Jokowi Minta Tinggal di Rumah, Wapresnya Ajak Wisata, Publik: Pilih Mana?

Reza Gunadha, Ruth Meliana Dwi Indriani

Selasa, 29 Juni 2021 | 07:44 WIB
Jokowi Minta Tinggal di Rumah, Wapresnya Ajak Wisata, Publik: Pilih Mana?
Jokowi dan Ma'ruf Amin. (Suara.com/Rinaldi Aban)

Suara.com - Pernyataan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin seputar imbauan kepada masyarakat untuk menangani pandemi Covid-19 menjadi sorotan. Bagaimana tidak, keduanya memberikan imbauan yang berbeda bak langit dan bumi.

Presiden Jokowi mengimbau masyarakat untuk tetap tinggal di rumah demi mengendalikan penyebaran virus corona. Hal berbeda disampaikan Wapres Ma'ruf Amin yang justru mengajak masyarakat berwisata di Raja Ampat, Papua.

Dalam pernyataan resminya, Jokowi meminta masyarakat tetap tinggal di rumah jika tidak ada keperluan mendesak untuk keluar. Imbauan ini diberikan setelah kasus Covid-19 di Tanah Air melonjak tak terkendali.

"Saya minta satu hal yang sederhana ini, tinggal lah di rumah jika tidak ada kebutuhan mendesak," kata Jokowi di akun YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (23/6/2021) lalu.

Sementara Ma'ruf Amin mengajak seluruh masyarakat untuk berwisata ke Raja Ampat, Papua di tengah rentetan rekor penambahan kasus Covid-19 di Indonesia. Bahkan, Ma'ruf Amin menyebut ajakan ini merupakan program Gerakan Bangga Berwisata.

"Saya mengajak kita semua untuk berwisata ke Raja Ampat yang terkenal dengan keindahan alam dan budayanya. Berwisata lah dengan tetap menjalankan protokol kesehatan," ujar Ma'ruf saat membuka Raja Ampat E-Festival secara daring, Senin (28/6/2021).

Sontak perbedaan imbauan dua sosok pemimpin RI itu disorot tajam warganet. Seorang pengguna Twitter dengan nama akun @ARSIPAJA bahkan menyandingkan dua foto tangkapan layar pernyataan Jokowi dan Ma'ruf Amin, lalu bertanya ke warganet opsi mana yang terbaik.

"Mau dengerin yang mana?," tanyanya dalam Twitter seperti dikutip oleh Suara.com, Selasa (29/6/2021).

Perbedaan Pernyataan Jokowi dan Ma'ruf Amin. (Twitter/@ARSIPAJA)
Perbedaan Pernyataan Jokowi dan Ma'ruf Amin. (Twitter/@ARSIPAJA)

Warganet pun langsung ramai mengomentari pernyataan Jokowi dan Ma'ruf Amin. Mereka menuliskan beragam pendapat mengenai pernyataan presiden dan wakil presiden RI yang berbeda 360 derajat hanya dalam waktu sehari.

baca juga

"Dengerin ulama lah, masa dengerin wakil presiden yang pake mode silent," jawab warganet.

"King of mbingungi," sindir warganet.

"Gak tahu deh pusingg banget!," tegas warganet.

"Lupa gak dibriefing," celutuk warganet.

"Denger pak Jokowi lah masa dengerin npc," jawab warganet.

Tembus Rekor! Kasus Aktif COVID-19 Indonesia Ada di Puncak Baru

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mencatat grafik pandemi covid-19 di Indonesia telah mencapai puncak tertinggi terbaru mengalahkan puncak sebelumnya pada lonjakan awal tahun lalu.

Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Covid-19 Dewi Nur Aisyah pada lonjakan kasus awal tahun pasca libur Natal dan Tahun Baru puncaknya ada di 176 ribu kasus, sekarang pasca lebaran sudah mencapai 194 ribu kasus aktif.

"Pada saat kenaikan pasca libur Idul Fitri ini kita sudah mencapai puncak baru, sebelumnya kita memiliki puncak pasca libur natal dan tahun baru pada 5 februari sebanyak 176.672 kasus, saat ini kasusnya jauh lebih tinggi lagi sebesar 194.776 atau lebih tinggi 18 ribu dari puncak sebelumnya," kata Dewi dalam Rapat Koordinasi Satgas Covid-19, Minggu (20/6/2021).

Pasca libur nataru, terjadi kenaikan kasus aktif sebesar 65.667 atau 59,16 persen hingga hari ke-36 mencapai puncak, lalu mulai menurun.

Sementara, pasca libur Idul Fitri 2021, kenaikan kasus mulai terlihat pada hari ke-10, sempat menurun pada hari ke-23, lalu naik tajam sebesar 100.338 kasus dalam waktu 23 hari.

"Jadi yang terjadi saat ini, jumlah kasus bertambah dengan sangat cepat," tegasnya.

Dia juga menyebut dalam 6 hari terakhir terjadi kenaikan kasus aktif yang sangat besar yakni 52.057 kasus aktif.

"Ini adalah kenaikan jumlah kasus aktif yang pernah ada di Indonesia, dimana dalam satu minggu kenaikannya sangat luar biasa, sebelumnya pada lonjakan pasca libur akhir tahun hanya meningkat 22 ribu dalam sepekan," jelasnya.

Diketahui, pandemi COVID-19 telah menginfeksi 2.115.304 orang Indonesia, kini masih terdapat 207.685 kasus aktif, 1.850.418 orang sudah dinyatakan sembuh, dan 57.138 jiwa meninggal dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Virus Corona Varian Lambda: Fakta dan Gejala

Mengenal Virus Corona Varian Lambda: Fakta dan Gejala

Health | Selasa, 29 Juni 2021 | 07:08 WIB

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron Positif Covid-19, Alami Gejala Sesak Nafas

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron Positif Covid-19, Alami Gejala Sesak Nafas

News | Selasa, 29 Juni 2021 | 07:05 WIB

Soal Gelar King Of Lip Service Jokowo, Ketua MUI: Itu Tanda Mahasiswa Cerdas

Soal Gelar King Of Lip Service Jokowo, Ketua MUI: Itu Tanda Mahasiswa Cerdas

Banten | Selasa, 29 Juni 2021 | 07:04 WIB

Diklaim Ampuh Melawan Covid-19, Ivermectin Diharapkan Dapat Izin Edar di Indonesia

Diklaim Ampuh Melawan Covid-19, Ivermectin Diharapkan Dapat Izin Edar di Indonesia

Kaltim | Selasa, 29 Juni 2021 | 07:00 WIB

Baru Terungkap, Gubernur Banten Wahidin Halim Positif COVID-19, Sejak Pekan Lalu

Baru Terungkap, Gubernur Banten Wahidin Halim Positif COVID-19, Sejak Pekan Lalu

Banten | Selasa, 29 Juni 2021 | 07:15 WIB

The King of Lip Service, Ade Armando Disebut Fitnah Curiga Masuk UI Bisa Nyogok

The King of Lip Service, Ade Armando Disebut Fitnah Curiga Masuk UI Bisa Nyogok

Kalbar | Selasa, 29 Juni 2021 | 07:00 WIB

Terkini

Gegara Kereta Cepat, Laba Bersih KAI Anjlok 73,9% Jadi Rp305,3 M di Semester I-2026

Gegara Kereta Cepat, Laba Bersih KAI Anjlok 73,9% Jadi Rp305,3 M di Semester I-2026

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:31 WIB

ShopeeFood Angkat Kisah Mie Sapi Gajahan dan Nasi Telur Bahagia, Dua Kuliner Lokal Yogyakarta

ShopeeFood Angkat Kisah Mie Sapi Gajahan dan Nasi Telur Bahagia, Dua Kuliner Lokal Yogyakarta

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:30 WIB

Meta AI Muse Spark 1.1 Kini Bisa Eksekusi Tugas Nyata, Bukan Sekadar Jawab Prompt

Meta AI Muse Spark 1.1 Kini Bisa Eksekusi Tugas Nyata, Bukan Sekadar Jawab Prompt

Tekno | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:28 WIB

Transformasi Industri Butuh SDM Siap Pakai, Sharp Perluas Program Sharp Class

Transformasi Industri Butuh SDM Siap Pakai, Sharp Perluas Program Sharp Class

Tekno | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:18 WIB

Rupiah Semakin Terpuruk Hari Ini, Betah di Level Rp18.111

Rupiah Semakin Terpuruk Hari Ini, Betah di Level Rp18.111

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:18 WIB

Jelang Hadapi Timnas Indonesia, Pelatih Vietnam Putar Otak Matikan Pergerakan Mitchell Baker

Jelang Hadapi Timnas Indonesia, Pelatih Vietnam Putar Otak Matikan Pergerakan Mitchell Baker

Bola | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:14 WIB

Jatim Media Summit 2026: Masa Depan Media Ada di Kolaborasi, Bukan Sekadar Pemberitaan

Jatim Media Summit 2026: Masa Depan Media Ada di Kolaborasi, Bukan Sekadar Pemberitaan

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:14 WIB

GIIAS 2026 Dinilai Jadi Gambaran Industri Otomotif Indonesia

GIIAS 2026 Dinilai Jadi Gambaran Industri Otomotif Indonesia

Otomotif | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:10 WIB

Termasuk Kajari Kota Bekasi, Ini Daftar 90 Kajari Kena Mutasi Kejagung

Termasuk Kajari Kota Bekasi, Ini Daftar 90 Kajari Kena Mutasi Kejagung

Bekaci | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:03 WIB

APKASI Desak Pemerintah Hentikan Pemotongan Dana Daerah, Beban Kepala Daerah Makin Berat

APKASI Desak Pemerintah Hentikan Pemotongan Dana Daerah, Beban Kepala Daerah Makin Berat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:00 WIB

×