Jokowi Disebut Semakin Terlihat Otoriter, BEM SI: Saatnya Galang Perlawanan Rakyat!

Rabu, 30 Juni 2021 | 18:49 WIB
Jokowi Disebut Semakin Terlihat Otoriter, BEM SI: Saatnya Galang Perlawanan Rakyat!
BEM UI Kritik Jokowi 'The King of Lip Service'. (Instagram/@bemui_official)

Suara.com - Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menyerukan konsolidasi nasional setelah adanya pembungkaman terhadap BEM Universitas Indonesia (UI) yang melayangkan kritik terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Meskipun Jokowi sempat menyatakan rindu didemo, namun pada realitasnya masyarakat justru dibungkam ketika hendak menyampaikan aspirasinya.

Koordinator Pusat BEM SI 2021, Wahyu Suryono Pratama, menilai kalau Jokowi semakin menunjukkan sikap soft otoritariannya. Padahal di samping itu, indeks demokrasi Indonesia semakin anjlok setiap harinya.

Wahyu menuturkan, setidaknya Jokowi bisa tampil untuk memberikan jawaban semisal memberikan contoh berdemokrasi yang ideal, baik dan benar di mana rakyat diberikan kedaulatannya untuk berekspresi, berpendapat dan menyampaikan kritik terhadap kebijakan pemerintah.

"Namun ekpetasi dan realita jauh berbeda, Pak Jokowi semakin menunjukkan sikap soft otoritariannya," kata Wahyu dalam keterangan tertulisnya, Rabu (30/6/2021).

Karena sikapnya itu, Wahyu pun semakin yakin mengapa Jokowi diberikan gelar King of Lips Service seperti yang disampaikan BEM UI sebelumnya. Hal itu dikarenakan Wahyu ingat ketika Jokowi pernah mengaku rindu didemo oleh masyarakat.

"Tapi fakta di lapangan sangat jauh berbeda jika kita melihat bahwa masih ada beberapa aktivis mahasiswa yang sampai saat ini banyak direpresi dan ditahan karena melakukan aksi penolakan terhadap regulasi yang tidak di inginkan oleh rakyat," tegasnya.

Wahyu juga menilai kalau sudah saatnya Jokowi bisa membuktikan kata-katanya yakni siap dikritik dan segera merealisasikan semua janji-janji politiknya.

"Bukan justru berdrama di tengah buntunya berbagai persoalan, pembungkamanan dimana mana ketika rakyat menyampaikan pendapat," tuturnya.

Baca Juga: Dituding Pro FPI hingga Dijuluki Asuhan Cikeas, Ketua BEM UI Tegaskan Ini

Bersamaan dengan itu, BEM SI memperingatkan bahwa sudah saatnya menggalang kekuatan karena Indonesia tengah darurat demokrasi.

"Sudah saatnya nyalakan tanda bahaya, darurat demokrasi segera galang kekuatan kembali. Negara sedang gawat, saatnya galang perlawanan rakyat!."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI