Perayaan Hari Kemerdekaan AS: 150 Orang Tewas dalam 400 Aksi Penembakan

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Selasa, 06 Juli 2021 | 18:46 WIB
Perayaan Hari Kemerdekaan AS: 150 Orang Tewas dalam 400 Aksi Penembakan
Ilustrasi garis polisi. (Shutterstocks)

Suara.com - Sekitar 150 orang tewas dalam kekerasan bersenjata dari 400 aksi penembakan yang terjadi di seluruh Amerika dalam perayaan hari kemerdekaan AS selama akhir pekan 'Empat Juli'.

Menyadur CNN Selasa (06/07) lonjakan kejahatan terjadi di kota-kota besar. Di New York, kekerasan bersenjata meningkat dengan 26 korban dari 21 penembakan sejak Jumat hingga Minggu.

Angka ini lebih kecil dari periode yang sama tahun lalu ketika 30 orang tertembak dalam 25 penembakan, kata departemen Kepolisian New York.

Di Chicago, 83 orang ditembak dan 14 orang tewas dalam penembakan dari Jumat pukul 18:00 hingga Senin pagi. Aksi ini melukai 2 orang gadis kecil masing-masing berumur 5 dan 6 tahun.

Di pinggiran kota Atlanta, pemain golf profesional Gene Siller ditembak di sebuah club pada hari Sabtu,dan polisi masih mengejar pelaku.

Ilustrasi Kembang Api (pexels.com/Marc Schulte)
Ilustrasi kembang api saat perayaan hari kemerdekaan AS. (pexels.com/Marc Schulte)

Siller, 41, ditemukan tidak sadarkan diri dengan luka tembak di kepala dan dinyatakan meninggal di tempat kejadian, kata polisi. Dua korban tembakan lainnya juga ditemukan di lapangan.

Sementara itu, 8 orang terluka Minggu pagi dalam penembakan di dekat tempat cuci mobil di Fort Worth, Texas, setelah pertengkaran antara sekelompok pria, menurut rilis berita polisi Fort Worth.

Salah satu pria pergi saat bertengkar dan kembali dengan pistol dan mulai menembak ke arah kerumunan dan beberapa orang membalas dengan tembakan, kata rilis itu.

Di Norfolk, Virginia, empat anak ditembak pada Jumat sore, termasuk seorang gadis berusia 6 tahun yang sekarang dalam kondisi stabil, seorang anak laki-laki berusia 14 tahun, seorang gadis berusia 16 tahun dan seorang anak laki-laki berusia 16 tahun.

baca juga

Di Dallas, polisi menangani dua penembakan terpisah pada 4 Juli, salah satunya melibatkan lima pria yang ditembak. Tiga dari korban dinyatakan meninggal setelah dibawa ke rumah sakit terdekat, kata polisi.

Seorang pria 61 tahun tewas dalam insiden lain setelah ditembak beberapa kali di jalan selama gangguan dan meninggal di rumah sakit setempat, menurut polisi Dallas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gus Idris Malang Jadi Tersangka Heboh Kasus Video Hoaks Penembakan Dirinya

Gus Idris Malang Jadi Tersangka Heboh Kasus Video Hoaks Penembakan Dirinya

Jatim | Selasa, 06 Juli 2021 | 15:32 WIB

KontraS: Setahun Terakhir 309 Kasus Penembakan Dilakukan Oleh Polisi

KontraS: Setahun Terakhir 309 Kasus Penembakan Dilakukan Oleh Polisi

News | Rabu, 30 Juni 2021 | 18:28 WIB

Oknum TNI Diduga Terlibat Penembakan Wartawan Media Lokal Sumut Diperiksa

Oknum TNI Diduga Terlibat Penembakan Wartawan Media Lokal Sumut Diperiksa

Sumut | Sabtu, 26 Juni 2021 | 14:01 WIB

Terkini

Pakar UGM Nilai Pelatihan Militer untuk Manajer Koperasi Salah Arah

Pakar UGM Nilai Pelatihan Militer untuk Manajer Koperasi Salah Arah

News | Senin, 29 Juni 2026 | 11:10 WIB

Korban Gempa Venezuela Tembus 1400 Jiwa, Infrastruktur Negara Lumpuh Total

Korban Gempa Venezuela Tembus 1400 Jiwa, Infrastruktur Negara Lumpuh Total

News | Senin, 29 Juni 2026 | 11:09 WIB

KPK Minta RS Polri Segera Tuntaskan Perawatan Gus Yaqut

KPK Minta RS Polri Segera Tuntaskan Perawatan Gus Yaqut

News | Senin, 29 Juni 2026 | 10:56 WIB

Roy Suryo: Penangkapan Saya Seperti Film G30S/PKI, Polisi Masuk Kamar dan Larang Mandi!

Roy Suryo: Penangkapan Saya Seperti Film G30S/PKI, Polisi Masuk Kamar dan Larang Mandi!

News | Senin, 29 Juni 2026 | 10:54 WIB

Sadis Kasus Mayat Dalam Koper di Thailand, Warga Australia Bunuh Perempuan 17 Tahun

Sadis Kasus Mayat Dalam Koper di Thailand, Warga Australia Bunuh Perempuan 17 Tahun

News | Senin, 29 Juni 2026 | 10:44 WIB

DPR Minta Kasus Judi Online Rp13,9 Triliun Tak Berhenti di Operator, Bos Besar Harus Diungkap

DPR Minta Kasus Judi Online Rp13,9 Triliun Tak Berhenti di Operator, Bos Besar Harus Diungkap

News | Senin, 29 Juni 2026 | 10:31 WIB

Roy Suryo Telat Masuk Ruang Sidang: Tadi Saya Harus Wajib Lapor Dulu di Kejaksaan Jaksel

Roy Suryo Telat Masuk Ruang Sidang: Tadi Saya Harus Wajib Lapor Dulu di Kejaksaan Jaksel

News | Senin, 29 Juni 2026 | 10:13 WIB

Gagal Sembunyi! Penyelundup 325 Kg Sabu Thailand Gunakan Chat Enkripsi Militer Ditangkap Bareskrim

Gagal Sembunyi! Penyelundup 325 Kg Sabu Thailand Gunakan Chat Enkripsi Militer Ditangkap Bareskrim

News | Senin, 29 Juni 2026 | 09:58 WIB

Ada Bukti CCTV! Korban Pencurian di Jakpus Protes Kasus Malah Dihentikan Polisi

Ada Bukti CCTV! Korban Pencurian di Jakpus Protes Kasus Malah Dihentikan Polisi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 09:21 WIB

Gugat Polisi dan Jaksa di Kasus Ijazah Jokowi! Roy Suryo Jalani Sidang Praperadilan Hari Ini

Gugat Polisi dan Jaksa di Kasus Ijazah Jokowi! Roy Suryo Jalani Sidang Praperadilan Hari Ini

News | Senin, 29 Juni 2026 | 09:02 WIB

×