Ngamuk Ancam Buang ASN ke Papua, Ucapan Mensos Risma Disebut Kurang Bijak

Agung Sandy Lesmana, Novian Ardiansyah

Rabu, 14 Juli 2021 | 12:53 WIB
Ngamuk Ancam Buang ASN ke Papua, Ucapan Mensos Risma Disebut Kurang Bijak
Menteri Sosial Tri Rismaharini. [Dok.Antara]

Suara.com - Anggota Komisi VIII DPR Bukhori menilai Menteri Sosial Tri Rismaharini kurang bijak dalam menangani aparat sipil negara (ASN) karena dianggap tak becus bekerja. Sehingga kemudian Risma mengeluarkan pernyataan akan memutasi ASN ke Papua.

Pernyataan yang menyinggung Papua itu yang kemudian menjadi ramai dan menuai pro-kontra di masyarakat. Risma dinilai rasis karena menganggap Papua hanya menjadi tempat buangan bagi ASN dengan kinerja kurang baik.

"Saya kira itu kurang bijak dalam merespons ASN yang dipandang kurang responsif," kata Bukhori dihubungi, Rabu (14/7/2021).

Menurut Bukhori seharusnya Risma dapat lebih bijak menangani persoalan yang ia hadapi terkait ASN yang ditemui. Hal itu jemudian juga yang bisa berdampak terhadap pernyataan yang ia keluarkan menjadi lebih baik, tanpa harus menyinggung Papua.

"Ada bahasa lain yang lebih baik dengan tidak mengurangi maksud baik," ujarnya.

Ucapan Risma Siratkan Papua Wilayah Buangan

Wakil Ketua Komisi VIII DPR Ace Hasan menyayangkan pernyataan Menteri Sosial Tri Rismaharini menyoal pemindahan ASN  ke Papua karena pemberian sanksi. Pernyataan Risma itu dinilai merendahkan Papua yang terkesan hanya menjadi tempat buangan ASN.

Ace mengatakan pernyataan Risma tidak tepat disampaikan. Ia menganggap sebagai Mensos, Risma tidak memiliki sense of Indonesia centris sebagaimana yang menjadi visi besar Presiden Jokowi.

"Pernyataan ini menyiratkan pemahaman bahwa Papua merupakan wilayah tempat pembuangan," kata Ace kepada wartawan, Rabu.

Acr menyarankan jika memang Risma ingin memberikan sanksi kepada bawahannya seharusnya dengan pemberian sanksi yang edukatif.

Misalnya, kata dia menempatkan ASN di daerah yang tingkat pengawasan terhadap kinerjanya dari masyarakat yang tinggi. Sehingga diharapkan ASN yang terkena mutasi dapat bekerja sesuai dengan target yang telah ditentukan.

"Justru itu, yang disayangkan bahwa seharusnya justru ASN yang terbaik yang dikirim ke Papua, bukan malah yang dinilai kinerjanya tidak baik," ujar Ace.

Risma Ngamuk

Mensos Risma kembali meluapkan amarah kepada anak buahnya yang berstatus ASN. Tak hanya itu, dia bahkan mengancam akan memindahkan anak buahnya ke Papua karena dianggap tidak becus bekerja.

Persoalan tersebut bermula saat sejumlah ASN Kemensos tidak ikut membantu memasak di dapur umum yang dibuat institusinya, saat berkunjung ke Balai Wyataguna Bandung pada Selasa (13/7/2021).

Bahkan, dia mendapati dapur umum yang didirikan Kemensos itu hanya dikerjakan petugas dari Tagana dan petugas lainnya.

Sementara dia menilai ASN lainnya di lingkungan Kementerian Sosial hanya bekerja di dalam kantornya masing-masing.

"Jadi jangan pisah-pisahkan, kalau aku bikin (dapur umum) di sini berarti itu Kementerian Sosial, bukan Ditjen Rehabilitasi Sosial, sehingga tidak ada yang nongol, ini Kementerian Sosial, kok masih dikotak-kotakan kaya gitu," kata Mensos Risma di lokasi.

Saking kesalnya, Mantan Wali Kota Surabaya itu pun mengancam akan memutasikan para ASN di Wyataguna itu untuk bekerja di daerah Papua karena tidak turut membantu pekerjaan di dapur umum tersebut.

"Sekarang saya nggak mau lihat seperti ini, kalau saya lihat lagi, saya pindahkan ke Papua, saya nggak bisa mecat kalau nggak ada salah, tapi saya bisa pindahkan ke Papua sana teman-teman," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polemik Risma Pindahkan ASN ke Papua, PPP: Mindset yang Salah

Polemik Risma Pindahkan ASN ke Papua, PPP: Mindset yang Salah

News | Rabu, 14 Juli 2021 | 10:52 WIB

Risma Ancam Pindah ASN Tak Becus ke Papua, Fadli Zon: Cabut Pernyataan Sensitif Itu!

Risma Ancam Pindah ASN Tak Becus ke Papua, Fadli Zon: Cabut Pernyataan Sensitif Itu!

News | Rabu, 14 Juli 2021 | 09:43 WIB

Ancam PNS Dipindahkan ke Papua, Netizen Sebut Mensos Risma Rasis

Ancam PNS Dipindahkan ke Papua, Netizen Sebut Mensos Risma Rasis

Bogor | Rabu, 14 Juli 2021 | 09:30 WIB

Ancam ASN Buang ke Papua, Mensos Risma Disemprot Banyak Orang Dinilai Rasis

Ancam ASN Buang ke Papua, Mensos Risma Disemprot Banyak Orang Dinilai Rasis

Jatim | Rabu, 14 Juli 2021 | 08:53 WIB

Terkini

Segera Lepas Dolar Anda! Dasco Wanti-wanti Agar Tak Rugi Minggu Depan

Segera Lepas Dolar Anda! Dasco Wanti-wanti Agar Tak Rugi Minggu Depan

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:23 WIB

Disperindag Gelar WIITEX 2026: Perkuat Posisi Produk Teh, Kopi, dan Kakao Jabar di Pasar Global

Disperindag Gelar WIITEX 2026: Perkuat Posisi Produk Teh, Kopi, dan Kakao Jabar di Pasar Global

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:14 WIB

Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim

Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:07 WIB

Mengapa Krisis Iklim Tak Selesai Saat Dunia Capai Net-Zero Emission? Studi Ungkap Penjelasannya

Mengapa Krisis Iklim Tak Selesai Saat Dunia Capai Net-Zero Emission? Studi Ungkap Penjelasannya

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 10:59 WIB

504 Kepala Daerah Korup Sejak 2005, Mengapa Dana Banpol Tak Mampu Memperbaiki Kualitas Politik?

504 Kepala Daerah Korup Sejak 2005, Mengapa Dana Banpol Tak Mampu Memperbaiki Kualitas Politik?

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 10:53 WIB

Menaker Serahkan Dokumen Ratifikasi Konvensi ILO 188 ke Dirjen ILO, Wujudkan Pesan Presiden Prabowo

Menaker Serahkan Dokumen Ratifikasi Konvensi ILO 188 ke Dirjen ILO, Wujudkan Pesan Presiden Prabowo

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 10:51 WIB

Malam Hari, Bupati Muara Enim Nonaktif Edison Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap BPK

Malam Hari, Bupati Muara Enim Nonaktif Edison Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap BPK

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 10:49 WIB

Kejagung Rampungkan Penggeledahan di Enam Lokasi Terkait Kasus Dugaan Korupsi MBG

Kejagung Rampungkan Penggeledahan di Enam Lokasi Terkait Kasus Dugaan Korupsi MBG

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 10:38 WIB

Hadiri Perayaan Ulang Tahun Raja Charles III, Mendagri Tito Apresiasi Kemitraan Indonesia - Inggris

Hadiri Perayaan Ulang Tahun Raja Charles III, Mendagri Tito Apresiasi Kemitraan Indonesia - Inggris

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 10:29 WIB

62 Dapur MBG di Kabupaten Tangerang Berhenti Beroperasi Sementara, Tunggu Pencairan Anggaran

62 Dapur MBG di Kabupaten Tangerang Berhenti Beroperasi Sementara, Tunggu Pencairan Anggaran

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 09:44 WIB