Luhut Laporan ke Jokowi: Ada Kritis di Sana-Sini, Tapi Semua Terkendali Pak Presiden

Agung Sandy Lesmana, Ria Rizki Nirmala Sari

Senin, 05 Juli 2021 | 13:41 WIB
Luhut Laporan ke Jokowi: Ada Kritis di Sana-Sini, Tapi Semua Terkendali Pak Presiden
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/wsj/aa.

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan yang juga Koordinator PPKM Darurat Jawa-Bali melaporkan situasi penanganan Covid-19 kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi pada Minggu (4/7/2021) malam. Ia menyampaikan bahwa situasi dapat terkendali meskipun masih ada yang kritis. 

"Bisa saya sampaikan kepada anda semua jawaban kepada presiden tadi malam, semua masih terkendali pak presiden, ada kritis di sana, di sini, yes, tapi semua dapat diatasi," kata Luhut dalam konferensi pers yang disiarkan melalui YouTube Kementerian Kesehatan RI, Senin (5/7/2021). 

Ia mengklaim kalau tim penanganan Covid-19 mulai pusat hingga ke daerah sudah bekerja cukup bagus meskipun tidak sempurna karena pasti akan ada masalah yang muncul. Luhut meyakini kalau seluruh pihak bisa kompak maka masalah kasus Covid-19 yang terus naik bisa teratasi. 

Luhut juga berpesan kepada masyarakat untuk tidak perlu panik ataupun meributkan persoalan Covid-19 saat ini. Luhut berjanji kalau memang kondisinya memasuki fase genting, akan disampaikan kepada publik. 

"Kalau ada yang sangat luar biasa pasti saya akan beritahu, itu tanggungjawab moral saya," tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Luhut menyampaikan kalau pemerintah tengah berupaya untuk menyelesaikan satu persatu masalah terkait Covid-19. Mulai dari ketersediaan rumah sakit hingga oksigen.

Luhut mengaku sudah menerima banyak laporan terutama dari Jakarta dan Jogjakarta terkait kelangkaan oksigen. Ia menegaskan kalau masalah tersebut sudah terselesaikan. 

Dirinya melihat sempat ada distribusi pasokan oksigen yang tersendat disaat permintaan oksigen meningkat 3 hingga 4 kali. Namun saat ini pemerintah mengupayakan supaya fasilitas kesehatan terus mendapatkan pasokan oksigen dari 5 produsen.

"Memang ada kekurangan tapi sekarang dengan pengaturan 5 produsen oksigen kita minta 100 persen dikasihkan ke masalah kesehatan," ujarnya. 

baca juga

Terlebih saat ini pemerintah sudah menerima sumbangan oksigen dari sejumlah pihak. Pun untuk mengurangi kelangkaan oksigen, pemerintah berusaha untuk mengimpornya. 

"Jadi tentang oksigen ya memang di beberapa tempat ada yang kurang tapi segera kita atasi dan malah kita sudah ada yang mengimpor saya kira sekarang on going."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ingat! Dengar Kata Luhut: Warga Jangan Panik, Masalah Oksigen Mulai Teratasi

Ingat! Dengar Kata Luhut: Warga Jangan Panik, Masalah Oksigen Mulai Teratasi

News | Senin, 05 Juli 2021 | 13:07 WIB

Luhut: Benar Sekali Pasien Covid-19 Meningkat Lampaui Batas Kapasitas Rumah Sakit

Luhut: Benar Sekali Pasien Covid-19 Meningkat Lampaui Batas Kapasitas Rumah Sakit

News | Senin, 05 Juli 2021 | 11:18 WIB

Sapi Peternak Agam Terpilih Jadi Hewan Kurban Presiden Jokowi untuk Warga Sumbar

Sapi Peternak Agam Terpilih Jadi Hewan Kurban Presiden Jokowi untuk Warga Sumbar

Sumbar | Senin, 05 Juli 2021 | 08:10 WIB

Habis King of Lip Service, Jokowi Punya Julukan Baru Bapak Oligarki Indonesia

Habis King of Lip Service, Jokowi Punya Julukan Baru Bapak Oligarki Indonesia

Kalbar | Senin, 05 Juli 2021 | 07:40 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×