Tambah Kapasitas RS, Pemerintah Targetkan Konversi 40 Persen Tempat Tidur

Erick Tanjung | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Kamis, 08 Juli 2021 | 21:47 WIB
Tambah Kapasitas RS, Pemerintah Targetkan Konversi 40 Persen Tempat Tidur
Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan. (Suara.com/Ummi Hadyah Saleh)

Suara.com - Hampir seluruh rumah sakit di provinsi Jawa dan Bali terisi oleh pasien Covid-19. Karena itu, pemerintah saat ini tengah berupaya untuk mengatasi kekurangan kapasitas rumah sakit.

Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi atau Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan dalam Rapat Koordinasi Peningkatan Kapasitas Rumah Sakit secara virtual, Kamis (8/7/2021).

Luhut mengatakan bahwa pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, dan BNPB akan bekerja sama untuk mengatasi isu kekurangan rumah sakit (RS) di seluruh provinsi dengan meningkatkan kapasitas.

"Teman-teman dari Polri dan Kodam juga akan memantau kegiatan masyarakat untuk memperlambat laju kenaikan kasus,” kata Luhut dalam keterangan yang disampaikan Humas Kemenko Marves, Kamis (8/8/2021).

Setelah itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memaparkan kalau rumah sakit yang berada di hampir seluruh provinsi di Jawa dan Bali sudah penuh terisi. Karena itu pemerintah mesti melakukan penambahan kapasitas ICU ataupun ruang isolasi.

"Ini mencakup konversi tempat tidur, penambahan alat, dan tenaga kesehatan," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Luhut mengungkapkan kalau angka kasus positif Covid-19 akan terus merangkak naik. Kendati demikian, ia berharap penurunan bisa terjadi pada 15-17 Juli 2021.

"Kami juga masih berpacu dengan kecepatan mutasi dari varian Delta ini,” tuturnya.

Lanjut Budi menjelaskan, saat ini jumlah tempat tidur secara nasional itu ada sebanyak 406.253 ranjang. Pada jumlah itu terdapat tempat tidur untuk pasien Covid-19 yakni 111.890 atau sebanyak 28 persen.

Melihat jumlah tersebut, maka pemerintah telah menargetkan sebanyak 40 persen konversi tempat tidur di rumah sakit.

"Dengan target konversi 40 persen masih terdapat potensi secara 54.317 isolasi dan 1.459 secara intensif,” lanjutnya.

Sementara untuk sumber daya manusia (SDM), pemerintah akan mendayagunakan dokter internship sebanyak 5.418 orang, dokter pasca-internship sebanyak 4.454 orang, serta perawat yang baru lulus sebagai relawan Covid-19 sebanyak kurang lebih 100.000 orang. Mereka dikatakan Wamenkes Dante Saksono yang akan terjun membantu para nakes di lapangan.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjelaskan kalau konversi RSUD di Jakarta sudah mencapai 89 persen. Kalau dilihat dari segi jumlah, pasien sudah memenuhi lorong.

Untuk saat ini saja, kasus aktif Covid-19 di Jakarta hampir menyentuh 100 ribu. Itu pun diantisipasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan kembali naik hingga 120 ribu dalam beberapa hari ke depan.

Antisipasi yang dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta ialah dengan menambah kebutuhan tempat tidur di ruang isolasi serta di ruang ICU.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sendirian Isolasi Mandiri, Pasien Covid-19 Ditemukan Tak Bernyawa di Ruko di Kulon Progo

Sendirian Isolasi Mandiri, Pasien Covid-19 Ditemukan Tak Bernyawa di Ruko di Kulon Progo

Jogja | Kamis, 08 Juli 2021 | 20:44 WIB

Baru 6 Bulan, Klaim Pengobatan Covid-19 Tembus Rp 17,18 Triliun

Baru 6 Bulan, Klaim Pengobatan Covid-19 Tembus Rp 17,18 Triliun

Health | Kamis, 08 Juli 2021 | 18:36 WIB

Angka Kematian Melonjak, Pemerintah Fokus Perbanyak Bed Isolasi

Angka Kematian Melonjak, Pemerintah Fokus Perbanyak Bed Isolasi

News | Kamis, 08 Juli 2021 | 18:23 WIB

Terkini

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

News | Kamis, 02 April 2026 | 23:02 WIB

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

News | Kamis, 02 April 2026 | 22:15 WIB

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:44 WIB

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:30 WIB

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:17 WIB

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:13 WIB

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:42 WIB

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:39 WIB

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:33 WIB

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:29 WIB