Terima Ancaman Bom, Pesawat Air France Langsung Dikawal Jet Tempur

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Jum'at, 04 Juni 2021 | 12:38 WIB
Terima Ancaman Bom, Pesawat Air France Langsung Dikawal Jet Tempur
Ilustrasi: Pesawat Air France. (Shutterstock)

Suara.com - Pesawat komersial Air France yang terbang dari N'Djamena, Chad ke Paris dikawal olah jet tempur karena menerima ancaman bom ketika sedang mengudara.

Menyadur Wion News Jumat (04/06) pilot melaporkan kepada kontrol lalu lintas udara bahwa ada ancaman bom di pesawat yang dikirim melalui radio.

Pihak berwenang Prancis kemudian mengerahkan jet tempur Rafale untuk memandu pesawat ke bandara Charles de Gaulle. Menurut menteri dalam negeri Prancis, Gerald Darmanin tidak ada alat peledak yang ditemukan.

Pesawat Air France AF865 diparkir dan digeledah saat petugas keamanan mengerumuni area tersebut.

Para penumpang diturunkan dan pada akhir intervensi, tidak ada bahan peledak yang ditemukan di dalam pesawat Air France Ndjamena-Paris, kata menteri Prancis itu.

Jet tempur Israel mengudara. [AFP]
Ilustrasi jet tempur. [AFP]

Kejadian unik seputar pesawat lainnya terjadi pada seorang penumpang wanita yang ingin terbang ke Belfast tapi malah 'terdampar' di Gibraltar karena salah naik pesawat.

Menyadur Metro Jumat (o4/06), penumpang bernama Gemma Cargin ini salah naik pesawat ketika ia pulang rutin untuk mengunjungi keluarganya di Banbridge, County Down.

Ketika lepas landas dari Bandara Manchester pada hari Minggu, dia mengharapkan penerbangan 40 menit ke Belfast International, kampung halamannya.

Tapi ketika bangun tidur seorang penumpang mengatakan pesawat akan mendarat dalam penerbangan yang lebih lama, 1 jam dan 15 menit. Ia langsung menyadari, kesalahan besar tengah terjadi.

baca juga
Ilustrasi penumpang kereta. (Pixabay/Dianznash)
Ilustrasi salah naik pesawat. (Pixabay/Dianznash)

Gemma mengatakan tampilan layar di gerbang boarding tak berfungsi, jadi dia tidak tahu kalau naik pesawat yang salah. Meskipun boarding pass-nya telah dipindai, tidak ada yang memperhatikan rute yang akan dia tempuh.

Untungnya selama penerbangan dia bisa mendapatkan layanan telepon untuk memberi kabar pada ibunya dan memberi tahu dia apa yang terjadi.

Jackpotnya adalah, pesawat yang ia tumpangi menuju kembali ke Manchester dan karena dia tidak meninggalkan pesawat, Gemma tidak perlu dikarantina kembali di Inggris.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bangun Tidur di Pesawat, Wanita Ini Kaget Terdampar Ribuan Kilometer

Bangun Tidur di Pesawat, Wanita Ini Kaget Terdampar Ribuan Kilometer

News | Jum'at, 04 Juni 2021 | 11:36 WIB

China Klaim Belasan Pesawatnya yang Dituduh 'Nyusup' Cuma Latihan Rutin

China Klaim Belasan Pesawatnya yang Dituduh 'Nyusup' Cuma Latihan Rutin

News | Kamis, 03 Juni 2021 | 15:53 WIB

Pesawat China 'Nyusup' ke Wilayah Udaranya, Malaysia Langsung Layangkan Nota Protes

Pesawat China 'Nyusup' ke Wilayah Udaranya, Malaysia Langsung Layangkan Nota Protes

News | Kamis, 03 Juni 2021 | 15:27 WIB

Terkini

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:12 WIB

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:01 WIB

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:52 WIB

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 22:43 WIB

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:35 WIB

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 22:24 WIB

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:32 WIB

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:18 WIB

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:05 WIB

×