India Krisis Oksigen, Menteri Lingkungan Bakal Tanam Pohon Besar-besaran

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Selasa, 08 Juni 2021 | 16:08 WIB
India Krisis Oksigen, Menteri Lingkungan Bakal Tanam Pohon Besar-besaran
Ilustrasi pohon. (Pixabay/danfador)

Suara.com - Menteri Lingkungan Delhi, Gopal Rai mengatakan solusi permanen untuk mengatasi krisis oksigen di India adalah dengan menanam pohon sebanyak-banyaknya.

Menyadur Indian Express Selasa (08/06), Rai mengatakan melihat kekurangan oksigen selama pandemi dan pemerintah melakukan upaya untuk menjembatani kesenjangan dan mereka berhasil.

"Kasus Covid-19 menurun setiap hari tapi hanya ada satu cara untuk mencapai solusi permanen untuk masalah oksigen dan itu adalah menanam pohon dalam skala besar."

"Kami memutuskan mulai 5 Juni, upaya penanaman untuk tahun mendatang akan dimulai dan kami telah memutuskan untuk menanam 33 lakh pohon."

"Ini akan mencakup pohon-pohon besar serta semak-semak di sepanjang jalan untuk mengekang polusi debu dan PM 10 (partikel),” kata Rai dalam webcast, Rabu.

Ilustrasi para pekerja tengah memeriksa tabung oksigen. [Instagram]
Ilustrasi para pekerja tengah memeriksa tabung oksigen. [Instagram]

Seperti yang ramai diberitakan sebelumnya, Delhi mengalami kekurangan oksigen medis ketika kasus Covid-19 melonjak dalam dua minggu terakhir di bulan April dan dua minggu pertama bulan Mei.

Terjadi kesenjangan antara permintaan dan pasokan oksigen pada akhir bulan April, dan krisis berlanjut setidaknya selama dua minggu, di mana Pengadilan Tinggi Delhi mengadakan sidang harian dan menghentikan Pusat dan negara bagian.

Pasien di dua rumah sakit - Rumah Sakit Emas Jaipur dan Rumah Sakit Batra - juga meninggal karena kekurangan oksigen, kata pihak berwenang rumah sakit.

Ilustrasi pasien corona. [Antara/Reuters/Flavio Loscalzo]
Ilustrasi pasien corona. [Antara/Reuters/Flavio Loscalzo]

Rai mengatakan pemerintah Delhi akan menanam sekitar 33 lakh pohon tahun ini. Menurutnya, pusat menetapkan target di Delhi untuk menanam 18 lakh pohon tahun ini.

"Pusat telah memberi kami target 18 lakh pohon. Namun, kami berencana menanam sekitar 33 lakh pohon kali ini. Tahun lalu, Pusat telah memberi kami target 15 lakh pohon, kami menanam sekitar 32 lakh."

"Kami akan memulai secara simbolis pada 5 Juni, yang diperingati sebagai Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Awal akan menjadi simbolis karena sebagian Delhi berada di bawah penguncian,” kata Rai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Aktivitas Untuk Merayakan Hari Bumi: Bersihkan Taman dan Tanam Pohon

5 Aktivitas Untuk Merayakan Hari Bumi: Bersihkan Taman dan Tanam Pohon

Lifestyle | Kamis, 22 April 2021 | 12:08 WIB

Peringati Hari Bumi, Google Ingatkan Tanam Pohon Lewat Doodle

Peringati Hari Bumi, Google Ingatkan Tanam Pohon Lewat Doodle

Tekno | Kamis, 22 April 2021 | 10:00 WIB

Kesal Tak Kunjung Diaspal, Warga Tanam Pohon Pisang di Jalan Rusak

Kesal Tak Kunjung Diaspal, Warga Tanam Pohon Pisang di Jalan Rusak

Sumut | Senin, 12 April 2021 | 11:58 WIB

Terkini

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:30 WIB

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:56 WIB

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:12 WIB

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:37 WIB

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:38 WIB

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:40 WIB

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:18 WIB

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:48 WIB

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:35 WIB

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:54 WIB