Pemabuk Terbang dari Motor dan Serang Balai Desa, Teguh Berakhir di Rumah Sakit

Agung Sandy Lesmana

Minggu, 20 Juni 2021 | 10:31 WIB
Pemabuk Terbang dari Motor dan Serang Balai Desa, Teguh Berakhir di Rumah Sakit
Kondisi Balai Desa Gaji, Kecamatan Kerek, Tuban usai diamuk pemuda mabuk bernama Teguh. (Beritajatim).

Suara.com - Seorang pemuda bernama Teguh (25) harus dilarikan ke rumah sakit gara-gara ulahnya mengamuk dan merusak Kantor Desa Gaji, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, Sabtu (19/6/2021). Aksi perusakan itu dilakukan karena Teguh dalam kondisi mabuk sehabis mengonsumsi minuman keras (miras) jenis arak bersama dengan teman-temannya. Tuban, Sabtu (19/6/2021).

Akibat kejadian itu, sejumlah fasilitas umum, juga beberapa bagian bangunan di kantor desa tersebut rusak, termasuk kaca pintu dan jendela. Tak hanya itu, pelaku juga mengalami luka-luka. Saay ini yang bersangkutan dirawat di rumah sakit. Tangan pelaku terluka karena memukul kaca.

Dikutip dari Beritajatim.com--jaringan Suara.com, Minggu (20/6/2021), aksi perusakan itu terjadi setelah Teguh selesai minum arak di warung yang ada di Kecamatan Kerek.

Pemuda tersebut datang ke warung dengan dua orang temannya dan membawa dua sepeda motor. Setelah minum miras jenis arak, pemuda tersebut hendak pulang bersama-sama. Pelaku dibonceng oleh temannya yang bernama Tasnadi.

“Ketika mereka tiba di depan Balai Desa Gaji, tiba-tiba Teguh loncat dari kendaraan. Setelah itu ia masuk ke balai desa lewat pintu depan. Kemudian melakukan perusakan kaca pintu dengan menggunakan tangan kosong,” jelas AKP Adhi Makayasa, Kasat Reskrim Polres Tuban saat dikonfirmasi terkait kejadian itu.

Mengetahui Teguh mengamuk, kedua teman pelaku yakni Tasnadi dan Sudarto berusaha untuk menenangkan. Namun, saat itu pelaku justru mendorong kedua temannya.

“Akibat dari kejadian itu, pintu balai desa rusak,” tambahnya.

Teguh yang terluka tangannya kemudian dibawa ke Puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis.

“Pelaku mengalami luka di bagian lengan tangan sebelah kanan akibat terkena pecahan kaca yang dirusak. Setelah dibawa ke Puskesmas Gaji, kemudian dirujuk dan dirawat di RSUD Tuban,” pungkasnya. [mut/suf]

baca juga

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bapak 'Ngeprank' Anak Ngaku Dikeroyok, Endingnya Malah Ngenes dan Dikukut Polisi

Bapak 'Ngeprank' Anak Ngaku Dikeroyok, Endingnya Malah Ngenes dan Dikukut Polisi

Surakarta | Senin, 14 Juni 2021 | 13:57 WIB

Diduga Mabuk Tuak, Pria di Sumut Tewas Dalam Sumur, Begini Kronologinya

Diduga Mabuk Tuak, Pria di Sumut Tewas Dalam Sumur, Begini Kronologinya

Sumut | Jum'at, 11 Juni 2021 | 10:11 WIB

Ancam Prajurit TNI AD Pakai Arit, Dua Pemuda Mabuk Dihajar Warga

Ancam Prajurit TNI AD Pakai Arit, Dua Pemuda Mabuk Dihajar Warga

Jabar | Kamis, 10 Juni 2021 | 14:48 WIB

Biadab! Bapak di Tuban Cabuli Anak Kandungnya, Berdalih Tak Sadar Akibat Mabuk Miras

Biadab! Bapak di Tuban Cabuli Anak Kandungnya, Berdalih Tak Sadar Akibat Mabuk Miras

Jatim | Rabu, 02 Juni 2021 | 13:27 WIB

Terkini

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:11 WIB

Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?

Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:08 WIB

Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil

Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil

Riau | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:02 WIB

Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air

Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air

Jogja | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:01 WIB

Kasus Hutan Lindung Tanjung Piayu, PT GTP Resmi Jadi Tersangka Korporasi

Kasus Hutan Lindung Tanjung Piayu, PT GTP Resmi Jadi Tersangka Korporasi

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:57 WIB

9 Rekomendasi Parfum yang Cocok untuk Zodiak Taurus, HMNS hingga Mykonos

9 Rekomendasi Parfum yang Cocok untuk Zodiak Taurus, HMNS hingga Mykonos

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:55 WIB

Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Kebayoran Lama, 28 Unit Damkar Dikerahkan

Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Kebayoran Lama, 28 Unit Damkar Dikerahkan

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:52 WIB

Strategi Pemerintah Siapkan Hidrogen Jadi Bahan Bakar Masa Depan RI

Strategi Pemerintah Siapkan Hidrogen Jadi Bahan Bakar Masa Depan RI

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:51 WIB

Pakar Desak Tim 9 Bongkar Pihak Lain yang Punya Kuasa Lebih Besar dari Febrie Adriansyah

Pakar Desak Tim 9 Bongkar Pihak Lain yang Punya Kuasa Lebih Besar dari Febrie Adriansyah

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:48 WIB

Puluhan Siswa TK Gaya Baru Solo Belajar di Atap yang Kondisinya Membahayakan

Puluhan Siswa TK Gaya Baru Solo Belajar di Atap yang Kondisinya Membahayakan

Surakarta | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:47 WIB

×