Pekan Ini Vaksin Moderna Tiba, Diberikan Khusus Untuk Tenaga Kesehatan

Erick Tanjung | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Jum'at, 09 Juli 2021 | 19:34 WIB
Pekan Ini Vaksin Moderna Tiba, Diberikan Khusus Untuk Tenaga Kesehatan
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. (Suara.com/Novian)

Suara.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, Indonesia akan kedatangan sebanyak 33 juta dosis vaksin pada bulan Juli ini. Sebanyak 4 juta dosis vaksin Moderna dari Amerika Serikat akan tiba pada pekan ini.

"Kami sampaikan terima kasih kepada teman-teman dari Amerika yang sudah memberikan vaksin moderna 4 juta, tahap pertama akan datang minggu ini," kata Budi dalam jumpa pers, Jumat (9/7/2021).

"Kemudian dari Jepang 2,1 juta dosis juga sudah datang dan akan lengkap Minggu ini. Dan juga COVAX dan GAVI kita akan dapat lagi 3,4 juta dosis," sambungnya.

Tak hanya itu, Budi menuturkan bahwa nantinya tenaga kesehatan akan mendapatkan vaksinasi Covid-19 dosis ketiga yakni vaksin Moderna. Hal tersebut, kata Budi, setelah dirinya berdiskusi dengan BPOM dan Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) sebagai penasehat independen.

"Sudah menyetujui vaksin ketiga akan diberikan menggunakan vaksin Moderna," tutur dia.

Lebih lanjut, mantan Wamen BUMN itu puu mengungkapkan alasan vaksinasi ketiga bagi tenaga kesehatan karena mereka paling rentan tertular Covid-19. Selain itu tenaga kesehatan merupakan garda terdepan dalam penanganan Covid-19.

"Vaksinasi ketiga hanya kita berikan kepada nakes karena tenaga kesehatan kita itu yang setiap hari bertemu dengan virus yang tinggi sekali kadarnya. Mereka harus kita lindungi mati-matian agar mereka bisa berkonsentrasi bekerja," ucapnya.

Ia berharap vaksinasi dosis ketiga bagi tenaga kesehatan sudah bisa dimulai pekan depan.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, Indonesia akan kedatangan sebanyak 33 juta dosis vaksin pada bulan Juli ini. Sebanyak 4 juta dosis vaksin Moderna dari Amerika Serikat akan tiba pada pekan ini.

"Kami sampaikan terima kasih kepada teman-teman dari Amerika yang sudah memberikan vaksin moderna 4 juta, tahap pertama akan datang minggu ini," kata Budi dalam jumpa pers, Jumat (9/7/2021).

"Kemudian dari Jepang 2,1 juta dosis juga sudah datang dan akan lengkap Minggu ini. Dan juga COVAX dan GAVI kita akan dapat lagi 3,4 juta dosis," sambungnya.

Tak hanya itu, Budi menuturkan bahwa nantinya tenaga kesehatan akan mendapatkan vaksinasi Covid-19 dosis ketiga yakni vaksin Moderna. Hal tersebut, kata Budi, setelah dirinya berdiskusi dengan BPOM dan Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) sebagai penasehat independen.

"Sudah menyetujui vaksin ketiga akan diberikan menggunakan vaksin Moderna," tutur dia.

Lebih lanjut, mantan Wamen BUMN itu puu mengungkapkan alasan vaksinasi ketiga bagi tenaga kesehatan karena mereka paling rentan tertular Covid-19. Selain itu tenaga kesehatan merupakan garda terdepan dalam penanganan Covid-19.

"Vaksinasi ketiga hanya kita berikan kepada nakes karena tenaga kesehatan kita itu yang setiap hari bertemu dengan virus yang tinggi sekali kadarnya. Mereka harus kita lindungi mati-matian agar mereka bisa berkonsentrasi bekerja," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dua Hari Lagi, Indonesia Akan Dapat 3 Juta Dosis Vaksin Moderna Dari Amerika

Dua Hari Lagi, Indonesia Akan Dapat 3 Juta Dosis Vaksin Moderna Dari Amerika

News | Jum'at, 09 Juli 2021 | 19:09 WIB

Waspada! Ini Ciri-ciri Covid-19 Varian Delta yang Wajib Diketahui

Waspada! Ini Ciri-ciri Covid-19 Varian Delta yang Wajib Diketahui

Kaltim | Jum'at, 09 Juli 2021 | 19:01 WIB

Menkes Budi Sebut Vaksinasi Dosis Ketiga untuk Nakes Dimulai Minggu Depan

Menkes Budi Sebut Vaksinasi Dosis Ketiga untuk Nakes Dimulai Minggu Depan

Health | Jum'at, 09 Juli 2021 | 18:47 WIB

Terkini

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:42 WIB

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:28 WIB

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:24 WIB

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:21 WIB

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:53 WIB

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:47 WIB

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:27 WIB

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:15 WIB

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:14 WIB

Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi

Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi

News | Jum'at, 10 April 2026 | 19:29 WIB