Cerita Pilu Pasien Covid-19: Berkali-kali Ditolak RS, Akhirnya Isolasi di Kontrakan

Bangun Santoso | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Senin, 12 Juli 2021 | 13:22 WIB
Cerita Pilu Pasien Covid-19: Berkali-kali Ditolak RS, Akhirnya Isolasi di Kontrakan
ILUSTRASI: Pasien COVID-19 memakai alat bantu oksigen menunggu untuk mendapatkan tempat tidur perawatan di IGD RSUD Cengkareng, Jakarta, Rabu (23/6/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Meningkatnya angka kasus Covid-19 di wilayah Jabodetabek membuat sejumlah rumah sakit dan tempat isolasi penuh. Akibatnya, warga yang terkonfirmasi positif kesulitan mendapatkan ruang isolasi maupun layanan kesehatan.

Hal itu salah satunya dialami oleh Theresia salah satu warga Jabodetabek yang sempat terpapar Covid-19. Dia terkonfirmasi positif corona sekitar 11 hari yang lalu.

Beberapa hari sejak dinyatakan positif covid, dia tiba-tiba mengalami sesak nafas. Dalam keadaan panik dan seorang diri , Theresia mencari fasilitas layanan kesehatan.

Di kawasan Jakarta Selatan dia mendatangi sebuah puskesmas, namun ditolak karena harus sesuai dengan domisili.

Dari Jakarta Selatan, dia kemudian diarahkan ke fasilitas kesehatan di kawasan Karawaci Panunggangan Barat, Tangerang Selatan, namun kembali ditolak.

“Ternyata di sana nggak bisa nampung juga karena masih bukan domisili KTP,” kata Theresia saat dihubungi Suara.com, Senin (12/7/2021).

Dalam kondisi panik dan kecewa, perempuan berusia 29 tahun itu tetap berusaha. Ia kemudian berinisiatif mendatangi salah satu rumah sakit swasta di kawasan Kelapa Dua, Depok. Namun nahas, lagi-lagi ditolak.

“Pas sampai sana pun IGD-nya sudah nggak ada, dan cuman bisa nampung kalau sesuai rujukan,” ungkapnya.

Seperti bola pingpong, dia kembali diarahkan ke salah satu rumah sakit swasta lainnya. Sesampainya di sana dalam keadaan kelelahan dia harus menunggu selama 12 jam. Hal itu pun berbuah sia-sia.

“Karena IGD penuh, jadi saya tunggu 12 jam. (Itu) tak kunjung masuk IGD,” ujar Theresia.

Akhirnya, merasa putus asa, mau tak mau dia harus menjalani isolasi mandiri di sebuah kontrakan yang dicarikan orang tuanya.

“Bokap (bapak saya) nyari tempat kontrakan buat saya isolasi mandiri sendiri. Jadi ya sudah mau tidak mua isolasi mandiri sendiri,” katanya.

Kekinian, kondisinya mulai membaik, untuk memantau perkembangannya dia dibantu seorang dokter yang merupakan teman dari orang tuanya.

Kesulitan warga Jabodetabek untuk mendapatkan layanan isolasi bukan kasus baru. Sebelumnya pada 1 Juli 2021, relawan LaporCovid-19 terpaksa harus menghentikan layanannya membantu masyarakat mendapatkan rumah sakit atau tempat isolasi.

Hal itu karena penuhnya sejumlah rumah sakit dan tempat isolasi di kawasan Jabodetabek.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh UAS Tak Bisa Mencium dan Merasa Hingga Tulang Serasa Mau Putus, Positif Covid-19?

Heboh UAS Tak Bisa Mencium dan Merasa Hingga Tulang Serasa Mau Putus, Positif Covid-19?

Banten | Senin, 12 Juli 2021 | 13:11 WIB

Pengendara Motor dan Mobil yang Masuk Balikpapan Saat PPKM Wajib Tunjukan Antigen Negatif

Pengendara Motor dan Mobil yang Masuk Balikpapan Saat PPKM Wajib Tunjukan Antigen Negatif

Kaltim | Senin, 12 Juli 2021 | 13:03 WIB

Datang Lagi, 10 Juta Bahan Baku Vaksin Sinovac Mendarat di Bandara Soetta Siang Ini

Datang Lagi, 10 Juta Bahan Baku Vaksin Sinovac Mendarat di Bandara Soetta Siang Ini

News | Senin, 12 Juli 2021 | 12:55 WIB

Dokter Lois Ditangkap Setelah Tak Percaya COVID-19

Dokter Lois Ditangkap Setelah Tak Percaya COVID-19

Bekaci | Senin, 12 Juli 2021 | 12:54 WIB

RSPB Butuh Tabung Oksigen Tambahan untuk Pasien Covid-19 yang Belum Masuk Ruang Perawatan

RSPB Butuh Tabung Oksigen Tambahan untuk Pasien Covid-19 yang Belum Masuk Ruang Perawatan

Kaltim | Senin, 12 Juli 2021 | 12:44 WIB

Kasus Diambil Alih Mabes Polri, Penangkapan dr Lois Owien Dirilis Siang Ini

Kasus Diambil Alih Mabes Polri, Penangkapan dr Lois Owien Dirilis Siang Ini

News | Senin, 12 Juli 2021 | 12:41 WIB

BREAKING NEWS: Bikin Geger Tak Percaya Covid-19, dr Lois Owien Akhirnya Ditangkap Polisi

BREAKING NEWS: Bikin Geger Tak Percaya Covid-19, dr Lois Owien Akhirnya Ditangkap Polisi

Jakarta | Senin, 12 Juli 2021 | 12:34 WIB

Terkini

Plt Ketum PPAD Komaruddin: Purnawirawan TNI AD Harus Jadi Perekat Persatuan, Tak Mudah Terprovokasi

Plt Ketum PPAD Komaruddin: Purnawirawan TNI AD Harus Jadi Perekat Persatuan, Tak Mudah Terprovokasi

News | Sabtu, 04 April 2026 | 07:28 WIB

KPK Wanti-wanti Investasi Rp6,74 Triliun di Kawasan Industri, Ini Titik Rawan yang Disorot

KPK Wanti-wanti Investasi Rp6,74 Triliun di Kawasan Industri, Ini Titik Rawan yang Disorot

News | Sabtu, 04 April 2026 | 07:11 WIB

BPKP Tegaskan Kerugian Rp1,5 T Kasus Korupsi Chromebook Nyata, Ini Penjelasannya

BPKP Tegaskan Kerugian Rp1,5 T Kasus Korupsi Chromebook Nyata, Ini Penjelasannya

News | Jum'at, 03 April 2026 | 23:40 WIB

Tiba Besok di Halim, Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Bakal Disambut Upacara Nasional Pimpinan TNI

Tiba Besok di Halim, Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Bakal Disambut Upacara Nasional Pimpinan TNI

News | Jum'at, 03 April 2026 | 22:18 WIB

Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun

Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun

News | Jum'at, 03 April 2026 | 22:05 WIB

Kecelakaan Maut di Kalideres: Ani Maryati Meninggal Dunia Usai Tersenggol Iring-iring Truk TNI

Kecelakaan Maut di Kalideres: Ani Maryati Meninggal Dunia Usai Tersenggol Iring-iring Truk TNI

News | Jum'at, 03 April 2026 | 21:36 WIB

Bukan Sekadar Isu! Said Didu Bongkar Alasan JK Khawatir Indonesia Chaos Juli-Agustus Mendatang

Bukan Sekadar Isu! Said Didu Bongkar Alasan JK Khawatir Indonesia Chaos Juli-Agustus Mendatang

News | Jum'at, 03 April 2026 | 21:02 WIB

Kader Demokrat Dilaporkan ke Kemen PPA Atas Tuduhan Kekerasan Psikis ke Istri dan Penelantaran Anak

Kader Demokrat Dilaporkan ke Kemen PPA Atas Tuduhan Kekerasan Psikis ke Istri dan Penelantaran Anak

News | Jum'at, 03 April 2026 | 20:04 WIB

BNI Tambah Fitur Keamanan, Aplikasi wondr Tak Bisa Diakses Saat Ada Panggilan Masuk

BNI Tambah Fitur Keamanan, Aplikasi wondr Tak Bisa Diakses Saat Ada Panggilan Masuk

News | Jum'at, 03 April 2026 | 19:47 WIB

'Mirip Nazi!' Wakil Ketua MPR Kecam Keras UU Hukuman Mati Israel bagi Tawanan Palestina

'Mirip Nazi!' Wakil Ketua MPR Kecam Keras UU Hukuman Mati Israel bagi Tawanan Palestina

News | Jum'at, 03 April 2026 | 19:08 WIB