Mudik Lebih Santai? Menhub Ajak Pemudik Manfaatkan WFA untuk Hindari Macet

Erick Tanjung | Lilis Varwati | Suara.com

Minggu, 15 Maret 2026 | 12:02 WIB
Mudik Lebih Santai? Menhub Ajak Pemudik Manfaatkan WFA untuk Hindari Macet
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandh. [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih]
  • Menhub imbau pemudik manfaatkan kebijakan WFA guna hindari puncak kemacetan Lebaran.
  • Kebijakan bekerja dari mana saja diharapkan mampu meratakan distribusi waktu mudik.
  • Kemenhub waspadai lonjakan pemudik dan aktivitas warga di jalur Pantura Indramayu.

Suara.com - Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) atau bekerja dari mana saja dalam mengatur jadwal perjalanan mudik Lebaran 1447 H.

Fleksibilitas ini diharapkan dapat membantu masyarakat memilih waktu keberangkatan yang lebih awal sehingga kepadatan lalu lintas di puncak arus mudik dapat ditekan.

"Pemerintah mengimbau masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan dengan memanfaatkan kebijakan WFA. Dengan begitu, distribusi waktu mudik bisa lebih merata dan potensi kemacetan parah dapat dikurangi," ujar Dudy dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (15/3/2026).

Penerapan kebijakan WFA ini bertepatan dengan masa libur Lebaran tahun ini yang tergolong cukup panjang.

Periode libur dan cuti bersama dijadwalkan berlangsung selama sekitar dua pekan, yakni mulai 14 hingga 29 Maret 2026.

Rentang waktu tersebut mencakup libur nasional Hari Raya Idulfitri serta hari raya Nyepi.

Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, potensi mobilitas masyarakat selama periode Lebaran tahun ini diprediksi mencapai 143,9 juta orang.

Namun, merujuk pada pengalaman tahun-tahun sebelumnya, jumlah pemudik aktual sering kali melampaui hasil survei tersebut.

Data terbaru dari Jasa Marga menunjukkan arus lalu lintas pada hari ini sudah mulai meningkat sebesar 14 persen dibandingkan hari normal.

Selain fokus pada pengaturan volume kendaraan, pemerintah juga mewaspadai potensi hambatan lalu lintas akibat aktivitas warga di sekitar jalur mudik.

Salah satu yang menjadi sorotan adalah aktivitas menyapu koin di jalur Pantura, kawasan Kalisewo, Indramayu.

Menhub mendesak agar kegiatan yang membahayakan keselamatan jiwa tersebut segera dihentikan.

"Kami sangat mengkhawatirkan keselamatan warga yang beraktivitas di pinggir jalan raya kawasan Kalisewo tersebut. Kami meminta kegiatan tersebut tidak dilanjutkan demi keamanan bersama," tegas Dudy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pagi Buta, Menhub Dudy Purwagandhi Sidak Kendaraan Berat

Pagi Buta, Menhub Dudy Purwagandhi Sidak Kendaraan Berat

News | Minggu, 15 Maret 2026 | 11:06 WIB

6.859 Masjid di Pantura Disiapkan Jadi Rest Area Pemudik Lebaran 2026

6.859 Masjid di Pantura Disiapkan Jadi Rest Area Pemudik Lebaran 2026

Bisnis | Minggu, 15 Maret 2026 | 10:33 WIB

5 Rest Area Tol Trans Jawa dengan Fasilitas Unggulan, Ada yang Mirip Mall hingga Punya Hotel

5 Rest Area Tol Trans Jawa dengan Fasilitas Unggulan, Ada yang Mirip Mall hingga Punya Hotel

Lifestyle | Minggu, 15 Maret 2026 | 10:33 WIB

Terkini

Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi

Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 22:31 WIB

Dinilai Kaburkan Nilai Yurisdiksi, Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU Peradilan Militer

Dinilai Kaburkan Nilai Yurisdiksi, Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU Peradilan Militer

News | Selasa, 28 April 2026 | 22:04 WIB

Peta Kekuatan Jelang Muktamar NU, Muncul 5 Poros 'Paslon' Pimpinan, Siapa Terkuat?

Peta Kekuatan Jelang Muktamar NU, Muncul 5 Poros 'Paslon' Pimpinan, Siapa Terkuat?

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:46 WIB

Izin Terancam Dicabut? Kemenhub Bentuk Tim dan Panggil Manajemen  Green SM Buntut Kecelakaan KRL

Izin Terancam Dicabut? Kemenhub Bentuk Tim dan Panggil Manajemen Green SM Buntut Kecelakaan KRL

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:39 WIB

Heboh Video Tahanan di Bandara, Begini Penjelasan KPK

Heboh Video Tahanan di Bandara, Begini Penjelasan KPK

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:25 WIB

11 Tahun Mengabdi di Kompas TV, Nur Ainia Eka Rahmadyna Gugur Dalam Musibah Kereta Bekasi

11 Tahun Mengabdi di Kompas TV, Nur Ainia Eka Rahmadyna Gugur Dalam Musibah Kereta Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:21 WIB

Jadwal Kereta Masih Terdampak Insiden Bekasi Timur, KA Parahyangan Terhambat 6 Jam Lebih

Jadwal Kereta Masih Terdampak Insiden Bekasi Timur, KA Parahyangan Terhambat 6 Jam Lebih

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:11 WIB

Target Beres Hari Ini! KCI Kebut Evakuasi KRL yang Tabrakan di Bekasi dan Audit Ulang Jalur

Target Beres Hari Ini! KCI Kebut Evakuasi KRL yang Tabrakan di Bekasi dan Audit Ulang Jalur

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:10 WIB

Cair Secepat Mungkin! Jasa Raharja Siapkan Rp50 Juta bagi Ahli Waris Korban Kecelakaan KRL di Bekasi

Cair Secepat Mungkin! Jasa Raharja Siapkan Rp50 Juta bagi Ahli Waris Korban Kecelakaan KRL di Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 20:57 WIB

Usulan Aula Dansa Donald Trump Picu Perdebatan di Kongres AS soal Anggaran

Usulan Aula Dansa Donald Trump Picu Perdebatan di Kongres AS soal Anggaran

News | Selasa, 28 April 2026 | 20:56 WIB