Luhut Lapor Jokowi soal PPKM, Fadli Zon: Asal Bapak Senang untuk Hibur Presiden

Reza Gunadha, Aprilo Ade Wismoyo

Selasa, 06 Juli 2021 | 08:54 WIB
Luhut Lapor Jokowi soal PPKM, Fadli Zon: Asal Bapak Senang untuk Hibur Presiden
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/wsj/aa.

Suara.com - PPKM darurat Jawa-Bali yang diberlakukan mulai tanggal 3 Juli lalu sudah memasuki hari ke-4, pada hari ini Selasa (6/7/2021).

Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan pun disebut sudah melaporkan jalannya PPKM tersebut kepada Presiden Jokowi.

Hal ini lantas memancing komentar dari anggota DPR Fraksi Partai Gerindra, Fadli Zon.

Lewat sebuah cuitan yang ia unggah di akun Twitternya, Fadli menyinggung soal 'Asal Bapak Senang' atau (ABS). Ia menyebut hal itu sebagai orkes lama yang dipakai hanya untuk menyenangkan presiden.

Menurut Fadli Zon, 'orkes' tersebut kini dimainkan kembali dan dipimpin oleh dirigen yang berbeda.

"Asal Bapak Senang (ABS) adalah orkes lama untukk menghibur Presiden. Kini dimainkan lagi dengan dirigen/konduktor yang berbeda," tulis Fadli Zon dalam cuitannya, seperti dikutip suara.com, Selasa (6/7/2021).

"Itulah kenapa saya usulkan Presiden langsung yang harusnya pimpin penanganan Covid 19 dalam situasi darurat ini," lanjutnya.

Dalam cuitannya, Fadli Zon juga menyertakan sebuah artikel berita tentang laporan Luhut kepda Presiden Jokowi. Disebutkan dala laporan Luhut bahwa ada krisis di sana-sini namun kerja sama tim yang baik mampu mengatasi itu semua.

Cuitan Fadli Zon soal 'Asal Bapak Senang' (twitter)
Cuitan Fadli Zon soal 'Asal Bapak Senang' (twitter)

Sebelumnya Fadli Zon juga pernah membuat cuitan tentang penanganan Covid-19 di Indonesia. Saat itu, Fadli menyarankan agar Indonesia menerima bantuan global dalam menangani pandemi.

baca juga

Fadli menyebut negara sudah tak mampu menyelamatkan nyawa rakyat karena banyak rumah sakit yang tak berdaya.

"Sebaiknya segera ada intervensi dan pertolongan global untuk Indonesia. Negara sudahh tak mampu menyelamatkan nyawa rakyat," tulis Fadli Zon.

"Rumah sakit tak berdaya melayani pasien, oksigen langka, vitamin sulit didapat. Utang pada RS belum dibayar. Banyak orang berjibaku sendiri menyelamatkan diri. P @jokowi?" sambung Fadli Zon.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Tak Pakai Masker dan Debat Petugas, Remaja di Tangsel Ngaku Ponakan Jenderal

Viral Tak Pakai Masker dan Debat Petugas, Remaja di Tangsel Ngaku Ponakan Jenderal

Jakarta | Selasa, 06 Juli 2021 | 06:30 WIB

Geger Puluhan TKA China Masuk Indonesia Tak Kantongi Izin Kerja, Begini Kata Imigrasi

Geger Puluhan TKA China Masuk Indonesia Tak Kantongi Izin Kerja, Begini Kata Imigrasi

Kaltim | Selasa, 06 Juli 2021 | 05:52 WIB

Polri Sebar Intel, Cari Penimbun Obat dan Tabung Oksigen

Polri Sebar Intel, Cari Penimbun Obat dan Tabung Oksigen

News | Selasa, 06 Juli 2021 | 05:48 WIB

Luhut Ancam Razia Penjual Obat Covid-19 dengan Harga Tak Wajar

Luhut Ancam Razia Penjual Obat Covid-19 dengan Harga Tak Wajar

News | Selasa, 06 Juli 2021 | 05:27 WIB

Curhat Aurelya Ratamchia Dewanda yang Lagu Perdananya Dirilis Saat PPKM Darurat

Curhat Aurelya Ratamchia Dewanda yang Lagu Perdananya Dirilis Saat PPKM Darurat

Sumbar | Selasa, 06 Juli 2021 | 06:10 WIB

Ayo Mau Lari ke Mana? Polisi Jaga Ketat Jalur Tikus Jabodetabek Selama PPKM Darurat

Ayo Mau Lari ke Mana? Polisi Jaga Ketat Jalur Tikus Jabodetabek Selama PPKM Darurat

Bekaci | Selasa, 06 Juli 2021 | 06:30 WIB

Terkini

Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan Usai Penggeledahan Ponpes, Polri Periksa Tiga Pejabat Lain

Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan Usai Penggeledahan Ponpes, Polri Periksa Tiga Pejabat Lain

Jawa Tengah | Senin, 02 November 2026 | 18:46 WIB

Longsor Rusak Pagar dan Plengsengan SDN 2 Pandean Trenggalek

Longsor Rusak Pagar dan Plengsengan SDN 2 Pandean Trenggalek

Jatim | Senin, 02 November 2026 | 18:45 WIB

Ulasan Stock Struck: Saat Pemula Nekat Main Saham dan Berujung Kena Mental

Ulasan Stock Struck: Saat Pemula Nekat Main Saham dan Berujung Kena Mental

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 18:45 WIB

Pupuk Indonesia Bidik Investasi Rp10 Triliun untuk Pengembangan Ammonia Hub di Batam

Pupuk Indonesia Bidik Investasi Rp10 Triliun untuk Pengembangan Ammonia Hub di Batam

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 18:44 WIB

Singapura Bisa Gelap Gulitas, Bahlil Batalkan Rencana Ekspor Listrik

Singapura Bisa Gelap Gulitas, Bahlil Batalkan Rencana Ekspor Listrik

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 18:44 WIB

Apakah Face Tonic dan Toner Bisa Dipakai Bersamaan? Ini Cara Pakai yang Benar

Apakah Face Tonic dan Toner Bisa Dipakai Bersamaan? Ini Cara Pakai yang Benar

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 18:42 WIB

Ratusan Museum dan Aset Budaya Direvitalisasi Sepanjang 2026

Ratusan Museum dan Aset Budaya Direvitalisasi Sepanjang 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 18:42 WIB

Riset Terbaru Ungkap Perilaku Unik Konsumen Mobil Kelas Menengah Atas

Riset Terbaru Ungkap Perilaku Unik Konsumen Mobil Kelas Menengah Atas

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 18:40 WIB

Fauzi Bowo: Tata Ruang Tak Boleh Tersekat Masa Jabatan 5 Tahunan

Fauzi Bowo: Tata Ruang Tak Boleh Tersekat Masa Jabatan 5 Tahunan

News | Senin, 02 November 2026 | 18:39 WIB

Respons Polemik Pajak Pembalut 11 Persen, MenPPPA: Tunggu, Semoga Ada Kabar Menggembirakan

Respons Polemik Pajak Pembalut 11 Persen, MenPPPA: Tunggu, Semoga Ada Kabar Menggembirakan

News | Senin, 02 November 2026 | 18:38 WIB

×