alexametrics

Kasus Covid-19 di Ibu Kota Meroket, Kepala BNPB Datangi Gubernur DKI Anies Baswedan

Chandra Iswinarno | Fakhri Fuadi Muflih
Kasus Covid-19 di Ibu Kota Meroket, Kepala BNPB Datangi Gubernur DKI Anies Baswedan
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan juga Ketua Satuan Gugus Tugas Covid-19 Ganip Warsito saat meninjau langsung RSDC Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Utara, Rabu (26/5/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]

Angka penularan Covid-19 di Jakarta kembali meroket Kepala BNPB Letjen Ganip Warsito langsung menemui Gubernur Anies Baswedan.

Suara.com - Angka penularan Covid-19 di Jakarta kembali meroket dalam beberapa waktu belakangan ini. Situasi tersebut ikut direspon Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Ganip Warsito yang langsung menemui Gubernur Anies Baswedan pada Senin (14/6/2021).

Ganip beserta jajarannya menemui Anies di Balai Kota DKI Jakarta. Usai pertemuan, keduanya mengakui pertemuan ini bertujuan untuk membahas soal penanganan Covid-19.

Mantan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI ini mengatakan, pihaknya sedang melakukan koordinasi lebih lanjut untuk penanganan Covid-19 ke depan. Apalagi, Jakarta merupakan ibu kota yang kerap menjadi contoh bagi daerah lain.

"Sehingga saya dengan Pak Gubernur harus bersinergi harus saling mendukung dan saling bekerja sama seperti konsep yang saya buat, kita harus memainkan 3K, yaitu komunikasi, koordinasi, kolaborasi," ujarnya di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (14/6/2021).

Baca Juga: Presiden Jokowi Minta 7,5 Juta Warga DKI Divaksin Akhir Agustus, Anies Menyanggupi

Dia juga meminta kepada Anies untuk melakukan penambahan tempat tidur dan ICU untuk pasien Covid-19. Lokasi isolasi pun juga rencananya akan diperbanyak.

"Kita berkoordinasi dengan pak Gubernur untuk menambah tempat tidur untuk isolasi terkendali, OTG termasuk ringan dan sedang," katanya.

Sementara itu, Anies menyatakan pada kondisi sekarang ini, perlu ada campur tangan pemerintah agar situasi bisa terkendali.

Terlebih lagi, dalam melakukan pengawasan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19 di masyarakat yang mulai kendor.

"Karena kita menyadari bahwa ada kebutuhan untuk antisipasi atas lonjakan yang sekarang ada," ujarnya.

Baca Juga: Kasus Meroket di Jakarta, Anies Sebut Ada Gelombang Baru Covid-19

Komentar