CEK FAKTA: Benarkah Jenazah Covid-19 yang Dibuang di Laut India Hanyut sampai Malaysia?

Dany Garjito | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Senin, 07 Juni 2021 | 12:15 WIB
CEK FAKTA: Benarkah Jenazah Covid-19 yang Dibuang di Laut India Hanyut sampai Malaysia?
Fakta jenazah Covid-19 hanyut ke Malaysia (Turnbackhoax.id)

Suara.com - Beredar foto sesosok jenazah diduga pasien positif Covid-19 yang dilempar ke laut hanyut hingga ke Sabah, Malaysia.

Foto tersebut diunggah oleh akun Facebook bernama Barin Gimin. Ia mengunggah beberapa foto nelayan yang sedang menjaring ikan di lautan.

Dari hasil tangkapan jaring, nelayan tersebut menemukan sesosok pria yang tak bernyawa.

Berikut narasi yang diunggah oleh akun tersebut:

"Mayat Covid-19 yang di buang laut di India sampai di sabah siapa berani makan sudah patutlah ikan sekarang lain macam rasanya.!!!"

Lantas, benarkah klaim tersebut?

Fakta jenazah Covid-19 hanyut ke Malaysia (Turnbackhoax.id)
Fakta jenazah Covid-19 hanyut ke Malaysia (Turnbackhoax.id)

Penjelasan

Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, Senin (7/6/2021), klaim yang menyebutkan jenazah Covid-19 yang dibuang di Laut India hanyut sampai Malaysia adalah klaim yang salah.

Setelah ditelusuri, ternyata foto-foto tersebut sudah beredar pada tahun 2014 dan 2017 lalu kemudian diunggah ulang dengan mengaitkan pandemi Covid-19 di India.

Fakta jenazah Covid-19 hanyut ke Malaysia (Turnbackhoax.id)
Fakta jenazah Covid-19 hanyut ke Malaysia (Turnbackhoax.id)

Foto identik diunggah oleh portal berita Malaysia pada 11 Desember 2014 yang melaporkan temuan mayat hampir membusuk saat sedang menangkap ikan di laut.

Foto identik lainnya diunggah di Brilio.net pada 2 Juni 2017 menemukan mayat yang tersangkut di jaring saat sedang menangkap ikan di laut.

Fakta jenazah Covid-19 hanyut ke Malaysia (Turnbackhoax.id)
Fakta jenazah Covid-19 hanyut ke Malaysia (Turnbackhoax.id)

Kesimpulan

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan klaim yang menyebut jenazah Covid-19 yang dibuang di laut India hanyut ke Malaysia adalah klaim yang salah.

Klaim tersebut merupakan klaim hoaks yang masuk dalam kategori konten yang salah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Video Jokowi 'Orang Kaya Baru' Pamer Mobil Mewah Mercedes-Benz, Benarkah?

CEK FAKTA: Video Jokowi 'Orang Kaya Baru' Pamer Mobil Mewah Mercedes-Benz, Benarkah?

News | Minggu, 06 Juni 2021 | 20:43 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Donor Darah dari Orang yang Telah Divaksin Covid Berbahaya?

CEK FAKTA: Benarkah Donor Darah dari Orang yang Telah Divaksin Covid Berbahaya?

News | Jum'at, 04 Juni 2021 | 21:05 WIB

CEK FAKTA: Viral Video 450 Kantong Jenazah Covid-19 saat Dibuka Berisi Kertas, Benarkah?

CEK FAKTA: Viral Video 450 Kantong Jenazah Covid-19 saat Dibuka Berisi Kertas, Benarkah?

News | Jum'at, 04 Juni 2021 | 14:26 WIB

Terkini

3 Poin Utama Perjanjian Militer AS-Indonesia, Disepakati Menhan Sjafrie dan Hegseth

3 Poin Utama Perjanjian Militer AS-Indonesia, Disepakati Menhan Sjafrie dan Hegseth

News | Selasa, 14 April 2026 | 06:42 WIB

Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana

Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana

News | Senin, 13 April 2026 | 23:00 WIB

Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!

Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!

News | Senin, 13 April 2026 | 22:48 WIB

Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global

Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global

News | Senin, 13 April 2026 | 22:30 WIB

Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen

Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen

News | Senin, 13 April 2026 | 22:11 WIB

Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan

Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan

News | Senin, 13 April 2026 | 22:05 WIB

MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba

MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba

News | Senin, 13 April 2026 | 21:30 WIB

Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi

Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi

News | Senin, 13 April 2026 | 21:06 WIB

Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat

Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat

News | Senin, 13 April 2026 | 20:54 WIB

Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal

Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal

News | Senin, 13 April 2026 | 20:47 WIB