Blok Politik Pelajar: Bebaskan Khatami yang Ditangkap saat Aksi Palestina

Reza Gunadha | Hernawan | Suara.com

Jum'at, 21 Mei 2021 | 19:31 WIB
Blok Politik Pelajar: Bebaskan Khatami yang Ditangkap saat Aksi Palestina
Muhammad Khatami Aji ditangkap Polda Metro Jaya dalam aksi damai bela Palestina di depan Kantor Kedutaan Besar Amerika, (Istimewa).

Suara.com - Blok Politik Pelajar mendesak Polda Metro Jaya untuk membebaskan demonstran yang ditangkap dalam aksi damai bela Palestina di depan Kantor Kedutaan Besar Amerika Serikat, DKI Jakarta, Jumat (21/5/2021).

BPP meminta pihak kepolisian membebaskan Muhammad Khatami Aji dan 16 peserta aksi lainnya, karena penangkapan mereka tidak sesuai hak kebebasan pendapat.

"Kami mendesak dengan sangat amat tegas kepada pihak Polda Metro Jaya untuk sesegera mungkin mengembalikan dan membebaskan kawan kami, Muhammad Khatami Aji dan 16 kawan masa aksi demonstran lainnya," tegas BPP dalam rilis yang diterima Suara.com.

Muhammad Khatami Aji dikabarkan ditangkap saat hendak melakukan pembakaran bendera Israel, ketika aksi damai bela Palestina tengah berlangsung.

BPP menegaskan, dia ditangkap dan dibawa oleh pihak kepolisian tanpa aba-aba dan peringatan terlebih dahulu.

Oleh sebab itu, BPP menganggap penangkapan Muhammad Khatami Aji dan 16 massa aksi lainnya itu menyalahi prosedur kebebasan berpendapat.

BPP Minta Polda Metro Jaya bebaskan demonstran yang ditangkap dalam aksi damai bela Palestina di depan Kantor Kedutaan Besar Amerika (Istimewa).
BPP Minta Polda Metro Jaya bebaskan demonstran yang ditangkap dalam aksi damai bela Palestina di depan Kantor Kedutaan Besar Amerika (Istimewa).

"Karena tindakan yang dilakukan tidak sesuai dengan prosedur semestinya seperti peringatan atau himbauan," ujarnya.

Selain itu, BPP juga mengatakan alasan polisi menangkap massa aksi bela Palestina karena pembakaran bendera Israel tidak bisa dibenarkan.

Pasalnya, Israel selama ini secara konstitusi tidak dianggap sebagai negara berdaulat oleh Republik Indonesia.

"Kami mempertanyakan sikap kepolisian yang justru melakukan penangkapan kepada aksi yang sebenarnya membakar simbol negara yang dianggap tidak ada berdasarkan konstitusi," katanya.

Diberitakan sebelumnya, Jumat (21/5/2021) siang, peserta unjuk rasa solidaritas untuk Palestina sudah memadati depan gedung Kedutaan Besar Amerika Serikat sehingga jalanan ditutup.

Massa yang berunjuk rasa pada hari ini lebih banyak di banding peserta sebelumnya, atau pada Selasa (18/5) lalu.

Pantauan Suara.com, sekitar pukul 13.00 WIB masa aksi sudah memadati depan Kedubes Amerika Serikat. Tampak mereka mengenakan pakaian yang didominasi warna putih.

Selain itu beberapa dari mereka juga membawa sejumlah atribut sebagai dukungan untuk rakyat Palestina yang kerap diserang oleh tentara Israel. Atribut yang dibawa mulai dari bendera besar, syal, dan poster berisi-berisi dukungan,

Kemudian mereka juga membawa poster berisi kecaman yang ditujukan kepada Israel dan Amerika Serikat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Orator Aksi Bela Palestina di Depan Kedubes AS: Musnahkan Israel

Orator Aksi Bela Palestina di Depan Kedubes AS: Musnahkan Israel

Jakarta | Jum'at, 21 Mei 2021 | 18:56 WIB

11 Massa HMI Diamankan Saat Aksi Palestina, Polda Metro: Demi Ketertiban

11 Massa HMI Diamankan Saat Aksi Palestina, Polda Metro: Demi Ketertiban

News | Jum'at, 21 Mei 2021 | 18:46 WIB

Polisi Gadungan Asal Depok Tipu Pengusaha, Kini Diringkus Polres Jaksel

Polisi Gadungan Asal Depok Tipu Pengusaha, Kini Diringkus Polres Jaksel

Bogor | Jum'at, 21 Mei 2021 | 18:18 WIB

Terkini

Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten

Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:26 WIB

Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal

Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:20 WIB

DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH

DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:03 WIB

Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah

Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:56 WIB

Aksi Kamisan ke-904 Soroti Militerisasi Sipil: Impunitas Masih Berulang

Aksi Kamisan ke-904 Soroti Militerisasi Sipil: Impunitas Masih Berulang

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:41 WIB

Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas

Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:00 WIB

Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu

Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:56 WIB

Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara

Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:51 WIB

Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata

Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:51 WIB

Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps

Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:42 WIB