LaporCovid-19: Banyak RS Tolak Pasien Corona karena Kurang Tempat Tidur

Reza Gunadha, Yosea Arga Pramudita

Sabtu, 26 Juni 2021 | 15:04 WIB
LaporCovid-19: Banyak RS Tolak Pasien Corona karena Kurang Tempat Tidur
ILUSTRASI - Petugas tenaga kesehatan tengah mempersiapkan tempat tidur untuk pasien Corona. [ANTARA]

Suara.com - Banyak rumah sakit yang menolak pasien covid-19 lantaran tidak lagi tersedia tempat tidur. Demikian hasil penelusuran yang dilakukan oleh LaporCovid-19 dalam rentan waktu satu minggu terakhir.

Dalam siaran persnya hari ini, Sabtu (26/6/2021), LaporCovid-19 menyatakan pasien yang tidak mendapatkan kasur di instalasi gawat darurat (IGD) terpaksa mengisolasi mandiri di rumah.

Orang-orang positif covid-19 yang tak tertampung di RS itu harus bertahan di rumah, dengan ketersediaan alat kesehatan ala kadar dari puskesmas.

Bahkan, ada pasien covid-19 yang akhirnya meninggal dunia karena tidak mendapatkan pertolongan secepatnya dari RS.

Terhitung sejak tanggal 14 Juni hingga 25 Juni, LaporCovid-19 menerima 43 laporan warga untuk permintaan layanan rumah sakit, tapi tak terpenuhi.

"Hampir semua rumah sakit yang kami hubungi menunjukkan ruang ICU (intensive care unit), isolasi, dan IGD sudah terisi penuh. Bahkan tiga pasien meninggal karena karena tidak mendapatkan ruang ICU," demikian kutipan siaran pers tersebut.

Dalam laporannya, LaporCovid-19 menyebutkan, ada satu pasien laki-laki berusia 59 tahun yang tengah berada di salah satu rumah sakit di Depok dan memerlukan ICU dengan ventilator.

LaporCovid-19 pada Sabtu (19/6/2021) mengontak 95 Sistem Penanganan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT) yang berada di kawasan Jabodetabek.

Hasilnya, dari 95 RS yang dikontak, hanya 36 di antaranya yang menginformasikan ICU penuh. Misalnya RS Mitra Keluarga Depok, RS Sulianti Saroso, RSUD Pasar Minggu, dan RS Persahabatan.

baca juga

"Sementara, 8 RS menyampaikan tidak memiliki ruang ICU, dan 51 RS sama sekali tidak merespons. Akhirnya, pagi sekitar pukul 05.00 WIB, pasien meninggal dunia karena tidak mendapatkan layanan kesehatan memadai."

Tak hanya itu, dari 43 laporan, 15 di antaranya mengalami kondisi kegawatdaruratan medis, sehingga memerlukan pertolongan sesegera mungkin. Kondisi pasien pada umumnya dengan saturasi oksigen rendah, demam tinggi, disertai mual. 

Sisanya mengalami gejala ringan hingga sedang yang memerlukan pemantauan puskesmas setempat. Namun sayangnya, beberapa puskesmas juga agak lambat merespons bantuan.

Selain itu, guna mencari rumah sakit secara langsung SPGDT RS, LaporCovid-19 juga mengontak Dinas Kesehatan.

"Beberapa kali kami juga merujuk pada ketersediaan kamar situs SIRANAP Kemenkes. Namun kerap terjadi perbedaan data. Misalnya, tertulis tersedia di SIRANAP, tapi kenyataannya tidak."

LaporCovid-19 menilai, penting bagi pemangku kepentingan untuk memberikan panduan data ketersediaan RS dan ICU yang akurat, sehingga upaya perawatan dan penyelamatan pasien terwujud secara efektif dan efisien.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Covid-19 Meroket, DKI Siapkan Hampir 8 Ribu Bed Isolasi di Rusun Pasar Rumput

Covid-19 Meroket, DKI Siapkan Hampir 8 Ribu Bed Isolasi di Rusun Pasar Rumput

Banten | Jum'at, 25 Juni 2021 | 15:47 WIB

Keterisian Tempat Tidur di RSUD Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan Naik Menjadi 82 Persen

Keterisian Tempat Tidur di RSUD Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan Naik Menjadi 82 Persen

Kaltim | Jum'at, 25 Juni 2021 | 06:30 WIB

Naik Lagi, Covid-19 di Kaltim 277 Orang, Total Jadi 74.296 Kasus

Naik Lagi, Covid-19 di Kaltim 277 Orang, Total Jadi 74.296 Kasus

Kaltim | Kamis, 24 Juni 2021 | 06:00 WIB

Kapasitas RS Covid-19 di Jawa Sudah di Atas 80 Persen, Satgas: Tak Bisa Lagi Ditoleransi!

Kapasitas RS Covid-19 di Jawa Sudah di Atas 80 Persen, Satgas: Tak Bisa Lagi Ditoleransi!

News | Rabu, 23 Juni 2021 | 06:20 WIB

Satgas Minta RS Utamakan Pasien Covid-19 Gejala Berat Dulu, Lainnya Dirujuk Isoman

Satgas Minta RS Utamakan Pasien Covid-19 Gejala Berat Dulu, Lainnya Dirujuk Isoman

News | Rabu, 23 Juni 2021 | 06:00 WIB

Rumah Sakit Darurat untuk Pasien Covid-19 di Stadion Patriot Bekasi

Rumah Sakit Darurat untuk Pasien Covid-19 di Stadion Patriot Bekasi

Foto | Senin, 21 Juni 2021 | 15:05 WIB

Kasus Kematian Pasien Positif Covid-19 di DIY Didominasi Warga Berusia 50 Tahun ke Atas

Kasus Kematian Pasien Positif Covid-19 di DIY Didominasi Warga Berusia 50 Tahun ke Atas

Jogja | Minggu, 20 Juni 2021 | 10:30 WIB

Heboh! Pria Ini yang Tak Percaya Covid-19 dan Siap Eksperimen, Malah Berakhir Memilukan

Heboh! Pria Ini yang Tak Percaya Covid-19 dan Siap Eksperimen, Malah Berakhir Memilukan

Jawa Tengah | Minggu, 20 Juni 2021 | 10:18 WIB

Terkini

BMW Angkut 50 Kg Sabu Rp50 Miliar Rontok di Bakauheni, 3 Kurir Tergiur Upah Rp300 Juta

BMW Angkut 50 Kg Sabu Rp50 Miliar Rontok di Bakauheni, 3 Kurir Tergiur Upah Rp300 Juta

Lampung | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:22 WIB

Krim Kelly Bisa Jadi Pengganti Foundation? Simak Klaim dan Cara Pakainya

Krim Kelly Bisa Jadi Pengganti Foundation? Simak Klaim dan Cara Pakainya

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:15 WIB

YesssCredit Catat Pembiayaan Rp5 T, Kota Kecil Mulai Jadi Mesin Pertumbuhan

YesssCredit Catat Pembiayaan Rp5 T, Kota Kecil Mulai Jadi Mesin Pertumbuhan

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:15 WIB

Keluarga Eks-Napiter Terjebak Stigma, Deradikalisasi Dinilai Tak Cukup Sasar Pelaku

Keluarga Eks-Napiter Terjebak Stigma, Deradikalisasi Dinilai Tak Cukup Sasar Pelaku

Jogja | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:14 WIB

KY Minta Wewenang Pecat atau Hukum Hakim Nakal Langsung Tanpa Lewat MA

KY Minta Wewenang Pecat atau Hukum Hakim Nakal Langsung Tanpa Lewat MA

Sulsel | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:05 WIB

JPW: Kapolri Baru Tak Berdampak Jika Pekerjaan Rumah Dibiarkan Mangkrak

JPW: Kapolri Baru Tak Berdampak Jika Pekerjaan Rumah Dibiarkan Mangkrak

Jogja | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:02 WIB

Usai Insiden Keamanan, Bitget Tebar 30% Pendapatan Trading

Usai Insiden Keamanan, Bitget Tebar 30% Pendapatan Trading

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Nuzran Joher Pimpin Ombudsman RI, Formasi Lengkap dan Kepercayaan Publik Jadi Ujian

Nuzran Joher Pimpin Ombudsman RI, Formasi Lengkap dan Kepercayaan Publik Jadi Ujian

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Berani Berhenti Sejenak: Mengapa Jeda Penting dalam Proses Bertumbuh?

Berani Berhenti Sejenak: Mengapa Jeda Penting dalam Proses Bertumbuh?

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:00 WIB

TPA Sumompo Manado Kembali Beroperasi Normal Pascakebakaran

TPA Sumompo Manado Kembali Beroperasi Normal Pascakebakaran

Foto | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:00 WIB

×