alexametrics

Menteri Siti Nurbaya Terima Anugerah Kearsipan dari ANRI

Fabiola Febrinastri
Menteri Siti Nurbaya Terima Anugerah Kearsipan dari ANRI
Anugerah Kearsipan yang diterima langsung oleh Menteri LHK, Siti Nurbaya. (Dok: KLHK)

Arsip adalah kamus sejarah peradaban.

Suara.com - Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) memberikan Anugerah Kearsipan yang diterima langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya, atas pengelolaan arsip di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). 

"Alhamdulillah, puji syukur kepada Allah atas anugerah yang kita dapat dari ANRI. Saya bangga atas kinerja para arsiparis terbaik di KLHK, yang telah mengelola arsip kita dengan baik dan rapi. Terima kasih atas kerja kerasnya, saya bangga dan penghargaan ini untuk rekan-rekan Arsiparis di KLHK," ujar Siti, di Jakarta, Rabu (9/6/2021).

Anugerah kearsipan disampaikan secara langsung oleh Menteri Pendayagunaan Apartur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), Tjahjo Kumolo, didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala ANRI, M. Taufik. Berdasarkan pengawasan kearsipan tahun 2020, capaian 3 besar nilai tertinggi kategori kementerian didapatkan oleh Kementerian Kesehatan, KLHK dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

Siti mengatakan bangga atas kinerja yang luar biasa dari para arsiparis di Pusat Kearsipan KLHK. Ia ingin memberikan penghargaan juga terhadap personel-personel yang telah berjasa.

Baca Juga: Hari Lingkungan Hidup 2021, KLHK: Saatnya Restorasi Lingkungan

"Apabila lembaga kementerian mendapatkan penghargaan dari yang berwenang, maka saatnya juga, menteri dan jajaran pimpinan memberikan penghargaan kepada birokrasi arsip atas prestasi yang baik tersebut," ungkapnya.

Pada tahun 2019, dua arsiparis KLHK juga menerima anugerah dari ANRI atas kinerja baik dalam pengelolaan arsip. Dari hasil Pemilihan Arsiparis Teladan Tahun 2019, arsiparis KLHK atas nama Eko Wahyudi, arsiparis KLHK yang bertugas di Balai Taman Nasional Karimun Jawa berhasil memperlolah Juara II Arsiparis Teladan kategori Keahlian dan Alfu Mahar Syarofi, arsiparis KLHK yang bertugas di Balai Litbang Teknologi Pengelolaan DAS Surakarta berhasil memperoleh Juara III Arsiparis Teladan kategori Keterampilan.

Pada 2009, KLHK mendapatkan penghargaan ANRI Award sebagai Juara Pertama Unit Kearsipan Kementerian Terbaik Nasional tahun 2019. Unit kearsipan KLHK dinilai telah melakukan upaya terbaik untuk merekam semua arsip dari KLHK dengan prosedur, tata laksana dan dasar hukum yang baik dan lengkap. Dengan anggota, yaitu 1 orang Pejabat Struktural Eselon IV, 89 orang fungsional arsiparis, 4 orang calon fungsional arsiparis, serta Penata Usaha Arsip yang ada di unit kerja Eselon III Pusat dan Daerah berjumlah 632 orang, unit kearsipan KLHK mampu memberikan yang terbaik bahkan diantara 34 Kementerian di Indonesia.

Siti menegaskan bahwa di era demokrasi seperti sekarang ini, keberadaan arsip yang dikelola secara modern dengan memanfaatkan teknologi informasi, sangatlah penting. Tiga aspek yang akan sangat terbantu dengan moderenisasi pengelolaan arsip adalah aspek database yang rapi dan lengkap, aspek hukum yang semakin kuat, dan aspek komunikasi publik yang semakin baik.

"Di era demokrasi ini, sebaiknya jika mengutarakan pendapat harus menggunakan data yang valid, karena jika berargumen dengan menggunakan data yang kuat, maka ibaratnya musuh pun akan menjadi setuju bila data yang kita utarakan kuat," terang Menteri Siti.

Baca Juga: Berikut Catatan Penting dari KLHK di Bonn Climate Change Conference 2021

Ia mengajak seluruh pimpinan di KLHK, agar memandang kearsipan sebagai hal yang penting. Menurutnya, arsip tidak boleh dianggap remeh, karena secara filosofis, arsip adalah kamus sejarah peradaban.

Komentar