Fakta-fakta Dugaan Keracunan Massal MBG di Karo dan Pati, Ratusan Anak Jadi Korban

M Nurhadi

Minggu, 13 September 2026 | 12:53 WIB
Fakta-fakta Dugaan Keracunan Massal MBG di Karo dan Pati, Ratusan Anak Jadi Korban
Korban keracunan MBG Kabupaten Pati. [Suara.com/Singgih Tri]
baca 10 detik
  • Ratusan pelajar dan balita mengalami dugaan keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis di Pati dan Karo.
  • Pemerintah Daerah Kabupaten Pati menetapkan status Kejadian Luar Biasa setelah ratusan korban membutuhkan penanganan medis darurat.
  • Kepolisian Polresta Pati menyita sampel makanan untuk uji laboratorium serta menyelidiki dapur penyalur makanan tersebut.

Suara.com - Kasus dugaan keracunan massal yang bersumber dari konsumsi menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) menyita perhatian publik di dua wilayah berbeda, yakni Kabupaten Pati, Jawa Tengah, dan Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Insiden medis ini berdampak pada ratusan pelajar sekolah hingga balita di fasilitas posyandu.

Di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Pemerintah Daerah setempat mengambil langkah tegas dengan menetapkan Kejadian Luar Biasa (KLB) guna memastikan penanganan medis darurat berjalan optimal di seluruh fasilitas kesehatan.

Berdasarkan pembaruan data pemerintah daerah hingga Jumat malam, 11 September 2026, akumulasi korban yang melaporkan gejala keracunan mencapai 424 orang.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 60 anak masih menjalani perawatan rawat inap yang tersebar di beberapa rumah sakit rujukan, meliputi RSUD RAA Soewondo, RS Mitra Bangsa, RS K-S-H, serta RS Fastabiq Sehat. Sementara itu, ratusan korban lainnya diperbolehkan menjalani pemulihan rawat jalan.

Juru bicara Pemkab Pati menjelaskan rincian pendataan medis di lapangan terkait sebaran pasien yang ditangani.

"Kami cek langsung berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Pati, yang dirawat sampai tadi malam, Jumat, 11 September 2026, ada 60 orang pasien yang dirawat," ungkap Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pati, Sugiyono.

Dugaan pemicu keracunan bermula pada Selasa, 8 September 2026, saat jatah menu paket MBG yang disalurkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gembong 1 dikonsumsi para siswa dan warga.

Gejala klinis berupa mual, muntah, dan pusing baru dirasakan massal oleh korban pada Rabu, 9 September 2026. Sebaran korban mencakup pelajar dari SMP Negeri 1 Gembong, MTs Negeri 3 Pati, MTs Manbaul Ulum, SD Negeri Gembong 3, hingga peserta Posyandu di Kecamatan Gembong.

Sektor kepolisian bergerak cepat mengusut tuntas aspek hukum dari peristiwa keracunan massal ini. Jajaran Satreskrim Polresta Pati telah mengamankan sampel makanan serta muntahan korban untuk dilakukan uji laboratorium forensik. Selain itu, serangkaian pemeriksaan saksi dari pihak korban maupun pengelola dapur penyalur SPPG tengah dilakukan.

baca juga

"Kami masih melakukan penyelidikan," tutur Kasat Reskrim Polresta Pati, Kompol Dika Hadian Widya Wiratama.

Ia menambahkan bahwa jajarannya sedang mendalami legalitas dan tata kelola operasional dapur MBG yang bertanggung jawab pada pengadaan makanan tersebut.

"Ya, saat ini kita masih proses penyelidikan terhadap kejadian tersebut. Dan untuk update-nya sampai sekarang ini, ya nanti bisa ditanyakan ke pihak rumah sakit atau kita masih update dulu lah," kata Kompol Dika.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa potensi penetapan tersangka masih sangat terbuka apabila hasil penyelidikan menemukan bukti pelanggaran tindak pidana.

Untuk mengantisipasi lonjakan darurat pasien di lapangan, Kapolresta Pati Kombes Pol Sigit memimpin Apel Kesiapsiagaan Ambulance Kabupaten Pati dengan merangkul seluruh pengemudi ambulans lintas instansi dan relawan demi percepatan evakuasi medis.

Sementara itu, perkembangan penanganan kasus serupa di Sumatra Utara menunjukkan progres hukum signifikan. Peristiwa keracunan makanan MBG yang menimpa ratusan pelajar di Kabupaten Karo kini resmi dinaikkan statusnya dari penyelidikan ke tahap penyidikan oleh aparat kepolisian setempat guna melengkapi berkas perkara sebelum dilanjutkan ke proses gelar perkara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gubsu Bobby Nasution Minta Publik Hentikan Komentar Negatif terhadap Korban MBG di Karo

Gubsu Bobby Nasution Minta Publik Hentikan Komentar Negatif terhadap Korban MBG di Karo

News | Minggu, 13 September 2026 | 11:53 WIB

172 Dapur MBG di Pati Bakal Disidak Usai Keracunan Massal

172 Dapur MBG di Pati Bakal Disidak Usai Keracunan Massal

Video | Sabtu, 12 September 2026 | 19:35 WIB

Pemerintah Rajin Membuat Program, Apakah Hidup Rakyat Makin Membaik?

Pemerintah Rajin Membuat Program, Apakah Hidup Rakyat Makin Membaik?

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 15:15 WIB

Terkini

Review Film Runner: Kisah Pengorbanan Mengharukan dalam Balutan Laga Modern

Review Film Runner: Kisah Pengorbanan Mengharukan dalam Balutan Laga Modern

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 13:00 WIB

6 Krim Pagi Wardah untuk Kulit Cerah dan Terawat, Harga Mulai Rp33 Ribuan

6 Krim Pagi Wardah untuk Kulit Cerah dan Terawat, Harga Mulai Rp33 Ribuan

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 12:57 WIB

Cangkang Rajungan Menumpuk, Peneliti Kembangkan Limbahnya Menjadi Material Baterai

Cangkang Rajungan Menumpuk, Peneliti Kembangkan Limbahnya Menjadi Material Baterai

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 12:55 WIB

Review Dark Matter Season 1: Menjelajah Multiverse Demi Menyelamatkan Cinta Sejati

Review Dark Matter Season 1: Menjelajah Multiverse Demi Menyelamatkan Cinta Sejati

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 12:49 WIB

Jadwal SIM Keliling Medan hingga 20 September 2026: Lokasi, Syarat dan Jam Pelayanan

Jadwal SIM Keliling Medan hingga 20 September 2026: Lokasi, Syarat dan Jam Pelayanan

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 12:46 WIB

Jejak Kelam Fahd A Rafiq: Eks Narapidana Korupsi yang Kini Kembali Ditangkap KPK

Jejak Kelam Fahd A Rafiq: Eks Narapidana Korupsi yang Kini Kembali Ditangkap KPK

News | Selasa, 15 September 2026 | 12:46 WIB

Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth untuk Market B2B ICT di Indonesia

Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth untuk Market B2B ICT di Indonesia

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 12:46 WIB

Daftar Libur Nasional dan Cuti Bersama 2027, Maret Paling Banyak Tanggal Merah

Daftar Libur Nasional dan Cuti Bersama 2027, Maret Paling Banyak Tanggal Merah

News | Selasa, 15 September 2026 | 12:45 WIB

Jangan Lewatkan, TPJF 2026 di Bandung Bakal Tampilkan Deretan Kolaborasi Ekslusif

Jangan Lewatkan, TPJF 2026 di Bandung Bakal Tampilkan Deretan Kolaborasi Ekslusif

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 12:44 WIB

Masih Dikepung Kabut Asap, Pekanbaru Terapkan Sekolah Tatap Muka Terbatas

Masih Dikepung Kabut Asap, Pekanbaru Terapkan Sekolah Tatap Muka Terbatas

Riau | Selasa, 15 September 2026 | 12:44 WIB

×