Array

Gudang Penyimpanan Vaksin Terbakar, Puskesmas Sumur Batu Ditutup

Jum'at, 09 Juli 2021 | 12:37 WIB
Gudang Penyimpanan Vaksin Terbakar, Puskesmas Sumur Batu Ditutup
Puskesmas Sumur Batu, Kemayoran tidak beroperasi setelah gudang penyimpanan vaksin terbakar yang letaknya di lantai dua. (Suara.com/Yaumal)

Suara.com - Kebakaran yang terjadi di Puskesmas Kemayoran Sumur Batu, Kemayoran, Jakarta Pusat membuat pelayanan kesehatan bagi warga terhenti sementara, Jumat (9/7/2021). 

Pantauan Suara.com di lokasi, kekinian gedung puskesmas tertutup rapat. Tidak aktivitas pelayanan kesehatan. Hanya ada beberapa polisi yang berjaga di depan gedung. 

Dari gedung tidak terlihat adanya tanda-tanda kebakaran, sebab api hanya membakar sekitar dua ruangan di lantai dua gedung puskesmas yang di antaranya merupakan ruangan penyimpanan vaksin Covid-19.

Kendati demikian, masih ada beberapa warga yang tetap mendatangi lokasi. Karena layanan kesehatan untuk sementara dihentikan, mereka dialihkan ke Puskesmas Kecamatan Kemayoran atau ke puskemas kelurahan terdekat. 

Di samping itu, kata salah satu petugas  untuk Puskesmas Kelurahan Sumur Batu memang  tidak melayani vaksinasi Covid-19 dan pemeriksaan Covid-19. 

Kata dia, untuk layanan pemeriksaan Covid-19 biasanya dilakukan di Puskesmas Kecamatan Kemayoran. 

Hanya kata dia, salah satu ruangan yang terbakar merupakan gudang penyimpanan vaksin, namun dia enggan menjelaskan terkait dugaan adanya vaksin Covid-19 yang turut terbakar. 

Petugas damkar saat berupaya memadamkan kebakaran di Puskesmas Sumur Batu, Kemayoran. (Dok. Sudin Gulkarmat Jakpus)
Petugas damkar saat berupaya memadamkan kebakaran di Puskesmas Sumur Batu, Kemayoran. (Dok. Sudin Gulkarmat Jakpus)

1.000 Botol Vaksin Ludes Terbakar

Sebelumnya, terjadi kebakaran di Puskesmas Sumur Batu, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (8/7/2021) malam. Sejumlah peralatan medis, obat-obatan, hingga vaksin Covid-19 yang disimpan di lokasi juga ikut dilalap si jago merah. 

Baca Juga: Puskesmas Sumur Batu Diamuk Si Jago Merah, 1.000 Botol Vaksin Covid-19 Ludes Terbakar

Kepala Suku Dinas (Kasudin) Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat Asril Rizal mengatakan, fasilitas kesehatan itu memang menjadi tempat gudang penyimpanan vaksin Covid-19. 

"Iya benar, gudang Puskesmas Sumur Batu terbakar. Infonya gudang vaksin," ujar Asril saat dihubungi, Kamis (9/7/2021). 

Terpisah, Perwira Piket Sudin Gulkarmat Jakpus, Unggul Wibowo menyebutkan, ada sekitar 1.000 botol vaksin yang ludes. Namun ia tak mengetahui jenis vaksin apa yang disimpan di gudang itu. 

"Iya sudah habis jatuhnya vaksinnya. Itu vaksin macem macem, itu ada vaksin anak-anak dan vaksin orang dewasa. Di bawah 1.000 ampul," katanya. 

Awalnya, kata Unggul, api mulai membakar gudang tersebut sekitar pukul 19:53 WIB berdasarkan laporan warga. Setelah itu pihaknya langsung menerjunkan petugas dan melakukan penanganan. 

"Sekarang posisi api sudah padam dan telah dilakukan proses pendinginan pukul 20.20 WIB," tuturnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI