Hasto Singgung SBY Bapak Bansos, Demokrat: Itu Kekecewaan Megawati Kalah Dua Kali Pilpres!

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Sabtu, 29 Mei 2021 | 12:09 WIB
Hasto Singgung SBY Bapak Bansos, Demokrat: Itu Kekecewaan Megawati Kalah Dua Kali Pilpres!
Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (kiri) berbincang dengan Presiden Ke-5 Megawati Soekarnoputri (kanan) saat menghadiri pemakaman ibu negara Ani Yudhoyono di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMP) Kalibata, Jakarta, Minggu (2/6). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristianto secara blak-blakan menyinggung Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan julukan bapak bansos. Namun Demokrat tak tinggal diam kemudian memberikan responsnya.

Awalnya Hasto berbicara soal perjanjian batu tulis antara Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri kala berpasangan di Pilpres 2009 silam. Menurutnya perjanjian itu telah kandas pasca pasangan calon tersebut kalah dari SBY-Budiono di 2009.

Hasto kemudian menyinggung soal kekalahan Megawati dari SBY dua kali pada 2004 dan 2009 di ajang Pilpres. Ia menilai kala itu kemenangan SBY banyak manipulasinya. Hasto mengaku menjadi saksi kala SBY disebut telah melakukan manipulasi daftar pemilih tetap (DPT).

Lebih lanjut Hasto menyampaikan, manipulasi DPT tersebut kemudian dijadikan politisasi bansos oleh SBY ala Perdana Menteri Thailand Thaksin Shinawatra.

"Bagaimana politik bansos ala Thaksin itu dilakukan sehingga satu ada yang menjuluki SBY itu 'Bapak Bansos Indonesia'. Karena memang penelitian Markus Mietzner itu menunjukkan bagaimana dari bulan Juni 2008 sampai Februari 2009 ada dana sebesar USD 2 miliar yang dipakai untuk politik bansos karena meniru strategi Thaksin politic populism," kata Hasto dalam sebuah diskusi daring, Jumat lalu.

Mendengar Hasto menyinggung SBY dalam sebuah diskusi dengan menjuluki bapak bansos, Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat angkat bicara.

Ocehan Hasto tersebut dianggap Demokrat sebagai bentuk kekecewaan semata lantaran Megawati dua kali tersungkur di dua Pilpres oleh SBY.

"Terkait dengan upaya pendiskreditan Hasto terhadap Pak SBY yang dijuluki sebagai Bapak Bansos kami pandang sebagai ekspresi kekecewaan karena pada masa itu dua kali berturut-turut kalah dalam Pemilu berhadapan dengan Pak SBY," kata Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat, Kamhar Lakumani kepada Suara.com, Sabtu (29/5/2021).

Kamhar mengklaim, semua pihaknya yang mengerti tentang ekonomi pasti menilai kalau kebijakan bansos SBY kala itu sudah sangat tepat dilakukan.

baca juga

"Kebijakan Pak SBY pada masa itu sangat tepat dengan memberi program Bansos dan BLT untuk menjaga daya beli masyarakat yang kala itu terjadi krisis ekonomi global pada 2008 dan sebagai kompensasi atas kenaikan BBM sehingga perekonomian nasional tetap terjaga dan terus tumbuh," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cak Nun Sebut Banyak Bendera Parpol, Sampai Bendera Indonesia Hilang

Cak Nun Sebut Banyak Bendera Parpol, Sampai Bendera Indonesia Hilang

Bogor | Sabtu, 29 Mei 2021 | 10:27 WIB

Cak Nun Sebut Megawati Tak Punya Ilmu: Dia Itu Nggak Sekolah!

Cak Nun Sebut Megawati Tak Punya Ilmu: Dia Itu Nggak Sekolah!

Sumbar | Sabtu, 29 Mei 2021 | 10:10 WIB

Sebut Buzer Ganjar Pranowo Lebay, Dady Palgunadi: Seolah Tertindas Demi Elektabilitas

Sebut Buzer Ganjar Pranowo Lebay, Dady Palgunadi: Seolah Tertindas Demi Elektabilitas

Banten | Sabtu, 29 Mei 2021 | 08:31 WIB

PKS: Pernyataan Sekjen PDIP Makin Pacu Adrenalin Kader Bersikap #KamiOposisi

PKS: Pernyataan Sekjen PDIP Makin Pacu Adrenalin Kader Bersikap #KamiOposisi

News | Jum'at, 28 Mei 2021 | 20:06 WIB

Terkini

Binance Pulihkan Dana Peretasan Kripto Senilai USD 6,3 Miliar, FBI Tuduh Hacker Korut

Binance Pulihkan Dana Peretasan Kripto Senilai USD 6,3 Miliar, FBI Tuduh Hacker Korut

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 17:54 WIB

Delapan Belas Cerita, Delapan Belas Cara Mempermainkan Pikiran Pembaca

Delapan Belas Cerita, Delapan Belas Cara Mempermainkan Pikiran Pembaca

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 17:50 WIB

Perluas Pasar UMKM, Pertamina Hadirkan SMEXPO 2026 di Bekasi

Perluas Pasar UMKM, Pertamina Hadirkan SMEXPO 2026 di Bekasi

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 17:35 WIB

Kambang Iwak Diterjang Pohon Tumbang, Palembang Hadapi Ancaman Pohon Tua saat Musim Hujan

Kambang Iwak Diterjang Pohon Tumbang, Palembang Hadapi Ancaman Pohon Tua saat Musim Hujan

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 17:30 WIB

Wapres Apresiasi Ibu-Ibu Pengelola Bank Sampah Binaan Pertamina di Cilacap

Wapres Apresiasi Ibu-Ibu Pengelola Bank Sampah Binaan Pertamina di Cilacap

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 17:30 WIB

Siapa Berani Pasang Banner Oligarki Bajingan di BSD? Begini Kesaksian Jukir

Siapa Berani Pasang Banner Oligarki Bajingan di BSD? Begini Kesaksian Jukir

News | Minggu, 01 November 2026 | 17:30 WIB

Hadir di Acara Sumpah Pemuda Berujung Kontroversi, Raffi Ahmad: Ini Jadi Pelajaran!

Hadir di Acara Sumpah Pemuda Berujung Kontroversi, Raffi Ahmad: Ini Jadi Pelajaran!

Video | Minggu, 01 November 2026 | 17:28 WIB

PLN Raih Dua Penghargaan UN Women Indonesia, Perkuat Komitmen Pemberdayaan Perempuan

PLN Raih Dua Penghargaan UN Women Indonesia, Perkuat Komitmen Pemberdayaan Perempuan

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 17:22 WIB

Dominasi Lapangan, SMK Nusantara dan MAN 1 Kabupaten Sukabumi Jadi Juara AXIS Nation Cup 2026

Dominasi Lapangan, SMK Nusantara dan MAN 1 Kabupaten Sukabumi Jadi Juara AXIS Nation Cup 2026

Jogja | Minggu, 01 November 2026 | 17:12 WIB

Kota Pelajar untuk Perantau, 32 Ribu Anak Malang Justru Tidak Sekolah

Kota Pelajar untuk Perantau, 32 Ribu Anak Malang Justru Tidak Sekolah

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 17:10 WIB

×