Usai Soroti Dana Haji, Kader PDIP Skakmat UAS: Munafik Masih Doyan Urusan Duniawi

Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Rabu, 09 Juni 2021 | 11:20 WIB
Usai Soroti Dana Haji, Kader PDIP Skakmat UAS: Munafik Masih Doyan Urusan Duniawi
Ustaz Abdul Somad. [Instagram/@ustadzabdulsomad_official]

Suara.com - Setelah video yang menyinggung soal dana haji diklaim digunakan untuk infrastruktur viral di media sosial, Ustaz Abdul Somad alias UAS mendapat balasan telak dari Politikus PDIP, Dewi Tanjung

Dewi Tanjung lewat cuitannya di Twitter, Selasa kemarin membagikan video UAS yang tampak berapi-api saat menyinggung dana haji tersebut.

Dalam narasi cuitannya, wanita yang akrab disapa Nyai ini terang-terangan menyebut bahwa dirinyalah yang kerap menghajar penceramah itu di dunia maya.

“Somad yang Menghajarmu di Medsos Namanya NYAI DEWI TANJUNG,” cuit Dewi Tanjung seperti dikutip dari Terkini.id--jaringan Suara.com, Rabu (9/6/2021).

Ia pun kembali menyinggung soal penggalangan dana kapal selam yang dikumpulkan UAS dari masyarakat. Menurutnya, sampai saat ini dana tersebut tidak jelas pertanggungjawabannya.

“Somad apa hukum bagi ustad Kadrun yang minta Galang dana Kapal Selam tapi dananya ngga jelas,” tutur Dewi.

Bahkan, kader PDIP ini juga menyinggung kembali sikap Ustaz Abdul Somad yang mengajak masyarakat untuk berinvestasi di 212 Mart yang diketahui merupakan investasi bodong.

Politikus PDIP Dewi Tanjung melaporkan penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan ke polisi, atas dugaan penyebaran berita bohong. [Suara.com/Yosea Arga Pramudita]
Politikus PDIP Dewi Tanjung. [Suara.com/Yosea Arga Pramudita]

“Apa hukumnya ustad yang ajak investasi 212mart ternyata investasi bodong,” kata Dewi Tanjung.

Tak hanya itu, kader perempuan PDIP ini juga menyebut UAS sebagai ustaz munafik yang masih doyan dengan urusan duniawi.

“Apa hukumnya ustad yang munafik tapi masih doyan urusan duniawi,” ujar Dewi Tanjung.

Dilihat dari video UAS yang dibagikan Dewi Tanjung tersebut, tampak Ustaz Abdul Somad dengan nada berapi-api menyinggung soal dana haji dipakai untuk infrastruktur.

“Duit gak ada, dipakai dana haji, umat Islam ribut, umat Islam mengamuk. Kami bayar haji untuk berangkat haji bukan duit kami dipakai untuk bangun jalan, investasi!,” teriak UAS dalam tayangan video tersebut.

Menurutnya, orang-orang yang memakai dana haji untuk infrastruktur tersebut baru berhenti melakukan perbuatannya itu apabila umat Islam sudah mengamuk.

“Kalau umat Islam mengamuk, berhenti. Tapi kalau umat diam, lanjut. Diamlah kalian, habis masjid ini,” ungkap UAS.

Maka dari itu, ia memperingatkan para penguasa maupun pejabat negara agar tidak memakai dana haji untuk membangun infrastruktur lantaran perbuatan itu akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tuding SBY Pakai Dana Haji Rp35,2 Triliun, Netizen: Kadrun Kenapa Kalian Diam?

Tuding SBY Pakai Dana Haji Rp35,2 Triliun, Netizen: Kadrun Kenapa Kalian Diam?

Banten | Rabu, 09 Juni 2021 | 08:47 WIB

Cara Tarik Dana Haji Supaya Tidak Dicoret Dari Daftar Antrean

Cara Tarik Dana Haji Supaya Tidak Dicoret Dari Daftar Antrean

Sulsel | Rabu, 09 Juni 2021 | 08:28 WIB

Batal Berangkat, Kementerian Agama Sulsel Persilahkan Calon Jemaah Haji Tarik Dana

Batal Berangkat, Kementerian Agama Sulsel Persilahkan Calon Jemaah Haji Tarik Dana

Sulsel | Rabu, 09 Juni 2021 | 08:14 WIB

Rekaman 'Siapa Pun Capresnya, Puan Maharani Wakilnya' Bocor, Politisi PDIP Murka

Rekaman 'Siapa Pun Capresnya, Puan Maharani Wakilnya' Bocor, Politisi PDIP Murka

Jawa Tengah | Rabu, 09 Juni 2021 | 07:57 WIB

Terkini

Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten

Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:26 WIB

Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal

Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:20 WIB

DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH

DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:03 WIB

Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah

Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:56 WIB

Aksi Kamisan ke-904 Soroti Militerisasi Sipil: Impunitas Masih Berulang

Aksi Kamisan ke-904 Soroti Militerisasi Sipil: Impunitas Masih Berulang

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:41 WIB

Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas

Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:00 WIB

Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu

Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:56 WIB

Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara

Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:51 WIB

Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata

Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:51 WIB

Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps

Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:42 WIB