Sejarah Israel, yang Penduduknya Mayoritas Yahudi

Rifan Aditya

Selasa, 18 Mei 2021 | 21:10 WIB
Sejarah Israel, yang Penduduknya Mayoritas Yahudi
Sejarah Israel - Bendera Israel (Shutterstock).

Suara.com - Konflik Palestina dan Israel kembali memanas. Perang di perbatasan wialah itu menjadi sorotan dunia. Untuk memahami penyebab konflik Israel dan Palestina, Anda perlu tahu sejarah Israel terlebih dahulu.

Israel berdiri pada tanggal 14 Mei 1948, tepatnya satu hari sebelum mandat Inggris berakhir di Palestina. Berikut ini informasi lengkap mengenai sejarah Israel.

Sejarah Israel

Diketahui, pada 2 November 1917, Pemerintah Inggris menetapkan Deklarasi Balfour. Dalam deklarasi tersebut menjanjikan bahwa warga Yahudi memperoleh tanah di Palestina.

Hanya saja, kekuasaan Inggris atau Mandat Palestina ini justru diwarnai kekerasan dan kerusuhan, yang pada akhirnya dibentuk Komite Investigasi Anglo-Amerika tahun 1946.

Akibat kerusuhan tersebut, sampai akhir Maret 1948, setidaknya menewaskan 2.000 orang dan 4.000 lainnya mengalami luka-luka. 

Amerika Serikat (AS) pun merekomendasikan ke Investigasi Anglo-Amerika agar 100 ribu pengungsi Yahudi di Eropa segera dipindahkan ke Palestina dan tidak ada negara Yahudi atau Arab di Palestina. Komite pun kemudian menyetujuinya.

Namun, rupanya implementasi rekomendasi ini tak mudah. Akibatnya, Partai Buruh Inggris pun berang karena Harry S Truman selaku Presiden AS kala itu mendukung imigrasi 100 ribu pengungsi Yahudi, tapi malah menolak temuan dengan komite lainnya.

Karena kondisi ini, akhirnya Inggris menyampaikan niatnya untuk menyerahkan Mandat Palestina ke PBB

baca juga
Ilustrasi perang Palestina-Israel. (Shutterstock)
Ilustrasi perang Palestina-Israel. (Shutterstock)

Membentuk Komite Khusus

Pada 15 Mei 1947, PBB akhirnya membentuk Komite Khusus untuk Palestina atau dikenal juga dengan UNSCOP. Komite tersebut terdiri dari 11 negara, yang bertugas melakukan sidang serta kunjungan ke Palestina guna melakukan investigasi.

Pada 31 Agustus 1947, UNSCOP merekomendasikan ke Sidang Umum PBB mengenai skema pembagian wilayah di Palestina pada masa transisi selama dua tahun, yang dimulai awal September 1947.

Pembagian tersebut terdiri dari negara Arab merdeka (11.000 km persegi) dan negara Yahudi (15.000 km persegi). Sedangkan Betlehem dan kota Yerusalem berada di bawah kendali PBB.

Kelompok Yahudi Menolak

Usulan mengenai pembagian yang seperti yang sudah disebutkan di atas, rupanya tidak memuaskan kelompok Yahudi maupun Arab. Kelompok Yahudi merasa kecewa karena kehilangan Yerusalem.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sejarah Palestina: Konflik, hingga Dampaknya bagi Dunia Internasional

Sejarah Palestina: Konflik, hingga Dampaknya bagi Dunia Internasional

News | Selasa, 18 Mei 2021 | 20:34 WIB

Perbedaan Brigade Al-Qassam dan Al-Quds dalam Konflik Israel dan Palestina

Perbedaan Brigade Al-Qassam dan Al-Quds dalam Konflik Israel dan Palestina

News | Selasa, 18 Mei 2021 | 15:30 WIB

Kenapa Israel Menyerang Palestina? Bagaimana Awal Mulanya?

Kenapa Israel Menyerang Palestina? Bagaimana Awal Mulanya?

News | Selasa, 18 Mei 2021 | 12:05 WIB

Penyebab Konflik Israel-Palestina, dari Militer ke Situasi Politik

Penyebab Konflik Israel-Palestina, dari Militer ke Situasi Politik

News | Selasa, 18 Mei 2021 | 07:45 WIB

Terkini

Kusutnya Timnas India Calon Lawan Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Kusutnya Timnas India Calon Lawan Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 13:48 WIB

Ekshumasi Jasad Sutrimo Digelar 12 Agustus, Kasus Naik ke Penyidikan Dugaan Pembunuhan

Ekshumasi Jasad Sutrimo Digelar 12 Agustus, Kasus Naik ke Penyidikan Dugaan Pembunuhan

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 13:47 WIB

Di Tangan Nyoman Nadiana, Tradisi Garam Desa Les Terus Hidup dan Lekat dengan Masyarakat

Di Tangan Nyoman Nadiana, Tradisi Garam Desa Les Terus Hidup dan Lekat dengan Masyarakat

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 13:46 WIB

432 Saksi di Kasus Haji, Pengacara: Tak Ada yang Bilang Gus Yaqut Terima Aliran Uang

432 Saksi di Kasus Haji, Pengacara: Tak Ada yang Bilang Gus Yaqut Terima Aliran Uang

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45 WIB

Petani Jateng Mulai Beralih ke Pompa Tenaga Surya, Hemat Biaya Produksi

Petani Jateng Mulai Beralih ke Pompa Tenaga Surya, Hemat Biaya Produksi

Jawa Tengah | Senin, 10 Agustus 2026 | 13:44 WIB

6 Rekomendasi Serum Penumbuh Rambut yang Cocok untuk Rambut Rontok Parah

6 Rekomendasi Serum Penumbuh Rambut yang Cocok untuk Rambut Rontok Parah

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 13:42 WIB

Persija Dapat Pesaing Berat, Klub Liga Champions Juga Minati Justin Hubner

Persija Dapat Pesaing Berat, Klub Liga Champions Juga Minati Justin Hubner

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 13:38 WIB

Gus Yaqut Ingin Seluruh Kuota Tambahan Haji 2023 untuk Reguler, tapi Ditolak DPR

Gus Yaqut Ingin Seluruh Kuota Tambahan Haji 2023 untuk Reguler, tapi Ditolak DPR

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36 WIB

Presiden Asosiasi Pilot Malaysia: Saya Sangat Malu Ada Pilot Selundupkan Narkoba ke Indonesia

Presiden Asosiasi Pilot Malaysia: Saya Sangat Malu Ada Pilot Selundupkan Narkoba ke Indonesia

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36 WIB

Kasus Korupsi MBG Makin Melebar, Kejagung Periksa 16 Saksi dari BGN hingga Swasta

Kasus Korupsi MBG Makin Melebar, Kejagung Periksa 16 Saksi dari BGN hingga Swasta

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 13:33 WIB

×