Ganjar Disarankan Pindah ke Nasdem, DPP Tegaskan Belum Ada Deal Politik untuk 2024

Dwi Bowo Raharjo | Novian Ardiansyah | Suara.com

Rabu, 26 Mei 2021 | 14:04 WIB
Ganjar Disarankan Pindah ke Nasdem, DPP Tegaskan Belum Ada Deal Politik untuk 2024
Gubernur Jawa Tengah Ganjar pranowo. (Youtube Ganjar Pranowo)

Suara.com - Beredar poster mengenai Ganjar Pranowo yang disarankan berpindah dari PDIP ke Partai Nasdem untuk memuluskan langkahnya menuju Pilpres 2024. Meski poster itu menegaskan hanya sebatas rumor, Partai Nasdem memberi tanggapan.

Ketua Bidang Media dan Komunikasi Publik DPP NasDem Charles Meikyansah mengatakan partai yang diketuai Surya Paloh sejauh ini belum memilih apalagi mengusung tokoh manapun untuk maju Pilpres 2024. Nasdem, kara Charles baru memulai konvensi calon presiden pada 2022.

Dalam konvensi itu, Charles mengatakan siapapun tokoh memiliki peluang yang sama untuk mengikuti konvensi.

"Nasdem baru akan mulai konvensi 2022. Siapapun boleh ikut dalam konvensi presiden tersebut," kata Charles dihubungi, Rabu (26/5/2021).

Karena itu Charles menegaskan belum ada deal politik apapun terkait pencalonan presiden yang dilakukan oleh Nasdem.

"Belum deal-deal politik menempatkan satu nama capres Nasdem, karena tahap pencapresan Nasdem baru akan dimulai dalam 2022 konvensi mendatang," kata Charles.

Untuk diketahui, sebuah poster yang merumorkan Ganjar Pranowo menuju partai Nasdem beredar dijagat media sosial. Hal ini terlepas dari permasalahan tak diundangnya Gubernur Jawa Tengah oleh Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani di Panti Marhaen Kota Semarang belum lama ini.

Lantas permasalahan itu pun banyak diperbincangkan publik, tak sedikit dari mereka mendukung Ganjar Pranowo untuk maju di tahun 2024 meski dengan partai yang berbeda. Kini beredar di media sosial Ganjar Pranowo akan menuju Nasdem guna memuluskan ambisinya menjadi orang nomor satu di Rpublik Indonesia.

Hal itu diketahui berdasarkan unggahan poster di akun instagram @Sailendra.utama pada Selasa (25/05/2021). Terlihat dalam poster itu sosok Ganjar Pranowo mengenakan pakaian khas Partai Nasdem dengan latar belakang warna kebanggaan partai tersebut.

Di dalam poster itu juga tertera sejumlah informasi yang memberitahu bahwa kepindaha Ganjar Pranowo menuju Nasdem hanya sebatas rumor belaka.

"RUMOUR, disarankan ke Nasdem jika tak diusung PDIP untuk 2024. Ganjar Pranowo umur 52 tahun. Governor since 2013, Electabillity 15,7 persen, dan Market Value Unknown," bunyi kalimat dalam keterangan poster tersebut.

Selain itu, pada unggahan poster di slide kedua juga memperlihatkan foto Ganjar berlatar belakang warna hitam beserta tulisan yang berisi "Gak Penting Apa Kata Puan, Yang Penting Apa Kata Tuhan. Ganjar 2024". Poster kedua ini seperti menyindir Puan Maharani yang mengabaikan sosok Ganjar Pranowo.

"Kata Bu puan di GK kerja banyak keluar di medsos saja. Padahal pak ganjar sebelum pandemi datang ke pedesaan dan kecamatan untuk terus meninjau proyek2 yg mengacu pada perekonomian rakyat maupun infrastuktur daerah," kata akun tersebut dalam keterangan tertulisnya.

Munculnya poster ini, banyak warganet yang memberikan komentarnya. Bahkan warganet tak ragu untuk terus mendukung Ganjar dengan kendaraan partai mana pun.

"Apapun partai yang mengusung mu. Ku tetap milih pak ganjar," ucap akun @najmiahnayali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bambang Pacul Sebut Elektabilitas Ganjar Cuma Wacana Udara, Maksudnya Apa?

Bambang Pacul Sebut Elektabilitas Ganjar Cuma Wacana Udara, Maksudnya Apa?

Jatim | Rabu, 26 Mei 2021 | 13:33 WIB

AHY Diseret dalam Konflik Puan Versus Ganjar, Partai Demokrat Meradang

AHY Diseret dalam Konflik Puan Versus Ganjar, Partai Demokrat Meradang

Surakarta | Rabu, 26 Mei 2021 | 10:53 WIB

Cerita Puan Maharani Menangkan Ganjar di Pilkada Jateng: Biar Saya jadi Panglima Tempur

Cerita Puan Maharani Menangkan Ganjar di Pilkada Jateng: Biar Saya jadi Panglima Tempur

News | Rabu, 26 Mei 2021 | 10:19 WIB

Viral Poster Ganjar Pranowo Menuju Nasdem, Warganet: Berani Keluar PDIP?

Viral Poster Ganjar Pranowo Menuju Nasdem, Warganet: Berani Keluar PDIP?

Jawa Tengah | Rabu, 26 Mei 2021 | 09:46 WIB

Terkini

Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat

Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:08 WIB

Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI

Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:54 WIB

Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir

Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:30 WIB

Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital

Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:21 WIB

Bekasi Darurat Mutilasi? Menelisik Pola Kejahatan Ekstrem di Balik Tragedi Serang Baru

Bekasi Darurat Mutilasi? Menelisik Pola Kejahatan Ekstrem di Balik Tragedi Serang Baru

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:18 WIB

Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus, Komnas HAM Desak TNI Buka Identitas Pelaku

Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus, Komnas HAM Desak TNI Buka Identitas Pelaku

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:08 WIB

Gedung DPR Gelap Gulita, Lampu dan AC Dimatikan demi Hemat Anggaran, Begini Penampakannya

Gedung DPR Gelap Gulita, Lampu dan AC Dimatikan demi Hemat Anggaran, Begini Penampakannya

News | Rabu, 01 April 2026 | 19:57 WIB

Duduk Perkara Pengeroyokan Tersangka Pelecehan Seksual di Polda Metro Jaya, 4 Orang Ditangkap!

Duduk Perkara Pengeroyokan Tersangka Pelecehan Seksual di Polda Metro Jaya, 4 Orang Ditangkap!

News | Rabu, 01 April 2026 | 19:44 WIB

WFH Tiap Jumat Jadi Jurus Hemat Energi Indonesia, DPR: Ini Strategi Hadapi Krisis

WFH Tiap Jumat Jadi Jurus Hemat Energi Indonesia, DPR: Ini Strategi Hadapi Krisis

News | Rabu, 01 April 2026 | 19:41 WIB

Hikmahanto: Rencana Kirim Pasukan ke Gaza Harus Dikaji Ulang Usai 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Hikmahanto: Rencana Kirim Pasukan ke Gaza Harus Dikaji Ulang Usai 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon

News | Rabu, 01 April 2026 | 19:35 WIB