Curhat Ibu Muda Hamil Kondisi Positif Covid, Rasa Cemas Dita Menggunung Hadapi Persalinan

Agung Sandy Lesmana, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Senin, 12 Juli 2021 | 16:44 WIB
Curhat Ibu Muda Hamil Kondisi Positif Covid, Rasa Cemas Dita Menggunung Hadapi Persalinan
Ilustrasi. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Ibu hamil menjadi salah satu kelompok rentan terpapar Covid-19. Mengandung pada masa pandemi sekarang menjadi sebuah tantangan. 

Hal itu diakui seorang ibu hamil  bernama Dita Ayu Lestari (24), warga Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Kepada Suara.com, dia mengungkapkan sempat terpapar Covid-19 hampir berbarengan dengan dinyatakan positif hamil. 

Dita mengatakan saat terpapar Covid-19, dia tidak menyadari dalam keadaan hamil.  

“Awal-awal saya cuma merasakan gejala si Covid-19-nya saja. Kayak batuk sama dada berat, yang terus hilang penciuman. Jadi enggak tahu kalau saya hamil pas Covid-19 itu,” ujar Dita saat dihubungi Suara.com, Senin (12/7/2021).

Saat terpapar Covid-19, dia mengaku memilih isolasi mandiri di rumahnya, karena gejala yang dialaminya termasuk dalam kategori ringan. 

Ilustrasi ibu hamil (Freepik)
Ilustrasi ibu hamil (Freepik)

Terpapar Covid di Kantor

Akhirnya perempuan berusia 24 tahun ini menyadari  hamil usai menjalani isolasi. Saat itu usia kandungannya  memasuki bulan pertama. 

“Langsung mulai merasakan gejala hamil kayak biasa, mual-mual dan muntah gitu,” ujarnya. 

Dita  mengatakan dia terkena Covid-19 di lingkungan kerjanya. 

baca juga

“Jadi ada satu orang yang positif. Terus tertular ke saya” imbuhnya. 

Kekinian, Dita mengaku untuk mengontrol kandungannya dia lebih memilih untuk datang ke klinik ibu dan anak.

Dia menghindari rumah sakit, karena kekhawatiran tertular kembali. Terlebih, rumah sakit tempatnya biasa memeriksakan diri  dijadikan  salah satu rujukan pasien Covid-19.

Usia Kandungan 6 Bulan 

Kandungan Dita kekinian memasuki usia 6 bulan, sebelumnya untuk anak pertamanya ini dia berencana melahirkan di rumah sakit. Namun melihat angka Covid-19 yang semakin hari melonjak dan penuhnya rumah sakit, rencana itu  harus  dia urungkan. 

“Tapi kondisi sekarang angka Covid-19 lagi tinggi-tingginya. Jadi saya dan suami merencanakan melahirkan di bidan saja. Alhamdulillah kehamilan saya juga sehat, rencana lahiran normal,” ujarnya. 

Menjalani kehamilan pada masa pandemi ini diakui Dita membuatnya khawatir.

Di satu sisi dia harus menjaga dan mengendalikan kondisi tubuhnya yang sensitif sejak awal kehamilan. Di sisi lain,  juga harus mawas diri dari penularan Covid-19. 

Karenanya, Dita berharap agar pemerintah juga memprioritaskan para ibu hamil. Dia meminta adanya rumah sakit atau pelayanan kesehatan khusus non Covid-19, sehingga saat mendatanginya para ibu hamil tidak perlu khawatir.  

“Karena ibu hamil termasuk kelompok rentan. Ibu hamil kan kondisi tubuhnya lemah, jadi kalau ada rumah sakit yang bebas dari Covid-19, mungkin saya akan memilih untuk melahirkan di sana,” tandasnya. 

Terpapar Covid-19 saat Mau Melahirkan

Sebelumnya, Ketua Perhimpunan Obstetri Ginekolg Indonesia (POGI), Ari Kusuma Januarto menyebutkan banyak ibu hamil yang terkonfirmasi positif Covid-19.

“Saat ini sedang terjadi peningkatan kasus pada ibu hamil terkonfirmasi oleh Covid-19.  Ini sendiri meningkat adanya varian baru, jadi kami merasa perlu adanya perlindungan pada ibu hamil,” kata Ari lewat video diskusi daring, Jumat (2/7/2021) Minggu lalu. 

Berdasarkan data yang dihimpun POGI, sepanjang April 2020-Maret 2021, dilaporkan  536 ibu hamil yang terkonfirmasi Covid-19. 

“Dari 536 itu secara 51,5 persen mereka OTG (Orang Tanpa Gejala),” imbuh Ari. 

Dia mengatakan, sebanyak  75 persen ditemukan terpapar Covid-19 pada usia kandungan 37 minggu atau menjelang proses melahirkan. 

“Artinya dia (ibu hamil) mungkin terlambat diketahui atau dia juga baru datang (periksa)  saat usia 37 minggu. Sehingga 37 minggu kita ketahui itu masa-masa dia mau melahirkan, ini jelas akan membutuhkan  fasilitas untuk dirujuk segala macam,” ujar Ari. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri Kabinet Jokowi Bocorkan PPKM Darurat Bakal Diperpanjang, Berapa Lama?

Menteri Kabinet Jokowi Bocorkan PPKM Darurat Bakal Diperpanjang, Berapa Lama?

Jabar | Senin, 12 Juli 2021 | 16:28 WIB

Potret Warga Prancis yang Kini Sudah Lepas Masker

Potret Warga Prancis yang Kini Sudah Lepas Masker

Foto | Senin, 12 Juli 2021 | 16:25 WIB

Siap-siap! Menkeu Sri Mulyani Bakal Sunat Anggaran Daerah Rp5 Triliun

Siap-siap! Menkeu Sri Mulyani Bakal Sunat Anggaran Daerah Rp5 Triliun

Bisnis | Senin, 12 Juli 2021 | 16:14 WIB

Tanpa Surat Domisili, Sekarang Masyarakat Bisa Dapat Vaksin Covid-19 di Bandara Soeta

Tanpa Surat Domisili, Sekarang Masyarakat Bisa Dapat Vaksin Covid-19 di Bandara Soeta

Health | Senin, 12 Juli 2021 | 16:00 WIB

Terkini

Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?

Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 17:37 WIB

4 HP Murah Redmi RAM 8 GB Terbaik, Performa Kencang dan Sudah NFC

4 HP Murah Redmi RAM 8 GB Terbaik, Performa Kencang dan Sudah NFC

Tekno | Rabu, 21 Oktober 2026 | 17:35 WIB

Sampel MBG SMPN 2 Cisarua Diuji di Lab, Rudy Susmanto Tunggu Hasil untuk Tentukan Langkah

Sampel MBG SMPN 2 Cisarua Diuji di Lab, Rudy Susmanto Tunggu Hasil untuk Tentukan Langkah

Jabar | Rabu, 21 Oktober 2026 | 17:31 WIB

32 Perusahaan Terlibat Karhutla! Izin Dibekukan dan Dipaksa Pulihkan Ekosistem Hutan

32 Perusahaan Terlibat Karhutla! Izin Dibekukan dan Dipaksa Pulihkan Ekosistem Hutan

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 17:30 WIB

3 Bulan Tambang Emas Milik Kristalin Ekalestari Ditutup Satgas PKH, IUP Dicabut Tanpa Kejelasan ESDM

3 Bulan Tambang Emas Milik Kristalin Ekalestari Ditutup Satgas PKH, IUP Dicabut Tanpa Kejelasan ESDM

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 17:30 WIB

Ulasan Love Between Lines: Ketika Asmara Menembus Batas Fiksi dan Realita

Ulasan Love Between Lines: Ketika Asmara Menembus Batas Fiksi dan Realita

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 17:30 WIB

Berangkat ke Satelit Mars, Jepang Siap Cetak Sejarah Baru Lewat Misi MMX

Berangkat ke Satelit Mars, Jepang Siap Cetak Sejarah Baru Lewat Misi MMX

Tekno | Rabu, 21 Oktober 2026 | 17:27 WIB

Keruk Batubara RI Tapi Sumbang Rp1,7 T ke Singapura, Eks Kepala BKPM Sentil Bos Bayan Resources

Keruk Batubara RI Tapi Sumbang Rp1,7 T ke Singapura, Eks Kepala BKPM Sentil Bos Bayan Resources

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 17:23 WIB

Terlanjur Beli Tiket Liburan ke Prancis? Perhatikan Aturan Ini Pasca Kerusuhan Besar di Paris

Terlanjur Beli Tiket Liburan ke Prancis? Perhatikan Aturan Ini Pasca Kerusuhan Besar di Paris

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 17:21 WIB

Masih Berasap, Basarnas Lakukan Pendinginan KMP Batumandi, 89 Kendaraan Diduga Ikut Terbakar

Masih Berasap, Basarnas Lakukan Pendinginan KMP Batumandi, 89 Kendaraan Diduga Ikut Terbakar

Banten | Rabu, 21 Oktober 2026 | 17:21 WIB

×