Luhut: Benar Sekali Pasien Covid-19 Meningkat Lampaui Batas Kapasitas Rumah Sakit

Agung Sandy Lesmana, Ria Rizki Nirmala Sari

Senin, 05 Juli 2021 | 11:18 WIB
Luhut: Benar Sekali Pasien Covid-19 Meningkat Lampaui Batas Kapasitas Rumah Sakit
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan yang juga Koordinator PPKM Darurat Jawa-Bali. (Youtube)

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan yang juga Koordinator PPKM Darurat Jawa-Bali mengakui kalau jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di DKI Jakarta serta beberapa daerah di Pulau Jawa meningkat tajam. Itu berimbas kepada jumlah pasien sudah mencapai batas kapasitas di rumah sakit

Luhut menilai bahwa kalau memang ditata dengan baik, seharusnya jumlah tempat tidur di rumah sakit bukan menjadi masalah ketika angka pasien Covid-19 terus bertambah. Namun pada kenyataannya, jumlah pasien terus meningkat disaat kemampuan rumah sakit pun ada limitnya. 

"Saat ini benar sekali Covid-19 yang masuk RS di DKI Jakarta dan beberapa daerah di pulau Jawa meningkat tajam dan sudah mencapai batas kapasitas rumah sakit," kata Luhut dalam konferensi pers yang disiarkan YouTube Kementerian Kesehatan RI secara virtual, Senin (5/7/2021).

Luhut mengatakan kalau kasus Covid-19 akan terus naik pada beberapa hari ke depan atau diprediksi hingga 14 Juli 2021. Karena itu pemerintah sudah melakukan langkah-langkah seperti mendorong rumah sakit untuk melakukan konvers tempat tidur. 

"Agar 30-40 persen tersedia untuk perawatan pasien Covid-19," ujarnya. 

Kemudian saat ini pemerintah melalui Kementerian Kesehatan tengah mengupayakan agar pasien positif Covid-19 tidak bergejala atau gejala ringan bisa menjalankan isolasi di rumah. 

Kemenkes sudah menggandeng 11 platform digital di sektor kesehatan untuk memberikan pelayanan bagi masyarakat yang tengah menjalani pemulihan di rumah. Itu dilakukan sebagai upaya memfokuskan rumah sakit hanya merawat pasien-pasien yang bergejala sedang, berat hingga kritis. 

Nantinya, pasien positif Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri di rumah bisa menghubungi 11 platform telemedicine yang bekerja sama dengan Kemenkes untuk mendapatkan konsultasi dan obat secara gratis. Layanan tersebut baru akan diuji coba di DKI Jakarta pada Selasa (6/7/2021). 

"Sehingga akan mengurangi pressure ke rumah sakit, jadi RS hanya buat orang yang betul-betul sangat membutuhkan yang lain bisa dilakukan dengan isolasi mandiri dengan tadi telemedicine dengan kriteria yang jelas."

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pimpin PPKM Darurat, Luhut Binsar Panjaitan Dijuluki Penguasa Pelindung Alam

Pimpin PPKM Darurat, Luhut Binsar Panjaitan Dijuluki Penguasa Pelindung Alam

Jawa Tengah | Sabtu, 03 Juli 2021 | 17:57 WIB

Menteri Luhut Sebut Hingga Dua Minggu ke Depan Kasus Covid-19 di Tanah Air Terus Naik

Menteri Luhut Sebut Hingga Dua Minggu ke Depan Kasus Covid-19 di Tanah Air Terus Naik

Kaltim | Sabtu, 03 Juli 2021 | 17:35 WIB

Jangan Bikin ulah di Tengah PPKM Darurat! Luhut: Ngurus Oksigen Saja Bikin Pusing

Jangan Bikin ulah di Tengah PPKM Darurat! Luhut: Ngurus Oksigen Saja Bikin Pusing

News | Sabtu, 03 Juli 2021 | 17:22 WIB

Luhut Prediksi Kasus Covid-19 Akan Merangkak Naik Masa PPKM Darurat

Luhut Prediksi Kasus Covid-19 Akan Merangkak Naik Masa PPKM Darurat

News | Sabtu, 03 Juli 2021 | 16:48 WIB

Terkini

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi

Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:23 WIB

Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!

Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:20 WIB

Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura

Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:05 WIB

Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!

Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 21:44 WIB

Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan

Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 21:35 WIB

Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?

Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:59 WIB

Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka

Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:54 WIB

Kader PSI Kalsel Desak Jokowi Segera Dilantik Jadi Ketua Dewan Pembina, Begini Respons Kaesang

Kader PSI Kalsel Desak Jokowi Segera Dilantik Jadi Ketua Dewan Pembina, Begini Respons Kaesang

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:44 WIB

Duet 'Indonesia Emas 2045' dan 'India Maju 2047', PM Narendra Modi: Kita Mitra Alami

Duet 'Indonesia Emas 2045' dan 'India Maju 2047', PM Narendra Modi: Kita Mitra Alami

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 19:35 WIB

×