Makin Parah! 113 Pegawai Terpapar Corona, KPK Ubah Total Sistem Kerja

Bangun Santoso | Welly Hidayat | Suara.com

Selasa, 06 Juli 2021 | 09:07 WIB
Makin Parah! 113 Pegawai Terpapar Corona, KPK Ubah Total Sistem Kerja
Ketua KPK Firli Bahuri (kedua dari kiri) saat memperkenalkan dua jubir khusus ke awak media. (Suara.com/Welly Hidayat).

Suara.com - Jumlah pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang terpapar covid-19 kini bertambah menjadi 113 orang dari sejumlah kedeputian. Data sebelumnya hanya 35 pegawai KPK di bidang Penindakan yang dinyatakan positif virus corona.

"Saat ini pegawai yang terkonfirmasi positif lebih dari 113 pegawai tersebar di kesekjenan, kedeputian dan tidak (ada) satuan kerja yang benar-benar bebas dan steril dari rentan covid," kata Ketua KPK Firli Bahuri dalam keterangannya, Selasa (6/7/2021).

Firli menyebut, penyebaran Covid-19 saat ini cukup tinggi, membuat kinerja KPK terkena imbasnya. Apalagi, KPK kini harus mengatur ulang tata kerja di seluruh unit.

"Kami terpaksa mengatur tata cara kerja dan mekanisme kerja di seluruh unit kerja baik di bidang pendidikan masyarakat , pencegahan dan monitoring, serta bidang penindakan," jelas Firli.

Adapun langkah yang dilakukan dalam jam kerja dan mekanisme kerja di masing-masing kedeputian harus tetap mengedepankan pekerjaan yang sangat prioritas.

"Pekerjaan yang sangat prioritas tidak bisa ditunda, prioritas tapi bisa diatur waktu penyelesaian dan rutin ataupun bisa dijadwal lebih lanjut," katanya lagi.

Meski begitu, kata Firli, lembaga antirasuah tetap mengutamakan keselamatan pegawai KPK. Agar, tidak lagi bertambah penyebaran covid-19 dilingkungan KPK.

"Prinsipnya, kami tidak mengenyampingkan keselamatan pegawai. Tidak menambah pegawai terpapar Covid-19 juga merupakan prestasi dalam segi keselamatan jiwa dan itu hukum tertinggi," imbuh Firli.

Sebelumnya, Wakil Pimpinan KPK Nurul Ghufron juga telah dimyatakan positif covid-19. Ghufron kini juga menjalani isolasi mandiri di rumah.

KPK pun kini sudah memberlakukan Pegawai KPK Bekerja Dari Rumah (BDR) sebanyak 75 persen. Sedangkan, Bekerja Dari Kantor (BDK) sebanyak 25 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Pandang Bulu! Ratusan Pegawai KPK Diserang Virus COVID-19

Tak Pandang Bulu! Ratusan Pegawai KPK Diserang Virus COVID-19

Kalbar | Selasa, 06 Juli 2021 | 08:48 WIB

Ada PPKM Darurat, KPK Tunda Program PAKU Integritas di Kemenkeu

Ada PPKM Darurat, KPK Tunda Program PAKU Integritas di Kemenkeu

News | Senin, 05 Juli 2021 | 15:36 WIB

Terapkan 25 Persen Bekerja dari Kantor, Pimpinan KPK Ngantor 3 Hari dalam Sepekan

Terapkan 25 Persen Bekerja dari Kantor, Pimpinan KPK Ngantor 3 Hari dalam Sepekan

News | Senin, 05 Juli 2021 | 12:24 WIB

Korupsi Merajalela, Masyarakat Teraniaya

Korupsi Merajalela, Masyarakat Teraniaya

Your Say | Senin, 05 Juli 2021 | 08:43 WIB

Indonesia Tidak Pernah Lepas dari Kata Korupsi

Indonesia Tidak Pernah Lepas dari Kata Korupsi

Your Say | Senin, 05 Juli 2021 | 07:18 WIB

Strategi dan Upaya KPK dalam Memerangi Korupsi di Indonesia

Strategi dan Upaya KPK dalam Memerangi Korupsi di Indonesia

Your Say | Minggu, 04 Juli 2021 | 14:59 WIB

Kasus Suap Wali Kota Tanjung Balai, PN Medan Bentuk Tim Majelis Hakim

Kasus Suap Wali Kota Tanjung Balai, PN Medan Bentuk Tim Majelis Hakim

Sumut | Sabtu, 03 Juli 2021 | 11:35 WIB

Terkini

Prabowo Dorong Kampus Turun Tangan, Jadi 'Asisten' Pemda Tangani Masalah Daerah lewat Program ASRI

Prabowo Dorong Kampus Turun Tangan, Jadi 'Asisten' Pemda Tangani Masalah Daerah lewat Program ASRI

News | Senin, 04 Mei 2026 | 20:56 WIB

Mendagri Saksikan Penandatanganan Kerja Sama Danantara-Pemprov DKI Jakarta Percepat Pembangunan PSEL

Mendagri Saksikan Penandatanganan Kerja Sama Danantara-Pemprov DKI Jakarta Percepat Pembangunan PSEL

News | Senin, 04 Mei 2026 | 20:40 WIB

Masih Bekerja Tapi Ingin Cairkan JHT? Ini Syarat Berkas Pencairan BPJS Ketenagakerjaan

Masih Bekerja Tapi Ingin Cairkan JHT? Ini Syarat Berkas Pencairan BPJS Ketenagakerjaan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 20:39 WIB

Sejumlah Wilayah Jakarta Dikepung Banjir Buntut Hujan Deras yang Mengguyur Sejak Sore Hari

Sejumlah Wilayah Jakarta Dikepung Banjir Buntut Hujan Deras yang Mengguyur Sejak Sore Hari

News | Senin, 04 Mei 2026 | 19:58 WIB

DKBN Batal Dibentuk, Pemerintah Bentuk Satgas PHK Dipimpin Menteri Senior

DKBN Batal Dibentuk, Pemerintah Bentuk Satgas PHK Dipimpin Menteri Senior

News | Senin, 04 Mei 2026 | 19:35 WIB

Viral Buruh Teriak Tidak Soal Makan Bergizi Gratis, Ini Penjelasan Lengkap KSPSI

Viral Buruh Teriak Tidak Soal Makan Bergizi Gratis, Ini Penjelasan Lengkap KSPSI

News | Senin, 04 Mei 2026 | 19:31 WIB

Jakarta Darurat Sampah: Pemprov DKI Percepat Pembangunan PSEL untuk Kurangi Beban Bantargebang

Jakarta Darurat Sampah: Pemprov DKI Percepat Pembangunan PSEL untuk Kurangi Beban Bantargebang

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:58 WIB

Jakarta Selatan Mulai Tergenang Banjir, Layanan Transjakarta Pangkas Rute

Jakarta Selatan Mulai Tergenang Banjir, Layanan Transjakarta Pangkas Rute

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:42 WIB

Siap Lawan Sikap Rasis, Habib Rizieq Ingatkan Prabowo Yaman Bukan Musuh

Siap Lawan Sikap Rasis, Habib Rizieq Ingatkan Prabowo Yaman Bukan Musuh

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:30 WIB

Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran

Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:30 WIB