Setelah Bacakan Tuntutan Ini di Dekat Gedung KPK, Massa BEM SI Bubar Jalan

Dwi Bowo Raharjo | Yosea Arga Pramudita | Suara.com

Rabu, 16 Juni 2021 | 17:54 WIB
Setelah Bacakan Tuntutan Ini di Dekat Gedung KPK, Massa BEM SI Bubar Jalan
Massa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) mengenakan topeng Ketua KPK Firli Bahuri saat melakukan aksi unjuk rasa di sekitar Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Rabu (16/6/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Massa aksi dari Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indonesia (SI) yang berunjuk rasa di kawasan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kuningan, Jakarta Selatan, telah membubarkan diri, Rabu (16/6/2021) sore.

Massa yang berjumlah puluhan itu mulai meninggalkan kawasan Kuningan pada pukul 17.18 WIB.

Sebelum meninggalkan lokasi, massa BEM SI membacakan sejumlah tuntutan terkait polemik Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) yang menyasar puluhan pegawai KPK tersebut. Tuntutan tersebut dibacakan oleh orator yang memegang megaphone.

Pertama, massa BEM SI mendesak Firli Bahuri selaku Ketua KPK untuk mencabut SK Nomor 652 Tahun 2021 terkait penonaktifan 75 pegawai KPK. Sebab, TWK yang digelar sebagai alih jenjang Aparatur Sipil Negara (ASN) itu cacat secara formil maupun substansi.

"Mendesak Ketua KPK untuk mencabut SK 652/tahun 2021 atas penonaktifan 75 pegawai KPK disebabkan oleh TWK yang cacat formil secara substansi mengandung rasisme, terindikasi pelecehan dan mengganggu hak privasi dalam beragama," ucap sang orator.

Massa aksi dari Aliansi BEM SI berunjuk rasa di kawasan Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan telah membubarkan diri, Rabu (16/6/2021) sore. (Suara.com/Yosea Arga)
Massa aksi dari Aliansi BEM SI berunjuk rasa di kawasan Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan telah membubarkan diri, Rabu (16/6/2021) sore. (Suara.com/Yosea Arga)

Kemudian, BEM SI juga mendesak Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengaktifkan kembali dan mengangkat 75 pegawai KPK menjadi ASN sebagaimana mestinya.

Selanjutnya, massa juga menuntut Firli untuk mundur dan melepaskan jabatannya karena telah gagal menjaga integritas dan marwah KPK dalam pemberantasan korupsi.

Dalam hal ini, KPK juga didesak untuk menjaga marwah dan semangat pemberantasan korupsi. Kemudian, KPK juga dituntut untuk segera menyelesaikan permasalahan seperti kasus bansos, BLBI, benih lobster, suap Dirjen Pajak, dan lainnya.

Tak Beoleh Mendekat Gedung KPK

Sementara itu, Koordiantor Media BEM SI, Muhammad Rais tidak ambil pusing saat massa aksi tidak diperbolehkan berdiri di depan Gedung KPK. Di sisi lain, dia juga turut menyoroti kehadiran kelompok lain yang turut menggelar aksi unjuk rasa.

"Kami sih tidak berburuk sangka, tapi yang jelas sebenarnya ini menarik tiba-tiba ada massa aksi lain. Di mana kalau kemarin kami anter surat kayaknya mereka tidak ada. Tapi tiba-tiba ada massa aksi yang datang," beber Rais di lokasi.

Rais menyampaikan, pelemahan terhadap lembaga antirasuah tersebut telah terjadi berulang kali. Termutakhir, 75 pegawai yang di nonaktifkan buntut TWK menjadi puncaknya.

"Kami sebagai mahasiswa akhirnya sadar, kelemahan di KPK tidal hanya terjadi sekali ini saja. Tetapi sudah seperti direncanakan. Akhirnya 75 orang yang dipecat kembali kami lihat," ungkap Rais.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aliansi BEM SI Aksi di Gedung KPK, Massa Bawa Kain Hitam untuk Tutup Mata Sindir Firli

Aliansi BEM SI Aksi di Gedung KPK, Massa Bawa Kain Hitam untuk Tutup Mata Sindir Firli

News | Rabu, 16 Juni 2021 | 17:32 WIB

Bikin Seruan Tolak TWK KPK, Koordinator BEM SI Diserang Hacker, WA hingga IG Diretas

Bikin Seruan Tolak TWK KPK, Koordinator BEM SI Diserang Hacker, WA hingga IG Diretas

News | Rabu, 16 Juni 2021 | 17:26 WIB

Massa BEM SI Tak Bisa Bergerak ke Depan Gedung KPK, Soroti Massa Tandingan Dukung Firli

Massa BEM SI Tak Bisa Bergerak ke Depan Gedung KPK, Soroti Massa Tandingan Dukung Firli

News | Rabu, 16 Juni 2021 | 17:12 WIB

Pekik Massa BEM SI: Copot, copot, copot Si Firli, Copot Si Firli Sekarang Juga!

Pekik Massa BEM SI: Copot, copot, copot Si Firli, Copot Si Firli Sekarang Juga!

News | Rabu, 16 Juni 2021 | 16:50 WIB

Terkini

Namanya Dicatut dalam Isu Sensitif, Menteri HAM Pigai Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum

Namanya Dicatut dalam Isu Sensitif, Menteri HAM Pigai Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:59 WIB

Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Kuliti Peran Gus Yaqut dan Gus Alex

Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Kuliti Peran Gus Yaqut dan Gus Alex

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:30 WIB

Ketua Satgas Dorong Percepatan Pemulihan Bencana Sumatra melalui Sinergi Antar Daerah

Ketua Satgas Dorong Percepatan Pemulihan Bencana Sumatra melalui Sinergi Antar Daerah

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:26 WIB

WN Irak Bunuh Cucu Mpok Nori di Cipayung, Terancam Penjara Seumur Hidup

WN Irak Bunuh Cucu Mpok Nori di Cipayung, Terancam Penjara Seumur Hidup

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:25 WIB

Jeritan Pengelola Terminal Kalideres: Kalah Telak dari Terminal Bayangan, Rugi Hingga Miliaran!

Jeritan Pengelola Terminal Kalideres: Kalah Telak dari Terminal Bayangan, Rugi Hingga Miliaran!

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:21 WIB

Diperiksa 3 Jam, Eks Menag Gus Yaqut Ogah Beberkan Materi Pemeriksaan: Saya Capek

Diperiksa 3 Jam, Eks Menag Gus Yaqut Ogah Beberkan Materi Pemeriksaan: Saya Capek

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:20 WIB

Polisi Ringkus Direktur dan Manajer Operasional White Rabbit Usai Terlibat Peredaran Ekstasi

Polisi Ringkus Direktur dan Manajer Operasional White Rabbit Usai Terlibat Peredaran Ekstasi

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:15 WIB

Rekaman3Menit Terakhir Ungkap Penyebab Tragis Kecelakaan Pesawat Air Canada di New York

Rekaman3Menit Terakhir Ungkap Penyebab Tragis Kecelakaan Pesawat Air Canada di New York

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:00 WIB

Anggota Polresta Yogyakarta Meninggal Dunia saat Bertugas Lebaran, Diduga Akibat Kelelahan

Anggota Polresta Yogyakarta Meninggal Dunia saat Bertugas Lebaran, Diduga Akibat Kelelahan

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 16:52 WIB

Targetkan 675 Ribu Pengunjung, Kawasan Malioboro Masih Dipadati Ribuan Wisatawan pada H+4 Lebaran

Targetkan 675 Ribu Pengunjung, Kawasan Malioboro Masih Dipadati Ribuan Wisatawan pada H+4 Lebaran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 16:46 WIB