Pesawat AN-26 Rusia Hilang Kontak, Ada Kepala Daerah di Dalamnya

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Selasa, 06 Juli 2021 | 16:22 WIB
Pesawat AN-26 Rusia Hilang Kontak, Ada Kepala Daerah di Dalamnya
Ilustrasi Pesawat dalam Badai (pixabay/Finmiki)

Suara.com - Pihak berwenang Rusia kehilangan kontak dengan pesawat AN-26 yang membawa 29 orang di dalamnya di wilayah Kamchatka, termasuk seorang kepala daerah.

Menyadur Anadolu Agency Selasa (6/7/2021) pesawat Kamchatka Aviation Enterprise sedang dalam perjalanan ke Palana dari kota Petropavlovsk-Kamchatsky.

Kantor berita Interfax, RIA dan TASS mengutip pejabat setempat melaporkan pada hari Selasa bahwa pesawat hilang kontak dengan pihak berwenang setelah terbang 10 km dari Palana.

Pihak perusahaan pesawat juga mengkonfirmasi bahwa mereka kehilangan kontak dengan kru. Mereka menambahkan bahwa upaya sedang dilakukan untuk mengungkap penyebabnya.

Valentina Glazova, juru bicara kantor kejaksaan transportasi setempat juga mengatakan upaya pencarian dan penyelamatan sedang berlangsung.

"Yang diketahui saat ini adalah komunikasi dengan pesawat terputus dan tidak mendarat," kata Glazova kepada kantor berita AFP.

Laporan awal menunjukkan bahwa pesawat tidak merespon panggilan terjadwal ketika berada 10 kilometer dari bandara Palana, tambahnya.

Menurut Kantor Kejaksaan, ada enam anggota awak dan 23 penumpang di dalamnya, kebanyakan dari mereka adalah penduduk Palana.

Salah satu penumpang yang ada di dalam pesawat tersebut adalah kepala daerah Palana, Olga Mokhireva. Beberapa pejabat daerah juga ikut di dalamnya.

baca juga

Badan Transportasi Federal Rusia (Rosaviation) mengatakan pesawat itu terbang dalam kondisi cuaca nuruk, yang mungkin menyebabkan kecelakaan. Pihak berwenang juga menduga adanya kesalahan piloting.

Pesawat AN-26 yang hilang kontak tersebut mulai mengudara pada tahun 1982 dan dijadwalkan akan pensiun pada 30 Agustus 2021.

Pihak berwenang menugaskan dua helikopter dan sebuah pesawat untuk mencari pesawat yang hilang tersebut bersama dengan tim penyelamat lain.

Rumah sakit Palana juga sudah disiagakan untuk menampung korban.

Perdana Menteri Rusia Mikhail Mishustin memerintahkan pembentukan komisi khusus untuk menangani insiden tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngeri! Gereja Ortodoks Ini Fatwakan Penolak Vaksin Covid-19 Sebagai Pendosa

Ngeri! Gereja Ortodoks Ini Fatwakan Penolak Vaksin Covid-19 Sebagai Pendosa

News | Selasa, 06 Juli 2021 | 12:49 WIB

Guatemala Desak Rusia Kembalikan Uang karena Vaksin Tak Kunjung Dikirim

Guatemala Desak Rusia Kembalikan Uang karena Vaksin Tak Kunjung Dikirim

News | Kamis, 01 Juli 2021 | 09:10 WIB

Mengenal Natalya Nemchinova, Suporter Cantik Rusia yang Dituding Jadi Artis Film Dewasa

Mengenal Natalya Nemchinova, Suporter Cantik Rusia yang Dituding Jadi Artis Film Dewasa

Bola | Minggu, 27 Juni 2021 | 10:10 WIB

Terkini

Prabowo: Tak Boleh Ada Daerah Tertinggal karena Jalan Rusak dan Akses Terbatas

Prabowo: Tak Boleh Ada Daerah Tertinggal karena Jalan Rusak dan Akses Terbatas

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:48 WIB

Istana Monitor Dugaan Suap Pengurus BEM UBK Usai Demo dan Bertemu Wapres

Istana Monitor Dugaan Suap Pengurus BEM UBK Usai Demo dan Bertemu Wapres

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:45 WIB

Hak Hidup Dirampas! Kemenham: Penyekapan Perempuan 3 Tahun di Bandung Pelanggaran HAM Serius

Hak Hidup Dirampas! Kemenham: Penyekapan Perempuan 3 Tahun di Bandung Pelanggaran HAM Serius

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:33 WIB

Terungkap di Forum Mahasiswa, Begini Kronologi Terbongkarnya Kasus Dugaan Suap BEM UBK

Terungkap di Forum Mahasiswa, Begini Kronologi Terbongkarnya Kasus Dugaan Suap BEM UBK

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:25 WIB

Kim Jong Un Ketar-ketir Tahu Kapal Selam Nuklir Korea Selatan: Korut Harus Tambah Senjata!

Kim Jong Un Ketar-ketir Tahu Kapal Selam Nuklir Korea Selatan: Korut Harus Tambah Senjata!

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:08 WIB

Rp20 Juta Dibagi Tujuh Orang, Ini Rincian Aliran Dana Suap yang Guncang BEM UBK

Rp20 Juta Dibagi Tujuh Orang, Ini Rincian Aliran Dana Suap yang Guncang BEM UBK

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

Konflik PT Mayawana Disorot: Kuburan Digusur, Warga Dipidana, Rantai Pasok APRIL Group Dipertanyakan

Konflik PT Mayawana Disorot: Kuburan Digusur, Warga Dipidana, Rantai Pasok APRIL Group Dipertanyakan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

Bom Molotov di Koja Dipicu Cemburu, Ibu Bonceng Anak Jadi Korban Salah Sasaran

Bom Molotov di Koja Dipicu Cemburu, Ibu Bonceng Anak Jadi Korban Salah Sasaran

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:59 WIB

Mikroplastik dan Ledaka Alga Berbahaya: Bagaimana Polusi Plastik Ganggu Keseimbangan Ekosistem

Mikroplastik dan Ledaka Alga Berbahaya: Bagaimana Polusi Plastik Ganggu Keseimbangan Ekosistem

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:58 WIB

Greenpeace Cs Sorot APRIL Group, Sebut Pemasok Barunya Perusak Hutan

Greenpeace Cs Sorot APRIL Group, Sebut Pemasok Barunya Perusak Hutan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:55 WIB