Viral Ibu Histeris di Bandara, Diduga Mau Hadiri Pemakaman Suami Tapi Tak Bisa Terbang

Dany Garjito, Ruth Meliana Dwi Indriani

Sabtu, 10 Juli 2021 | 10:47 WIB
Viral Ibu Histeris di Bandara, Diduga Mau Hadiri Pemakaman Suami Tapi Tak Bisa Terbang
Viral Ibu Histeris di Bandara. (TikTok)

Suara.com - Video seorang ibu yang menangis histeris dan berputar-putar di bandara menjadi viral. Ia disebutkan ingin menghadiri pemakaman suaminya namun ditolak terbang.

Video pilu itu dibagikan oleh seorang pengguna TikTok pada Kamis (9/7/2021). Hingga berita ini dibuat, video itu telah disaksikan hingga 2 juta kali dan mendapatkan lebih dari 80 ribu tanda suka.

Dalam keterangannya, pengguna akun TikTok ini menyebut peristiwa itu terjadi di bandara yang ada di Manado pada Kamis (8/7/2021) pagi.

"Kejadian pagi ini tanggal 8 Juli 2021 di bandara Sam Ratulangi Manado," tulis akun TikTok itu seperti dikutip oleh Suara.com, Jumat (9/7/2021).

Dalam video, terlihat suasana bandara dipenuhi petugas hingga penumpang yang membawa troli koper-koper. Mereka semua terlihat berhenti dari aktivitasnya dan memandang ke arah seorang ibu yang sedang berteriak-teriak di tengah bandara.

Ibu itu berteriak marah hingga suaranya serak, lalu kemudian menangis histeris. Sementara seorang petugas keamanan berusaha menenangkan sang ibu dengan menggunakan pengeras suara.

Viral Ibu Histeris di Bandara. (TikTok)
Viral Ibu Histeris di Bandara. (TikTok)

Sang ibu sendiri semakin frustasi dan kehilangan kendali. Suaranya terus meninggi dengan histeris sambil menunjuk-nunjuk petugas keamanan di bandara.

Berdasarkan keterangan video itu, sang ibu disebut tidak bisa terbang karena belum memenuhi persyaratan PPKM Darurat. Persyaratan yang dimaksud adalah belum vaksin Covid-19.

"Ibu ini gak bisa terbang hari ini karena pihak bandara tidak mengizinkan karena belum vaksin," tulis keterangan video.

baca juga

Mengenai penyebab ibu itu sampai histeris, akun ini menjelaskan penyebabnya. Ibu itu disebabkan mau menghadiri pemakaman suaminya pada hari itu sehingga merasa frustasi tidak diizinkan terbang.

"Padahal hari ini adalah pemakaman suaminya ibu ini. Yang tabah ya ibu," tulis keterangan video itu.

Video sang ibu menangis histeris di bandara itu langsung menuai beragam pendapat dari warganet. Banyak masyarakat yang mengkritik pihak bandara yang tidak membantu hingga aturan PPKM Darurat yang mewajibkan vaksin dan PCR.

"Astaga, masa gak ada solusi dari pihak bandara. Rasa perikemanusiaan sudah tidak ada. Oh Tanah Airku," komen warganet.

"Lo lo katanya di bandara disediakan vaksin gratis. Masak segitu banyak petugas gak ada yang ngasih solusi, pikirannya pada gimana sih," kritik warganet.

"Indonesia oh Indonesia. Kita yang vaksin 1 dan 2 juga harus swab dan sebagainya, terus? Hanya Tuhan yang tahu, semakin kesini semakin aneh," tulis warganet.

"Ya Allah teganya cuma gak divaksin aja segitunya," tambah yang lain.

"Ya Allah sakit banget aku mendengar jeritan ibu ini, ya Allah kuatkanlah ibu ini kasihan," doa warganet.

Kendati demikian, ada juga yang memberikan pembelaan mengenai kebijakan pemerintah itu. Apalagi, situasi kasus Covid-19 di Indonesia sedang mengganas.

"Banyak orang yang komen kalau ibu ini dipersulit tanpa melihat lonjakan kasus covid, apalagi saat ini ada varian baru yang cepat menyebar," ingat warganet.

"Orang kurang literasi lagi tantrum check. Pergi pas PPKM Darurat emang harus pakai kartu vaksin," komen yang lain.

"Mau nyalahin tapi kasihan ibu ini. Padahal sudah jelas peraturan selama ini, apalagi saat PPKM. Kalau mau terbang harus ada lampiran tujuan penerbangan," jelas warganet.

"Inilah salah satu fungsi penting vaksin. Jadi jangan salahkan pemerintah jika punya aturan ketat buat negara, kita sudah diberikan vaksin gratis," pesan warganet.

Hingga berita ini disusun, kami masih berusaha mencari konfirmasi atau klarifikasi terkait tempat dan kronologi peristiwa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Puskesmas Sumur Batu Kebakaran, Pemkot Jakpus Bantah 1.000 Vaksin Ludes

Puskesmas Sumur Batu Kebakaran, Pemkot Jakpus Bantah 1.000 Vaksin Ludes

Jakarta | Jum'at, 09 Juli 2021 | 20:48 WIB

Link Video Petugas Dishub DKI Nongkrong di Warkop, Warga: Kalau Kita Nongkrong Dibubarin

Link Video Petugas Dishub DKI Nongkrong di Warkop, Warga: Kalau Kita Nongkrong Dibubarin

News | Jum'at, 09 Juli 2021 | 20:36 WIB

Coba Tes Kebersihan Air di Kloset Hotel, Aksi Pria Ini Bikin Warganet Syok

Coba Tes Kebersihan Air di Kloset Hotel, Aksi Pria Ini Bikin Warganet Syok

Lifestyle | Jum'at, 09 Juli 2021 | 20:31 WIB

IBI Mencatat Ada 39 Bidan Gugur Terpapar Covid-19, Diduga Tertular dari Ibu Hamil

IBI Mencatat Ada 39 Bidan Gugur Terpapar Covid-19, Diduga Tertular dari Ibu Hamil

News | Jum'at, 09 Juli 2021 | 20:27 WIB

Viral Petugas Puskesmas Sibuk Karaokean, Ibu Hamil Positif Covid-19 Ditolak

Viral Petugas Puskesmas Sibuk Karaokean, Ibu Hamil Positif Covid-19 Ditolak

News | Jum'at, 09 Juli 2021 | 20:32 WIB

Warga Jogja Antusias Disuntik Vaksin Covid-19, Perlu Penambahan Tim Vaksinator

Warga Jogja Antusias Disuntik Vaksin Covid-19, Perlu Penambahan Tim Vaksinator

Jogja | Jum'at, 09 Juli 2021 | 20:25 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×