Berbahaya, 96 Kabupaten dan Kota Masuk Zona Merah Covid-19

Erick Tanjung, Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 06 Juli 2021 | 20:50 WIB
Berbahaya, 96 Kabupaten dan Kota Masuk Zona Merah Covid-19
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito / Foto : Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden

Suara.com - Juru Bicara Satuan Tugas Covid-19, Wiku Adisasmito mengungkapkan sebanyak 96 kabupaten/kota di Indonesia kini masuk ke dalam zona merah Covid-19. Tingginya angka kabupaten/kota dengan zona merah tersebut didominasi oleh wilayah di Jawa dan Bali.

Meski didominasi oleh kabupaten/kota di Jawa dan Bali, Wiku mengingatkan bahwa terdapat pula 27 kabupaten/kota yang berada di luar Jawa dan Bali.

Adapun kabupaten/kota non Jawa dan Bali yang masuk ke dalam zona merah tersebut diantaranya ialah Banda Aceh dan Aceh Tengah, Kota Bengkulu, Batanghari, Kota Singkawang, Kota Pontianak, Kota Waringin Timur, Kota Palangkaraya, Kota Samarinda, Kota Balikpapan, Kota Bontang, Kota Tanjung Pinang, Kota Batam.

Kemudian Kota Bintan, Kota Bandarlampung Lampung Utara, Pringsewu, Kota Ambon, Kota Ternate, Fakfak, Kota Kendari, Konawe, Kota Bukittinggi, Padang Pariaman, Lahat, Musibanyuasin dan Kota Palembang.

"Kepada 27 kabupaten/kota ini mohon betul-betul terus perhatikan perkembangan kasus di daerah masing-masing. Segera ambil langkah penanganan yang efektif dan tepat sasaran untuk menekan penularan agar tidak meningkat seperti di Jawa dan Bali," kata Wiku dalam konferensi pers yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (6/7/2021).

Wiku juga berpesan kepada pemerintah daerahnya untuk dapat memastikan kalau fasilitas kesehatan yang ada dirasa cukup dan memadai sehingga seluruh pasien Covid-19 dapat ditangani dengan baik. Menurutnya penting untuk memberdayakan posko yang telah terbentuk di tingkat desa atau kelurahan untuk berkoordinasi dengan berbagai unsur agar penanganan bisa lebih sistematis dan terkendali dengan baik.

Sementara itu, jumlah wilayah yang masuk ke dalam zona oranye atau risiko sedang sebanyak 293 kabupaten/kota, 109 kabupaten/kota masuk ke zona kuning atau risiko rendah.

Lalu ada 15 kabupaten/kota yang dilaporkan tidak ada kasus dan 1 kabupaten/kota yang tidak terdampak penularan Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Satgas: Kasus Covid-19 di Provinsi Non Jawa-Bali Naik 61,8 Persen Dalam Sepekan

Satgas: Kasus Covid-19 di Provinsi Non Jawa-Bali Naik 61,8 Persen Dalam Sepekan

News | Selasa, 06 Juli 2021 | 19:52 WIB

Kabar Baik! Kasus Covid-19 Menurun, Kabupaten Kudus Keluar dari Zona Merah

Kabar Baik! Kasus Covid-19 Menurun, Kabupaten Kudus Keluar dari Zona Merah

Jawa Tengah | Selasa, 06 Juli 2021 | 17:24 WIB

Tingkat Kematian Tinggi, Bandar Lampung Zona Merah COVID-19

Tingkat Kematian Tinggi, Bandar Lampung Zona Merah COVID-19

Lampung | Selasa, 06 Juli 2021 | 11:56 WIB

Terkini

Janda di Labuhanbatu Dianiaya Besan Hingga Pingsan, Laporan Mandek di Meja Polisi?

Janda di Labuhanbatu Dianiaya Besan Hingga Pingsan, Laporan Mandek di Meja Polisi?

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 13:14 WIB

BRIN Minta Maaf atas Kesalahan Desain Lambang Garuda di Konten Hari Lahir Pancasila

BRIN Minta Maaf atas Kesalahan Desain Lambang Garuda di Konten Hari Lahir Pancasila

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 13:10 WIB

674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan

674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:42 WIB

Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19

Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:23 WIB

Menkes Bingung Harga Obat di RI 2-6 Kali Lebih Mahal dari Harga Pasar Global: Kita Harus Negosiasi

Menkes Bingung Harga Obat di RI 2-6 Kali Lebih Mahal dari Harga Pasar Global: Kita Harus Negosiasi

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:14 WIB

Respons PDIP Soal Keakraban Prabowo dan Megawati: Biasa Saja, Sudah Bersahabat Lama

Respons PDIP Soal Keakraban Prabowo dan Megawati: Biasa Saja, Sudah Bersahabat Lama

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:08 WIB

Papua Barat Punya Sekolah Berbasis Konservasi Pertama di Indonesia, Apa Beda dengan Sekolah Biasa?

Papua Barat Punya Sekolah Berbasis Konservasi Pertama di Indonesia, Apa Beda dengan Sekolah Biasa?

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:00 WIB

Suasana PN Jaksel Riuh! Gugatan Praperadilan Dikabulkan, Kasus Air Keras Andrie Yunus Berlanjut

Suasana PN Jaksel Riuh! Gugatan Praperadilan Dikabulkan, Kasus Air Keras Andrie Yunus Berlanjut

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 11:57 WIB

Nadiem Makarim: Chromebook Bikin Negara Hemat Triliunan, Mengapa Saya yang Dituntut?

Nadiem Makarim: Chromebook Bikin Negara Hemat Triliunan, Mengapa Saya yang Dituntut?

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 11:52 WIB

Fenomena Mas Bahlil Ganteng, Kala Kritik di Media Sosial Berbalik Jadi Keuntungan Politik

Fenomena Mas Bahlil Ganteng, Kala Kritik di Media Sosial Berbalik Jadi Keuntungan Politik

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 11:39 WIB