga akibat tingginya intensitas hujan, sehingga menyebabkan debit air sungai naik sehingga air meluap ke beberapa desa di daerah ini.

“Hingga Minggu tengah malam, air sudah mulai surut. Akan tetapi sebagian rumah warga masih tergenang,” katanya menambahkan. (Antara)

Baca Juga: Sempat Terkubur Lumpur, Bayi 10 Bulan Selamat dari Banjir Bandang NTT

Komentar