Dituding Pro FPI hingga Dijuluki Asuhan Cikeas, Ketua BEM UI Tegaskan Ini

Reza Gunadha, Hernawan

Rabu, 30 Juni 2021 | 17:46 WIB
Dituding Pro FPI hingga Dijuluki Asuhan Cikeas, Ketua BEM UI Tegaskan Ini
Leon Alvinda Putra, Ketua BEM UI pemberi gelar Jokowi King of Lip Service

Suara.com - Ketua BEM UI, Leon Alvinda Putra menjadi sorotan seiring munculnya julukan Presiden Jokowi The King of Lip Service. Ia dikabarkan menerima beberapa perlakuan kurang menyenangkan, salah satunya peretasan WhatsApp.

Kekinian, unggahan lawas Leon Alvinda Putra di media sosial turut digali sejumlah orang. Sampai-sampai, Ketua BEM UI itu dicap pro FPI hingga dijuluki asuhan Cikeas.

Merespons berbagai tudingan itu, Leon Alvinda Putra angkat bicara dan memberi penjelasan soal berbagai klaim yang beredar di media sosial.

Leon Alvinda Putra mengomentari foto yang memperlihatkan dirinya berada dk lingkungan Istana Negara. Diketahui, dalam foto itu terlihat sosok Ani Yudhoyono.

Soal tudingan diasuh Cikeas, ketua BEM UI tersebut mengatakan, foto diambil pada 2013. Kala itu ia masih duduk di bangku kelas 2 sekolah dasar.

Dia mengaku pernah memenangkan kejuaraan karya tulis sehingga berangkat ke Jakarta untuk mengikuti jambore dan dikukuhkan oleh Ani Yudhoyono.

"Tahun 2013, saya masih kelas 2 SMP di SMPN 1 Grogol Sukoharjo. Alhamdulillah menang juara 3 di bidang karya tulis, dalam lomba penyuluhan sanitasi yang diadakan Satker PPLP Jawa Tengah," ujarnya dikutip dari Terkini.id -- Jaringan Suara.com.

"Saya pun mengikuti jambore sanitasi nasional di Jakarta dan dikukuhkan oleh Ibu Ani di istana negara," sambungnya.

Selain itu, Leon Alvinda Putra juga mengomentari tudingan yang menyebut dirinya pro Front Pembela Islam (FPI).

baca juga

Pasalnya, ketua BEM UI tersebut diketahui sempat mengkritik kebijakan pemerinath yang membubarkan ormas FPI beberapa bulan lalu.

Leon menegaskan, sikap BEM UI soal pembubaran FPI dikeluarkan pada 3 Januari 2021, yakni pada ujung kepengurusan BEM UI 2020.

Dia mengaku sudah terpilih sebagai ketua BEM UI 2021, tetapi belum dilantik saat sikap soal FPI tersebut dirilis.

"Di mana saya sudah terpilih sebagai ketua BEM UI 2021, tapi belum sertijab atau dilantik (terlaksana pada 10 Januari)," terang Leon.

Leon menambahkan, dirinya non aktif dari BEM UI 2021 ketika sikap terkait pembubaran FPI tersebut digagas. Ia mengaku tak terlibat dalam perumusannya.

"Saya menghargai sikap pengurus BEM UI 2020 tersebut, tapi BEM UI 2021 belum melakukan kajian dan penyikapan terhadap pembubaran FPI," tandasnya.

Leon Alvinda Putra dan logo PKS
Leon Alvinda Putra dan logo PKS

Diberitakan sebelumnya, Leon Alvinda pernah berkunjung ke Istana Negara saat SBY masih jadi presiden. Hal itu diungkapkan lewat cuitannya di Twitter pada 25 Juni 2013 silam.

Adapun unggahan Leon tersebut dibagikan salah seorang pengguna Twitter @Kangdede78, seperti dilihat pada Rabu 30 Juni 2021.

Lewat kicauannya tersebut, Leon Alvinda mengaku bersyukur lantaran mendapat kesempatan diundang SBY berkunjung ke Istana Negara.

Selain itu, ia juga mengaku bersyukur bisa bertemu dengan mendiang istri SBY yakni Ani Yudhoyono.

“Alhamdulillah dapat kesempatan berkunjung ke Istana Negara dan bertemu bu Ani,” tulis Leon Alvinda Putra.

Lewat kicauannya tersebut, Leon Alvinda mengaku bersyukur lantaran mendapat kesempatan diundang SBY berkunjung ke Istana Negara.

Selain itu, ia juga mengaku bersyukur bisa bertemu dengan mendiang istri SBY yakni Ani Yudhoyono.

“Alhamdulillah dapat kesempatan berkunjung ke Istana Negara dan bertemu bu Ani,” tulis Leon Alvinda Putra.

Selain itu, salah seorang relawan Jokowi yakni Kristia Budiarto juga membagikan sebuah postingan yang menunjukkan pimpinan BEM UI itu mendoakan Partai Keadilan Sosial (PKS) dan Partai Amanat Nasional (PAN).

Dalam postingan yang diunggah Leon pada 21 Oktober 2019 silam tersebut, tampak dirinya mendoakan PKS dan PAN agar tetap teguh menjadi partai oposisi Jokowi.

“Untuk pertama kalinya gue berdoa supaya PKS dan PAN tetap teguh dan berjuang sebagai oposisi pemerintahan,” cuitnya.

Hal itu, menurut Ketua BEM UI ini, lantaran sebuah koalisi pemerintahan yang gemuk dan menguasai legislatif dan eksekutif menunjukkan alam buruk bagi demokrasi di Indonesia.

“Koalisi yang gemuk, menguasai legislatif dan eksekutif merupakan alarm buruk bagi jalannya demokrasi kita,” tulis Leon Alvinda.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dulu Menghina Sekarang Loyalis Jokowi, Ruhut: Beliau Berhati Emas

Dulu Menghina Sekarang Loyalis Jokowi, Ruhut: Beliau Berhati Emas

Riau | Rabu, 30 Juni 2021 | 17:01 WIB

PPKM Darurat Berlaku di Pulau Jawa-Bali

PPKM Darurat Berlaku di Pulau Jawa-Bali

Bogor | Rabu, 30 Juni 2021 | 16:33 WIB

Jokowi: Mau Tidak Mau PPKM Darurat Harus Dilakukan

Jokowi: Mau Tidak Mau PPKM Darurat Harus Dilakukan

News | Rabu, 30 Juni 2021 | 16:31 WIB

Terkini

Presiden Prabowo Subianto Sindir Wartawan Saat Bahas Tentang Kampanye Besar di Pidatonya

Presiden Prabowo Subianto Sindir Wartawan Saat Bahas Tentang Kampanye Besar di Pidatonya

Video | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:15 WIB

Hari Anak Nasional, Saatnya Perluas Ruang Belajar dan Kolaborasi untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak

Hari Anak Nasional, Saatnya Perluas Ruang Belajar dan Kolaborasi untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:12 WIB

Honda ADV160 Ternyata Sanggup Tenggak Etanol 85 Persen, Harga Jauh Lebih Murah

Honda ADV160 Ternyata Sanggup Tenggak Etanol 85 Persen, Harga Jauh Lebih Murah

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 20:50 WIB

Kulit Bersih Tanpa Rasa Kering dan Tertarik, Ini Pentingnya Memilih Cleansing Balm yang Gentle

Kulit Bersih Tanpa Rasa Kering dan Tertarik, Ini Pentingnya Memilih Cleansing Balm yang Gentle

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 20:28 WIB

Baru IPO, Emiten RANS Sudah Gonjang-ganjing! Satu Direktur Pilih Mundur

Baru IPO, Emiten RANS Sudah Gonjang-ganjing! Satu Direktur Pilih Mundur

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2026 | 20:19 WIB

Bukan Supra Lagi Jadi Raja, Ini Motor Bebek Honda Paling Irit yang Kerap Diremehkan

Bukan Supra Lagi Jadi Raja, Ini Motor Bebek Honda Paling Irit yang Kerap Diremehkan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 20:10 WIB

Bebas Eksplorasi Aroma, Begini Cara Baru Menemukan Parfum yang Cocok

Bebas Eksplorasi Aroma, Begini Cara Baru Menemukan Parfum yang Cocok

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 20:02 WIB

Laut China Selatan Jadi Rebutan, RI Diminta Tak Lupakan Potensi Ekonomi Natuna

Laut China Selatan Jadi Rebutan, RI Diminta Tak Lupakan Potensi Ekonomi Natuna

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2026 | 20:00 WIB

2 Shio yang Diprediksi Paling Beruntung di Akhir Juli dan Awal Agustus 2026, Siap Panen Rezeki

2 Shio yang Diprediksi Paling Beruntung di Akhir Juli dan Awal Agustus 2026, Siap Panen Rezeki

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 19:55 WIB

Detik-detik Motor PCX Tersenggol dan Terlindas Bus TransJakarta di Sudirman

Detik-detik Motor PCX Tersenggol dan Terlindas Bus TransJakarta di Sudirman

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 19:47 WIB

×