Pemilik Tanah Menang Sengketa, Sebuah Gereja Kristen Ortodoks Tua Dirobohkan

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Senin, 07 Juni 2021 | 13:54 WIB
Pemilik Tanah Menang Sengketa, Sebuah Gereja Kristen Ortodoks Tua Dirobohkan
Sebuah gereja Kristen Ortodoks Serbia dirobohkan.[Twitter/@VasicRajko]

Suara.com - Sebuah gereja Kristen Ortodoks Serbia dirobohkan oleh pihak berwenang setelah seorang wanita yang memiliki tanah tempat gereja itu berdiri memenangkan tuntutannya.

Menyadur Russian Today, Senin (7/6/2021) gereja tersebut dibangun di atas tanah seorang wanita Bosnia dekat Srebrenica.

Penghancuran gereja tersebut dilakukan di bawah perintah pengadilan dan sekaligus mengakhiri sengketa hukum selama puluhan tahun yang berasal dari Perang Bosnia 1992-1995.

Pihak berwenang setempat melakukan pembongkaran dan perobohan gereja Kristen Ortodoks tersebut pada hari Sabtu (5/6/2021).

Menggunakan derek, petugas memindahkan salib di atas kubah gereja dan kemudian membongkar menara untuk menurunkan dan menyimpan bel.

Pengadilan Hak Asasi Manusia Eropa memutuskan pada Oktober 2019 bahwa pemerintah Republika Srpska setempat harus merobohkan gereja dan membayar €31.000 (Rp 539,2 juta) untuk memberi kompensasi kepada keluarga penggugat bernama Fata Orlovic.

Gereja tersebut dibangun pada tahun 1998, dua tahun sebelum Orlovic kembali ke desanya. Keluarganya diusir ke Srebrenica selama perang, bersama penduduk Muslim Konjevic Polje lainnya.

Kesepakatan Damai Dayton 1995 mengakhiri perang dan menjamin pengembalian tanah kepada para pengungsi yang sempat diusir dari tanahnya.

Orlovic, yang suaminya terbunuh dalam pembantaian Srebrenica, kembali ke rumahnya pada tahun 2000, dan menemukan sebuah gereja Ortodoks di tempat yang dulunya adalah halaman rumahnya.

Dia menolak menerima uang sebagai kompensasi untuk pembangunan gereja tersebut dan mendesak anak-anaknya untuk tidak pernah menjual tanah itu.

Orlovic kemudian membawa sengketa tanah tersebut ke pengadilan, dan kasusnya sempat heboh dan dipublikasikan hingga dipolitisasi secara luas.

Departemen Luar Negeri AS memasukkan kasus Orlovic dalam laporan tahunannya tentang kebebasan beragama internasional untuk Bosnia dan Herzegovina. Sementara media mainstream Barat menjuluki bangunan itu sebagai "gereja Serbia ilegal."

Putri Orlovic, Hurija Karic mengungkapkan kepada kepada RFE/RL jika pembongkaran gereja itu sebagai kemenangan bagi "ibunya dan seluruh keluarga dan seluruh Bosnia-Herzegovina".

Pemerintah setempat dilaporkan berencana untuk membangun kembali gereja di pintu masuk desa.

Bosnia-Herzegovina secara etnis terbagi menjadi Serbia Kristen Ortodoks, Bosnia yang mayoritas Muslim, dan Kroasia yang mayoritas Katolik. Pemerintahan dibagi antara Republika Srpska dan Federasi Muslim-Kroasia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Duet Striker Barcelona-Parma Bawa Denmark Kalahkan Bosnia 2-0

Duet Striker Barcelona-Parma Bawa Denmark Kalahkan Bosnia 2-0

Bola | Senin, 07 Juni 2021 | 04:46 WIB

Pabrik Amunisi di Serbia Meledak, Hujan Amunisi dan Bau Busuk Menyebar

Pabrik Amunisi di Serbia Meledak, Hujan Amunisi dan Bau Busuk Menyebar

News | Jum'at, 04 Juni 2021 | 14:03 WIB

Ustaz Munsir Situmorang Sebut Musik Haram, Bahkan Gereja Haramkan Musik

Ustaz Munsir Situmorang Sebut Musik Haram, Bahkan Gereja Haramkan Musik

Banten | Jum'at, 04 Juni 2021 | 08:15 WIB

Terkini

Menaker Dorong Balai K3 Perkuat Pencegahan, Tekan Angka Kecelakaan Kerja

Menaker Dorong Balai K3 Perkuat Pencegahan, Tekan Angka Kecelakaan Kerja

News | Kamis, 16 April 2026 | 08:39 WIB

Dalih Akses Sulit, Pasukan Oranye di Matraman Sapu Sampah ke Sungai: Langsung Kena SP1

Dalih Akses Sulit, Pasukan Oranye di Matraman Sapu Sampah ke Sungai: Langsung Kena SP1

News | Kamis, 16 April 2026 | 08:35 WIB

Bela Donald Trump, Ketua DPR AS Sebut Paus Leo XIV Harusnya Siap Dikomentari

Bela Donald Trump, Ketua DPR AS Sebut Paus Leo XIV Harusnya Siap Dikomentari

News | Kamis, 16 April 2026 | 08:16 WIB

PM Armenia Pamer Kedeketan dengan Rusia, Komunikasi Sangat Intensif

PM Armenia Pamer Kedeketan dengan Rusia, Komunikasi Sangat Intensif

News | Kamis, 16 April 2026 | 08:11 WIB

Janji Xi Jinping kepada Trump: Pastikan Tak Ada Pasokan Senjata China untuk Iran

Janji Xi Jinping kepada Trump: Pastikan Tak Ada Pasokan Senjata China untuk Iran

News | Kamis, 16 April 2026 | 07:26 WIB

Rusia Bela Hak Nuklir Iran, Lavrov Sebut Pengayaan Uranium untuk Tujuan Damai

Rusia Bela Hak Nuklir Iran, Lavrov Sebut Pengayaan Uranium untuk Tujuan Damai

News | Kamis, 16 April 2026 | 07:21 WIB

Kisah Siswa Pulau Batang Dua Tempuh Ujian Kelulusan di Tenda Pengungsian

Kisah Siswa Pulau Batang Dua Tempuh Ujian Kelulusan di Tenda Pengungsian

News | Kamis, 16 April 2026 | 07:17 WIB

ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru

ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru

News | Rabu, 15 April 2026 | 23:00 WIB

H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen

H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen

News | Rabu, 15 April 2026 | 22:30 WIB

Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?

Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?

News | Rabu, 15 April 2026 | 22:23 WIB