KSAL Janji Siap Pecat Prajurit TNI LGBT, Pengamat: Jangan Sampai Ditutup-tutupi

Agung Sandy Lesmana, Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 24 Juni 2021 | 12:54 WIB
KSAL Janji Siap Pecat Prajurit TNI LGBT, Pengamat: Jangan Sampai Ditutup-tutupi
Ilustrasi--Prajurit TNI AL bersiap memasuki KRI Makassar (590) di Mako Armada II Surabaya, Jawa Timur, Rabu (30/5).

Suara.com - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono mengungkapkan kalau dirinya bakal tegas memecat prajurit TNI yang kedapatan terlibat dalam gerakan lesbian, gay, biseksual, transgender (LGBT). 

Pengamat militer Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Khairul Fahmi menilai TNI tidak boleh abai dan menutup-nutupi terhadap persoalan tersebut. 

Fahmi mengetahui kalau persoalan pelanggaran hukum kesusilaan termasuk LGBT menjadi masalah serius di dalam lingkungan TNI. Ia mengingat bahwa setidaknya ada 20 berkas kasasi soal kasus itu yang ditangani Mahkamah Agung hingga Oktober 2020. 

"Persoalan ini tak boleh dibiarkan dan harus menjadi salahsatu agenda prioritas dalam pembinaan personel TNI. Sanksi tegas memang diperlukan agar tidak makin meluas, mempengaruhi kesiapsiagaan dan mengganggu soliditas," kata Fahmi kepada wartawan, Kamis (24/6/2021). 

Fahmi mengatakan kalau fenomena LGBT di lingkungan TNI/Polri sebenarnya bukan disebabkan oleh lemahnya sistem perekrutan. Akan tetapi praktik disorientasi seksual bisa terjadi dalam proses pendidikan dan merupakan salah satu risiko dari sistem pendidikan asrama.

Sehingga menurutnya, perlu ada evaluasi terkait sistem pendidikan di lingkungan guna mengantisipasi sejak dini akan munculnya potensi perubahan seksual tersebut. Selain kurikulum baku, diperlukan juga metode bimbingan dan pengasuhan yang antisipatif terhadap hal-hal seperti itu.

Atas situasi tersebut, Fahmi menilai kalau Panglima TNI yang baru nantinya harus mampu menjawab tantangan bagaimana membangun pola pembinaan personel yang tak membuka peluang terjadinya praktik disorientasi seksual dalam kehidupan prajurit. 

"Karena bagaimanapun, konsep pendidikan berasrama tak mungkin dihindari di lingkungan TNI," ujarnya. 

Dalam kesempatan yang sama, Fahmi menilai sikap tegas Yudo harus diapresiasi karena jarangnya seorang petinggi TNI yang secara terbuka menunjukkan perhatiannya pada persoalan pelanggaran hukum kesusilaan ini.

baca juga

Akan tetapi, alangkah baiknya peringatan dan ancaman sanksi tegas itu juga ditekankan pada jajaran pimpinan lembaga/satuan, perwira tinggi dan perwira menengah. Hal itu disebabkan karena berkaca pada kasus di Polri, di mana praktik disorientasi seksual ternyata juga dilakukan oleh perwira tinggi, yang mestinya menjadi teladan dan panutan di lingkungannya.

"Kami berharap kasus serupa tak terjadi di lingkungan TNI. Namun tentu saja tak boleh lengah dan abai, apalagi sampai menutup-nutupi jika memang terjadi."

KSAL Laksamana TNI Yudo Margono sebelumnya menegaskan, tidak akan ragu untuk memberi sanksi pemecatan terhadap perwira prajurit yang terlibat dalam gerakan LGBT. 

"Pelanggaran ini ancamannya adalah pemecatan dari kedinasan," kata Yudo, mengutip dari Batamnews.co.id --jaringan Suara.com.

Sanksi berat ini diberikan lantaran menurutnya LBGT tidak sesuai dengan ideologi negara, Sapta Marga, Sumpah Prajurit, 8 Wajib TNI, Trisila TNI Angkatan Laut dan Hree Dharma Shanty.

"Adanya gerakan kaum LGBT, sangat bertentangan dengan nilai-nilai luhur agama dan ideologi negara. Hal ini merupakan ancaman moral yang belakangan harus dihadapi," kata dia, Rabu (23/6/2021).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prajurit TNI Hancurkan Rumah Seorang Nenek, Pemiliknya Malah Bahagia

Prajurit TNI Hancurkan Rumah Seorang Nenek, Pemiliknya Malah Bahagia

Jabar | Rabu, 23 Juni 2021 | 15:34 WIB

KSAL Tak Main-main: Prajurit TNI LGBT Bakal Dipecat!

KSAL Tak Main-main: Prajurit TNI LGBT Bakal Dipecat!

News | Rabu, 23 Juni 2021 | 10:37 WIB

Truk Tabrak Pawai Pride Month di Florida, Satu Orang Tewas, Lainnya Luka Parah

Truk Tabrak Pawai Pride Month di Florida, Satu Orang Tewas, Lainnya Luka Parah

News | Minggu, 20 Juni 2021 | 17:40 WIB

Prabowo Ungkap Prajurit TNI Suka Tidur saat Bertugas, Deddy: Anggota DPR juga Gitu

Prabowo Ungkap Prajurit TNI Suka Tidur saat Bertugas, Deddy: Anggota DPR juga Gitu

News | Senin, 14 Juni 2021 | 16:15 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×