Covid Makin Ganas, Pemeritah Mulai Gencar Vaksinasi Door to Door di 14 Provinsi

Agung Sandy Lesmana, Ria Rizki Nirmala Sari

Rabu, 14 Juli 2021 | 13:03 WIB
Covid Makin Ganas, Pemeritah Mulai Gencar Vaksinasi Door to Door di 14 Provinsi
Ilustrasi--Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada seorang pelajar remaja di Lhokseumawe, Aceh, Senin (12/7/2021). Vaksinasi dosis pertama dengan target vaksinasi 100 remaja dari usia 12-17 tahun tersebut dalam rangka percepatan vaksinasi sekaligus mendukung program satu juta vaksin COVID-19 per hari. ANTARA FOTO/Rahmad/aww.

Suara.com - Pemerintah mulai melakukan vaksinasi Covid-19 dari rumah ke rumah atau door to door. Rencananya skema vaksinasi tersebut akan diberikan untuk 200 ribu masyarakat. 

Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 door to door itu bakal dilakukan di 14 provinsi yang memiliki daerah epicentrum penyebaran virus. Adapun 14 provinsi yang dimaksud ialah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan dan Papua. 

Vaksinasi Covid-19 secara door to door itu juga dilakukan serentak dengan proses vaksin untuk 30 ribu pelajar SMP dan SMA. Itu disampaikan oleh Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan yang meninjau proses vaksinasi pelajar di SMPN 103 Cijantung, Jakarta Timur, Rabu (14/7/2021).

"Kegiatan fasilitasi kepada para pelajar dan door to door dilaksanakan di 14 provinsi, daerah epicentrum ada 15 kabupaten/kota dan 32 titik," kata Budi. 

Budi menjelaskan kalau pemerintah mengadopsi metode vaksinasi door to door dari sejumlah negara yang mengalami peningkatan jumlah penerima vaksinnya. Adapun metode door to door tersebut bisa menjangkau masyarakat yang belum memiliki akses ataupun takut untuk ke luar rumah. 

"Semoga segala upaya dan ikhtiar yang dilakukan hari ini akan segera dapat membentuk target herd immunity untuk Indonesia sehat, Indonesia hebat untuk mengatasi wabah pandemi Covid-19 ini," ujarnya. 

Adapun proses vaksinasi untuk pelajar akan diberikan kepada 50 ribu orang yang terdiri dari 15 ribu pelajar SMP dan 15 ribu pelajar SMA. 

"BIN sangat memberikan perhatian yang serius pada program vaksinasi Covid-19 khusus untuk anak-anak usia 12 hingga 18 tahun. Utamanya para pelajar SMP dan SMA yang merupakan generasi penerus dan menjadi tulang punggung bangsa negara Indonesia ke depan."

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Luhut Sebut Covid Terkendali, Pakar Epidemiolog Ungkap Realita Sebaliknya

Luhut Sebut Covid Terkendali, Pakar Epidemiolog Ungkap Realita Sebaliknya

Riau | Rabu, 14 Juli 2021 | 12:59 WIB

Presiden Luncurkan Paket Obat Covid-19 Gratis pada 15 Juli

Presiden Luncurkan Paket Obat Covid-19 Gratis pada 15 Juli

Sumut | Rabu, 14 Juli 2021 | 12:52 WIB

Vaksin Sinovac Tak Mempan, Thailand Bakal Campur dengan AstraZeneca

Vaksin Sinovac Tak Mempan, Thailand Bakal Campur dengan AstraZeneca

Jatim | Rabu, 14 Juli 2021 | 12:48 WIB

Kasus Covid-19 di Medan Melonjak Dalam Sehari, Begini Kata Bobby Nasution

Kasus Covid-19 di Medan Melonjak Dalam Sehari, Begini Kata Bobby Nasution

Sumut | Rabu, 14 Juli 2021 | 12:39 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Daur Ulang, Bagaimana Uni Eropa Ubah Industri Elektronik agar Lebih Ramah Lingkungan?

Bukan Sekadar Daur Ulang, Bagaimana Uni Eropa Ubah Industri Elektronik agar Lebih Ramah Lingkungan?

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:26 WIB

Nasabah BRI Bisa Dapat Diskon dan Cicilan 24 Bulan di Saturdays, Begini Cara Klaimnya

Nasabah BRI Bisa Dapat Diskon dan Cicilan 24 Bulan di Saturdays, Begini Cara Klaimnya

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:25 WIB

5 Keunggulan Smartwatch yang Tahan Air untuk Aktivitas Harian

5 Keunggulan Smartwatch yang Tahan Air untuk Aktivitas Harian

Tekno | Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:25 WIB

Urgensi Kehadiran Bursa Mineral dan Komoditas Strategis

Urgensi Kehadiran Bursa Mineral dan Komoditas Strategis

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:22 WIB

SBY Soroti Pidato Prabowo, Sebut Presiden Punya Target yang Ambisius

SBY Soroti Pidato Prabowo, Sebut Presiden Punya Target yang Ambisius

Video | Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:22 WIB

Singapura Keluarkan Peringatan Warganya Jadi Korban Asap Kebakaran Hutan Kalimantan dan Sumatera

Singapura Keluarkan Peringatan Warganya Jadi Korban Asap Kebakaran Hutan Kalimantan dan Sumatera

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:21 WIB

4 Pilihan HP Redmi Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera 108 MP hingga Baterai 7.000 mAh

4 Pilihan HP Redmi Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera 108 MP hingga Baterai 7.000 mAh

Tekno | Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:20 WIB

Tolak Narasi Pigai, KNPB: Papua Punya Hak Merdeka Sesuai Prinsip Menentukan Nasib Sendiri!

Tolak Narasi Pigai, KNPB: Papua Punya Hak Merdeka Sesuai Prinsip Menentukan Nasib Sendiri!

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:19 WIB

Bupati PALI Asgianto Diperiksa KPK, Terungkap Daerahnya Gagal Raih WTP Selama 13 Tahun

Bupati PALI Asgianto Diperiksa KPK, Terungkap Daerahnya Gagal Raih WTP Selama 13 Tahun

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:14 WIB

Praperadilan Febrie Adriansyah, Kuasa Hukum Minta Eks Jampidsus Segera Dibebaskan

Praperadilan Febrie Adriansyah, Kuasa Hukum Minta Eks Jampidsus Segera Dibebaskan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:11 WIB

×