Perusahaan Ini Buat Aksesori Senjata Api yang Mirip Lego, Picu Kontroversi

Rendy Adrikni Sadikin | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Rabu, 14 Juli 2021 | 19:17 WIB
Perusahaan Ini Buat Aksesori Senjata Api yang Mirip Lego, Picu Kontroversi
Aksesori senjata api mirip mainan yang picu kontroversi di AS.[Instagram/@culpercustomshop]

Suara.com - Sebuah perusahaan pembuat senjata di Amerika Serikat picu kontroversi setelah menjual aksesori yang membuat pistol Glock asli terlihat seperti pistol mainan anak-anak.

Menyadur New Straits Times, Rabu (14/7/2021), sebuah perusahaan pembuat senjata, Culper Precision, mendapat kecaman setelah membuat aksesori senjata mirip Lego.

Pabrikan yang berbasis di Utah tersebut membuat aksesori penutup senjata api dengan tampilan yang berwarna warni yang mereka sebut Block9.

"Inilah salah satu mimpi masa kecil yang menjadi kenyataan," tulis Culper Precision di postingannya pada 24 Juni.

Aksesori penutup senjata tersebut dijual dengan harga antara USD 549 - USD 765 atau sekitar Rp 7,9 juta hingga Rp 11 juta.

Dengan tampilan yang berwarna-warni dan desain yang sangat mirip dengan mainan produksi Lego, aksesori tersebut mendapat protes dari berbagai pihak.

Lego, perusahaan mainan asal Denmark, mengirim surat resmi yang berisi permintaan untuk menghentikan produksi cover senjata berwarna merah, biru dan kuning tersebut.

"Organisasi kami menjangkau Lego, yang kemudian mengirim surat penghentian kepada pembuat senjata," kata Shannon Watts, pendiri kelompok advokasi kontrol senjata, Moms Demand Action.

Watts mengatakan kepada Washington Post bahwa reaksi pertamanya setelah melihat aksesori senjata itu sangat kecewa dan mengatakan produk itu akan membunuh anak-anak.

Watts menekankan bahwa kasus penembakan yang tidak disengaja di AS telah meningkat sebesar 30 persen pada tahun lalu.

Pada tahun 2021 telah terjadi lebih dari 165 penembakan tidak disengaja oleh anak-anak di AS, menurut organisasi Everytown.

Everytown juga mengungkapkan bahwa pada 2020, sedikitnya 142 orang meninggal akibat penembakan yang tidak disengaja oleh anak-anak di bawah umur.

CEO Culper Precision, Brandon Scott, mengkonfirmasi kepada Washington Post bahwa dia telah menerima pemberitahuan resmi dari Lego mengenai produknya.

Brandon Scott mengatakan pihak perusahaan telah memutuskan untuk mematuhi imbauan dan menghentikan produksi aksesori itu, setelah terjual kurang dari 20 item.

Kontroversi aksesori itu muncul pada saat Presiden Joe Biden memprioritaskan perang melawan epidemi kekerasan senjata yang marak di AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Vaksin COVID-19 Dosis Ketiga, Ini Pernyataan CDC Amerika Serikat

Soal Vaksin COVID-19 Dosis Ketiga, Ini Pernyataan CDC Amerika Serikat

Health | Rabu, 14 Juli 2021 | 17:47 WIB

Intip Playlist Lagu Barack Obama, Bruno Mars dan Rihanna Masuk Jadi Favorit

Intip Playlist Lagu Barack Obama, Bruno Mars dan Rihanna Masuk Jadi Favorit

Your Say | Rabu, 14 Juli 2021 | 14:49 WIB

Pakaian Dianggap Nyaris Bugil, Influencer Turki Dilarang Naik ke Pesawat

Pakaian Dianggap Nyaris Bugil, Influencer Turki Dilarang Naik ke Pesawat

News | Selasa, 13 Juli 2021 | 14:19 WIB

Terkini

Imigrasi Tangkap 210 WNA Terduga Pelaku Penipuan Investasi Daring di Batam

Imigrasi Tangkap 210 WNA Terduga Pelaku Penipuan Investasi Daring di Batam

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:39 WIB

Lebih Ganas dari PMK! Ancaman Penyakit BEF Hantui Sapi Kurban di Bekasi: Telat Sehari Bisa Mati

Lebih Ganas dari PMK! Ancaman Penyakit BEF Hantui Sapi Kurban di Bekasi: Telat Sehari Bisa Mati

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:16 WIB

Pakar UGM Tolak Kampus Ikut Kelola MBG, Khawatir Perguruan Tinggi Kehilangan Independensi

Pakar UGM Tolak Kampus Ikut Kelola MBG, Khawatir Perguruan Tinggi Kehilangan Independensi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:05 WIB

Rasa Haru Selimuti Rumah Duka Haerul Saleh, Peti Jenazah Diantar Para Pimpinan BPK

Rasa Haru Selimuti Rumah Duka Haerul Saleh, Peti Jenazah Diantar Para Pimpinan BPK

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:53 WIB

Lantai 4 Rumah Anggota BPK Haerul Saleh Hangus 80 Persen

Lantai 4 Rumah Anggota BPK Haerul Saleh Hangus 80 Persen

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:45 WIB

Kesaksian ART Selamat dalam Kebakaran yang Menewaskan Anggota BPK

Kesaksian ART Selamat dalam Kebakaran yang Menewaskan Anggota BPK

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:37 WIB

Curhat ASN soal WFH Setiap Jumat: Bisa Hemat Rp 400 Ribu Sebulan tapi Banyak Distraksi

Curhat ASN soal WFH Setiap Jumat: Bisa Hemat Rp 400 Ribu Sebulan tapi Banyak Distraksi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:22 WIB

Waspadai Hantavirus, DPR Desak Pemerintah Perketat Bandara dan Pelabuhan

Waspadai Hantavirus, DPR Desak Pemerintah Perketat Bandara dan Pelabuhan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:17 WIB

Tantangan Iklim Makin Kompleks, Pendekatan Interdisipliner Dinilai Jadi Kunci

Tantangan Iklim Makin Kompleks, Pendekatan Interdisipliner Dinilai Jadi Kunci

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:07 WIB

Kisah Penjaga Perlintasan di Jogja: Lari Kibarkan Bendera Merah Hentikan Kereta saat Ada Mobil Mogok

Kisah Penjaga Perlintasan di Jogja: Lari Kibarkan Bendera Merah Hentikan Kereta saat Ada Mobil Mogok

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:58 WIB