Puncak Kenaikan Kasus Covid-19 di Indonesia Diprediksi Awal Juli

Chandra Iswinarno, Ummi Hadyah Saleh

Senin, 07 Juni 2021 | 15:28 WIB
Puncak Kenaikan Kasus Covid-19 di Indonesia Diprediksi Awal Juli
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin / [Sekretariat Presiden]

Suara.com - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memperkirakan kenaikan Kasus Covid-19 masih akan terjadi hingga Juli 2021.

Budi menuturkan hal tersebut mengacu pada kenaikan kasus Covid-19 yang terjadi setelah Libur Hari Raya Idul Fitri 2021.

"Berdasarkan pengalaman kita sebelumnya, puncak kenaikan kasus terjadi lima sampai tujuh minggu setelah liburan. Jadi perkiraan kita, masih akan ada kenaikan kasus sampai akhir bulan ini atau awal bulan depan (Juli) " ujar Budi usai mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Jokowi di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (7/6/2021).

Budi menyebut beberapa daerah yang peningkatan kasus Covid-19 cukup tinggi yakni di Kabupaten Kudus Jawa Tengah dan Kabupaten Bangkalan, Pulau Madura Jawa Timur.

Di Kudus kata Budi, semula di rumah sakit hanya terisi sekitar 40 tempat tidur. Namun dalam satu setengah minggu terakhir naik hingga 350 an tempat tidur. 

Sementara di Bangkalan, yang sebelumnya tempat tidur isolasi hanya terisi sekitar 10. Saat ini meningkat dalam satu setengah minggu menjadi 70 sampai 80 pasien.

 "Di Kudus, sebelumnya rumah sakit hanya terisi 40-an, kemudian dalam satu setengah minggu terakhir naik cukup tinggi sampai 350-an. Demikian juga di Bangkalan yang tadinya tempat tidur isolasi terisi pasien 10-an sekarang dalam satu setengah  minggu naik ke 70-80-an," katanya.

Dia juga menyebut, kenaikan kasus Covid-19 di daerah tersebut karena adanya peningkatan kasus secara spesifik. Seperti di Kudus yang merupakan daerah ziarah dan di Bangkalan, yakni kembalinya para pekerja migran ke tanah air.

"Kenaikan yang tinggi ini terjadi karena adanya peningkatan kasus secara spesifi di klaster ini. Karena Kita tahu Kudus adalah daerah ziarah, sedangkan di Madura banyak pekerja migran yang pulang dari negara tetangga," kata dia 

baca juga

Saat ini pemerintah pusat merujuk pasien ke yang berat dan sedang ke kota terdekat.

"Untuk Kudus ke Semarang, untuk Bangkalan ke Surabaya. Alhamdulillah kapasitas RS di Semarang dan Surabaya itu cukup untuk menerima rujukan dari Kudus dan Bangkalan," tutur Budi.

Kemudian, dia juga mengimbau kepala daerah terkait untuk memastikan protokol kesehatan dengan ketat, yakni memasker jaga jarak dan mencuci tangan.

"Semua saya imbau untuk kepala daerah untuk memastikan protokol kesehatan, pakai masker jaga jarak cuci tangan itu harus diperketat dan dijelaskan dengan baik," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Kedua Penyekatan Suramadu, Sejumlah 24 Diketahui Positif Covid-19 Hasil PCR

Hari Kedua Penyekatan Suramadu, Sejumlah 24 Diketahui Positif Covid-19 Hasil PCR

Jatim | Senin, 07 Juni 2021 | 15:27 WIB

Satgas: Kasus Aktif Covid-19 Meningkat 12,5 Persen Empat Hari Terakhir

Satgas: Kasus Aktif Covid-19 Meningkat 12,5 Persen Empat Hari Terakhir

News | Senin, 07 Juni 2021 | 15:26 WIB

Covid-19 Memberi Dampak Buruk pada Kesehatan Mental Remaja, Terutama Perempuan

Covid-19 Memberi Dampak Buruk pada Kesehatan Mental Remaja, Terutama Perempuan

Health | Senin, 07 Juni 2021 | 15:24 WIB

Terkini

Kisah BGS: Merdeka dari Balik Jeruji, Bawa 'Ilmu' Ternak Ayam dari Penjara untuk Mulai Hidup Baru

Kisah BGS: Merdeka dari Balik Jeruji, Bawa 'Ilmu' Ternak Ayam dari Penjara untuk Mulai Hidup Baru

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:10 WIB

Diskon di Miniso Karawaci Khusus HUT RI ke-81 dari BRI, Ini Cara Klaimnya

Diskon di Miniso Karawaci Khusus HUT RI ke-81 dari BRI, Ini Cara Klaimnya

Bri | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri

Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri

Jatim | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Bukan Sekadar Lomba, Pesta Rakyat Trindo Residence Jadi Modal Sosial Kekompakan Warga

Bukan Sekadar Lomba, Pesta Rakyat Trindo Residence Jadi Modal Sosial Kekompakan Warga

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Tagih Pesangon dan THR, Eks Karyawan PT Sritex Upacara Bendera di Depan Pabrik

Tagih Pesangon dan THR, Eks Karyawan PT Sritex Upacara Bendera di Depan Pabrik

Jawa Tengah | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:57 WIB

Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba

Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:53 WIB

Replika Gajah Raksasa Semarakkan Karnaval HUT ke-81 RI di Kota Banjar

Replika Gajah Raksasa Semarakkan Karnaval HUT ke-81 RI di Kota Banjar

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:51 WIB

Buku Gramedia Diskon 25 Persen Pakai BRI, Ini Syaratnya

Buku Gramedia Diskon 25 Persen Pakai BRI, Ini Syaratnya

Bri | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:51 WIB

IHSG Bisa Kembali Terbang Besok, Saham-saham Ini Bisa Dilirik

IHSG Bisa Kembali Terbang Besok, Saham-saham Ini Bisa Dilirik

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:47 WIB

Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh

Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh

Jogja | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:44 WIB

×