Semangat Bahu-membahu Lawan Corona Kendor, MUI: Masyarakat Mulai Jenuh

Erick Tanjung, Ummi Hadyah Saleh

Sabtu, 26 Juni 2021 | 16:35 WIB
Semangat Bahu-membahu Lawan Corona Kendor, MUI: Masyarakat Mulai Jenuh
Ketua Tim Peduli Covid-19 Majelis Ulama Indonesia, Ikhsan Abdullah. (Suara.com)

Suara.com - Ketua Tim Peduli Covid-19 MUI, Ikhsan Abdullah menilai saat ini semangat solidaritas masyarakat untuk bahu-membahu dalam penanganan Covid-19 sudah mulai kendor dibandingkan awal pandemi.

"Ada satu pengendoran semangat untuk berbagi, membantu sesama dibanding periode yang lalu, pada Desember, Januari. Februari, Maret yang kami semua bahu-membahu membantu sesama yang terinfeksi Covid-19 baik secara fisik maupun ekonominya," Ikhsan dalam diskusi bertajuk Solidaritas Melawan Pandemi, Sabtu (26/6/2021).

Ia pun menduga kendornya semangat solidaritas masyarakat karena sudah jenuh dengan pandemi Covid-19 yang tak kunjung mereda. "Jadi infeksi dengan varian baru ini rasanya sudah mulai membuat jenuh masyarakat," ujarnya.

Tak hanya itu, Ikhsan menilai pemerintah tidak komitmen dalam membuat kebijakan yang ketat dalam pengendalian Covid-19, seperti yang dilakukan negara-negara besar lainnya. Seperti Bandar Udara di Kanada terdapat papan pemberitahuan yang menuliskan hadis Nabi Muhammad SAW yang berisi tentang wabah penyakit.

"Satu hadis nabi yang menyatakan ditulis besar-besar 'Jangan memasuki kawasan yang sedang terkena pandemi dan jangan meninggalkan kawasan yang sedang pandemi'," tuturnya.

Menurutnya hadist Nabi Muhammad SAW tersebut sangat relevan dengan kondisi saat ini. Namun sayangnya tak diamalkan di Indonesia yang mayoritasnya umat muslim.

"Ini saya kira sabda Nabi yang relevan yang akurat sekali dengan kondisi sekarang dan kita meninggalkan. Justru umat lain di berbagai kawasan lah yang mengamalkan itu dan sekarang sudah landai penularan covidnya, artinya mereka sudah mampu membatasi sekaligus memutus mata rantai covid," kata Ikhsan.

"Contoh di Kanada itu ramai sekali bagaimana mereka melaksanakan hadis Rasulullah tadi. Namun kita di Indonesia sebagai negara besar yang juga masyarakat muslim terbesar meninggalkan itu, kita tidak taat dengan sabda Rasulullah tadi," sambungnya.

Menurut Ikhsan sejak awal antara masyakarat dan pemerintah tidak sepemahaman dengan kebijakan yang telah dibuat. Sehingga dalam penanganannya berjalan masing-masing.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Covid-19 Sudah Gawat, MUI : Tutup Arus Keluar Masuk Indonesia 14 Hari

Kasus Covid-19 Sudah Gawat, MUI : Tutup Arus Keluar Masuk Indonesia 14 Hari

News | Sabtu, 26 Juni 2021 | 16:10 WIB

Tanjungpinang Zona Merah Covid-19, 102 Pasien Meninggal Dunia

Tanjungpinang Zona Merah Covid-19, 102 Pasien Meninggal Dunia

Batam | Sabtu, 26 Juni 2021 | 08:33 WIB

Pemerintah Diminta Transparan Soal Data dan Program Penanganan Covid-19

Pemerintah Diminta Transparan Soal Data dan Program Penanganan Covid-19

Sulsel | Jum'at, 25 Juni 2021 | 18:09 WIB

Terkini

Mantan Dirdik Jampidsus Sebut Penetapan Tersangka hingga Penahanan Febrie Tak Lazim

Mantan Dirdik Jampidsus Sebut Penetapan Tersangka hingga Penahanan Febrie Tak Lazim

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:01 WIB

Sikat Pembakar Hutan! Kapolri Pastikan Beberapa Pelaku Karhutla Sudah Diringkus

Sikat Pembakar Hutan! Kapolri Pastikan Beberapa Pelaku Karhutla Sudah Diringkus

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Siap Gelar Apel Siaga 27 Agustus, Aliansi Masyarakat Jakarta Minta Ibu Kota Kondusif

Siap Gelar Apel Siaga 27 Agustus, Aliansi Masyarakat Jakarta Minta Ibu Kota Kondusif

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Review Serial Reacher Season 2: Drama Kriminal Penuh Adrenalin dan Taktik!

Review Serial Reacher Season 2: Drama Kriminal Penuh Adrenalin dan Taktik!

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Analis Beri Kisi-kisi Saham yang Melonjak Setelah Batas Harga Minimum Rp1

Analis Beri Kisi-kisi Saham yang Melonjak Setelah Batas Harga Minimum Rp1

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 18:54 WIB

Maba Wajib Tahu! 5 Tata Krama Biar Nggak Kena Culture Shock di Jogja

Maba Wajib Tahu! 5 Tata Krama Biar Nggak Kena Culture Shock di Jogja

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 18:50 WIB

Produksi Bawang Putih RI Cuma 40 Ribu Ton, Kebutuhan Tembus 600 Ribu Ton

Produksi Bawang Putih RI Cuma 40 Ribu Ton, Kebutuhan Tembus 600 Ribu Ton

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 18:48 WIB

DPR Dukung Aturan Baru MA: Putusan Bebas Tidak Boleh Kasasi Lagi

DPR Dukung Aturan Baru MA: Putusan Bebas Tidak Boleh Kasasi Lagi

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 18:45 WIB

Bukan Cuma WNA, Menkum Tegaskan Diaspora Prioritas di Aturan Kewarganegaraan Ganda Terbatas

Bukan Cuma WNA, Menkum Tegaskan Diaspora Prioritas di Aturan Kewarganegaraan Ganda Terbatas

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 18:44 WIB

BPD Diminta Jangan Parkir Dana Pemerintah, Salurkan Kredit ke UMKM

BPD Diminta Jangan Parkir Dana Pemerintah, Salurkan Kredit ke UMKM

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 18:41 WIB

×