Membanggakan! Peneliti Indonesia Ini Dapat Penghargaan di Inggris

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Rabu, 26 Mei 2021 | 21:51 WIB
Membanggakan! Peneliti Indonesia Ini Dapat Penghargaan di Inggris
Dr. Susanti, Peneliti Putri RI Raih Penghargaan Riset Post-Doktoral di Inggris.[dok. KBRI London]

Suara.com - Peneliti putri asal Indonesia, Dr Susanti meraih penghargaan dalam ajang tahunan University of Nottingham Tri-Campus Awards for Postgraduate and Postdoctoral Research 2021, di Nottingham, Inggris, Selasa (25/5/2021).

Penghargaan yang diberikan kepada Susanti adalah untuk kategori "Postdoctoral Research Award for Outstanding Contribution to the Research Community" atau Penghargaan Riset Post Doktoral untuk Kontribusi Luar Biasa bagi Komunitas Riset.

"Kategori ini diberikan untuk staf peneliti muda di University of Nottingham yang dinilai memberikan kontribusi luar biasa pada komunitas riset baik di dalam maupun di luar lingkungan universitas," kata Susanti dalam siaran pers yang diterima Suara.com, Rabu (26/5/2021).

Dr. Susanti juga baru saja menyelesaikan studi S3 dan menjadi Postdoctoral Research Fellow di School of Medicine, University of Nottingham, Inggris.

Duta Besar RI di London Desra Percaya menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas prestasi yang diraih oleh Dr Susanti.

"Penghargaan ini merupakan wujud pengakuan atas kontribusi luar biasa di bidang komunitas riset dari salah satu putri ilmuwan terbaik Indonesia yang berkiprah di Inggris," ujar Desra Percaya.

Desra mengungkapkan harapan agar prestasi ini dapat dimanfaatkan untuk lebih mendorong kemajuan kerja sama riset Indonesia-Inggris.

Desra juga mengharapkan jejak Dr Susanti akan terus diikuti oleh para diaspora ilmuwan Indonesia lainnya.

Kontribusi Susanti dalam bidang riset diawali lewat inisiasi NICCRAT atau Nottingham-Indonesia Collaboration for Clinical Research and Training / Kolaborasi Nottingham-Indonesia bagi Riset dan Pelatihan Klinik pada 2019, bersama pembimbingnya Profesor Mohammad Ilyas.

baca juga

NICCRAT didirikan untuk membina kemitraan antara University of Nottingham dan beberapa ilmuwan Indonesia dan institusi akademik serta penelitian di bidang ilmu kesehatan dan klinis.

Saat ini terdapat beberapa kelompok penelitian di lingkungan Faculty of Medicine and Health Science di University of Nottingham yang berpartisipasi dalam NICCRAT.

Mereka bekerja sama dengan beberapa institusi di Indonesia, seperti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan tenaga medis sekolah Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Universitas YARSI, Universitas Riau, dan jaringan Universitas Muhammadiyah.

Mengadopsi ABGC (Akademik, Bisnis, Pemerintah dan Komunitas), konsep kolaborasi NICCRAT juga mengikutsertakan partisipasi pemangku kepentingan lainnya seperti Kanker Indonesia Asosiasi (organisasi nirlaba), Bio Farma (bioteknologi milik perusahaan negara), dan pembuat kebijakan termasuk di tanah air seperti Kemendikbud, Kemenristek dan KBRI London.

Susanti saat ini juga sedang menggalang konsorsium NICCRAT untuk mendirikan start-up PathGen Diagnostik Teknologi yang bertujuan mengembangkan dan mengimplementasikan platform diagnostik molekuler berbiaya rendah di Indonesia dan negara berkembang lainnya.

PathGen saat ini berfokus pada komersialisasi kit diagnostik kanker kolorektal dengan memanfaatkan sebagian lisensi kekayaaan intelektual dari University of Nottingham yang diciptakan oleh Susanti selama penelitian doktoralnya. "Platform ini sedang diinkubasi ke LIPI," tambah Susanti.

Baru-baru ini PathGen menjadi salah satu dari 3 start-up teratas yang akan mewakili Indonesia dalam forum dan kompetisi start-up inovasi sosial terbesar di dunia, Extreme Tech Challenge, yang akan diadakan secara online pada 22 Juli 2021 di California, USA.

NICCRAT sejauh ini juga telah berhasil melaksanakan berbagai kegiatan pelatihan terutama di bidang genetika, diagnostik molekuler dan pathologi kanker lewat dukungan Kemenristek dan University of Nottingham.

Sejauh ini sudah lebih dari 250 dokter, peneliti dan akademisi Indonesia yang berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan pelatihan tersebut.

NICCRAT juga mendapatkan beberapa skema dana penelitian dari Newton Fund and Bowel Cancer Research UK untuk meneliti pasien muda penderita kanker kolorektal. Susanti sendiri merupakan penyitas kanker kolorektal usia muda sehingga mengantarkannya memiliki pemahaman mendalam mengenai riset dan inovasi yang dibutuhkan oleh para pasien dan penyitas kanker.

Ketika pandemi COVID-19 melanda, Susanti bersama dengan Prof. Ali Gufron Mukti bergabung dalam Konsorsium Nasional Riset dan Inovasi COVID-19 di bawah naungan Kemenristek.

Sebagai bagian dari keterlibatannya dalam konsorsium COVID-19 Nasional, Susanti terlibat dalam konsepsi dan penyampaian dua studi utama, bekerja sama dengan tim di LIPI yang dipimpin oleh Dr Wien Kusharyoto untuk mengembangkan tes diagnostik tempat perawatan yang lebih kuat.

Tujuan dari tes ini adalah untuk mendeteksi virus SARS-CoV-2 dan untuk memanfaatkan teknologi next generation sequencing (NGS) portabel - Oxford Nanopore Technology (ONT). Diharapkan dapat membantu sekuensing genom virus di Indonesia. Kegiatan ini juga disupport oleh diaspora Indonesia lainnya di UoN, Dr. Inswasti Cahyani

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siap Divaksinasi, Pelaku UKM Ini Tak Masalah Disuntik Vaksin AstraZeneca

Siap Divaksinasi, Pelaku UKM Ini Tak Masalah Disuntik Vaksin AstraZeneca

Health | Rabu, 26 Mei 2021 | 21:15 WIB

Usai Dilantik, Kepala BNPB Tinjau Kesiapan Potensi Lonjakan Kasus Covid-19 di Wisma Atlet

Usai Dilantik, Kepala BNPB Tinjau Kesiapan Potensi Lonjakan Kasus Covid-19 di Wisma Atlet

News | Rabu, 26 Mei 2021 | 20:59 WIB

Satgas Covid-19 Tegaskan Kematian Usai Vaksinasi Tak Berhubungan dengan Vaksin

Satgas Covid-19 Tegaskan Kematian Usai Vaksinasi Tak Berhubungan dengan Vaksin

Health | Rabu, 26 Mei 2021 | 20:16 WIB

Terkini

Pakar Geopolitik: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Harus Jadi Pesan Perdamaian Dunia

Pakar Geopolitik: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Harus Jadi Pesan Perdamaian Dunia

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:04 WIB

Kunci Sukses Indonesia di Mata Presiden Prabowo: Pendidikan dan Pemimpin Berhati Bersih

Kunci Sukses Indonesia di Mata Presiden Prabowo: Pendidikan dan Pemimpin Berhati Bersih

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Kronologi WNI Eks Sopir Taksi Jadi Tentara Bayaran Rusia, Baru 10 Hari Latihan Tewas di Ukraina

Kronologi WNI Eks Sopir Taksi Jadi Tentara Bayaran Rusia, Baru 10 Hari Latihan Tewas di Ukraina

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:00 WIB

DPW PPP Sebut Pemberhentian Agus-Yasin Tak Sah: Bakal Ditolak Menkum

DPW PPP Sebut Pemberhentian Agus-Yasin Tak Sah: Bakal Ditolak Menkum

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:58 WIB

3 Shio Ini Diramal Paling Beruntung di Bulan November 2026

3 Shio Ini Diramal Paling Beruntung di Bulan November 2026

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:55 WIB

Gudang Siluman hingga Masuk Gang Sempit: Siasat Licik Penjual Miras di Surabaya Dibongkar Satpol PP

Gudang Siluman hingga Masuk Gang Sempit: Siasat Licik Penjual Miras di Surabaya Dibongkar Satpol PP

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:54 WIB

Langit Tangerang Semarak, Puluhan Layang-layang Hiasi Akhir Pekan Keluarga

Langit Tangerang Semarak, Puluhan Layang-layang Hiasi Akhir Pekan Keluarga

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:51 WIB

Madura United Curi Tiga Poin di Parepare, Penalti PSM Makassar Digagalkan Angga Saputro

Madura United Curi Tiga Poin di Parepare, Penalti PSM Makassar Digagalkan Angga Saputro

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:48 WIB

Bali United Bungkam Arema FC 3-1 di Kanjuruhan, Singo Edan Akhiri Laga dengan 9 Pemain

Bali United Bungkam Arema FC 3-1 di Kanjuruhan, Singo Edan Akhiri Laga dengan 9 Pemain

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:45 WIB

Nice to Eat You: Belajar Bahasa Lewat Kisah yang Unik

Nice to Eat You: Belajar Bahasa Lewat Kisah yang Unik

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:40 WIB

×