alexametrics

Menteri PUPR: Lima Dari Delapan Arena PON Papua Rampung Dibangun

Erick Tanjung | Ria Rizki Nirmala Sari
Menteri PUPR: Lima Dari Delapan Arena PON Papua Rampung Dibangun
Ilustrasi--Salah satu arena PON XX Papua 2021. (Antara/Indrayadi TH)

"Penyiapan jalur untuk olahraga bermotor di Merauke itu kita perbaiki jalan atau ditingkatkan jalan 7,36 km antara di Jalan Merauke, Kurik dan Tanah Miring," kata Basuki.

Suara.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono melaporkan terkait perkembangan persiapan Pekan Olahraga Nasional atau PON XX Papua 2021. Dari 8 arena yang dibangun, 5 diantaranya sudah selesai dikerjakan.

5 arena yang dimaksud ialah arena akuatik dengan standar internasional, arena istora atau yang digunakan untuk beberapa cabang olahraga, arena kriket, arena hoki dalam ruangan dan luar ruangan serta jalur untuk cabang olahraga balap motor.

"Penyiapan jalur untuk olahraga bermotor di Merauke itu kita perbaiki jalan atau ditingkatkan jalan 7,36 km antara di Jalan Merauke, Kurik dan Tanah Miring," kata Basuki dalam konferensi pers yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (13/7/2021).

Sementara untuk 3 arena lainnya yakni untuk sepatu roda, panahan dan dayung diperkirakan akan selesai pada akhir Juli ini. Basuki menyebut progresnya sudah sampai 95 persen.

Baca Juga: Tak Hanya Atlet, Warga Papua Juga Divaksinasi Jelang PON

"Sehingga pasti sudah selesai semuanya venue yang sudah ditugaskan oleh kepada kementerian PUPR itu dapat dimanfaatkan di PON Oktober nanti," ujarnya.

Kemudian untuk gelora yang bakal menjadi lokasi pembukaan serta penutupan PON itu juga sudah rampung dikerjakan oleh Pemerintah Provinsi Papua dengan memanfaatkan biaya dari APBD.

Selain itu, Kementerian PUPR juga turut membangun sarana pendukung lainnya. Sejauh ini mereka telah membangun 15 rumah susun yang bakal dijadikan tempat istirahat bagi atlet dan tim.

Sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo atau Jokowi, KemenPUPR telah merancang supaya rumah susun itu tidak terlantar pasca penyelenggaraan PON. Nantinya rumah susun itu bisa digunakan untuk masyarakat berpenghasilan rendah, mahasiswa, masyarakat umum hingga aparatur sipil negara (ASN).

"Kami berharap 15 rumah susun tambahan ini yang bisa menampung kurang lebih 2500 tempat tidur setelah PON bisa dimanfaatkan kembali sehingga tidak mubazir," tuturnya.

Baca Juga: Jokowi Minta Vaksinasi Atlet PON dan Peparnas Segera Rampung

Komentar