Bos Kafe 3 Hari Dibui karena Langgar PPKM Darurat: Di Lapas Gak Kayak di Film-film

Agung Sandy Lesmana

Minggu, 18 Juli 2021 | 12:27 WIB
Bos Kafe 3 Hari Dibui karena Langgar PPKM Darurat: Di Lapas Gak Kayak di Film-film
Asep Lutfi Suparman (23) keluar dari Lapas Klas II B Tasikmalaya pada Minggu, 18 Juli 2021, seusai menjalani 3 hari kurungan lantaran melanggar PPKM Darurat. (Ayotasik.com/Heru Rukanda)

Suara.com - Asep Lutfi Suparman (23), bos kafe Look Up akhirnya menghirup udara bebas, Minggu (18/7/2021) hari ini setelah sempat menjalani kurungan 3 hari penjara di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Tasikmalaya. Meski sempat syok, Asep mengaku jika kondisi di dalam lapas tak seperti di film-film.

Disitat dari Ayobandung.com--jaringan Suara.com, pemuda 23 tahun tersebut dikurung sejak Kamis, 15 Juli 2021, lantaran melanggar pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat.

Asep divonis denda Rp5 juta subsider 3 hari kurungan oleh hakim Pengadilan Negeri (PN) Kota Tasikmalaya dalam sidang tindak pidana ringan. Lantaran tak sangup membayar denda, Asep pun memilih kurungan badan selama 3 hari.

Asep dijemput ke 2 orang tuanya dan adik kandungnya ke lapas Tasikmalaya. Orang tuanya datang sekitar pukul 08.00 WIB. Lebih kurang satu jam di dalam lapas, akhirnya mereka keluar bersama ASep yang telah tuntas menjalani hukumannya.

Kepada awak media, yang sejak pagi menunggu di luar lapas, Asep mengatakan, selama di dalam lapas ia mendapatkan perlakuan yang baik dari petugas maupun masyarakat lain yang berada di dalam lapas.

"Di dalam itu perlakuannya baik. Emang ya yang namanya kurungan itu gak betah, tapi kalau dijalani mah dibetah-betahin saja pak. Emang yang saya hargai itu perlakuan di lapas itu tidak seperti yang dilihat dari sebelah mata. Maksudnya semua juga baik-baik orangnya," ujar Asep, Minggu.

Menurutnya, sejak mengetahui dirinya akan dikurung di lapas, ia merasa kaget karena tidak seperti yang dibayangkanya yakni dikurung di ruang tahanan polres ataupun polsek. Namun, pada kenyataannya dikurung di lapas Tasikmalaya.

"Awalnya memang kaget. Kalau saya sih orangnya kalau ada masalah kayak gitu ya sudah pasrah saja. Ya dienak-enakin saja pak. Di dalam (lapas) gak kayak yang di film-film di-gimanain di lapas itu," ucapnya.

Ia menuturkan, saat dipotong rambut tidak kaget lantaran ada tahanan baru juga yang sedang dipotong rambutnya.

baca juga

Ia juga mengaku tidak menjadi masalah rambutnya dipotong dan mengikuti segala standar operasional prosedur (SOP) yang ada di dalam lapas.

"Gak protes. Saya juga sering digunduli waktu sekolah karena nakal. Jadi biasa saja," kata dia.

Usai menjalani 3 hari kurungan di lapas, Asep berencana kembali berjualan kopi di kafenya kendati selama dirinya di dalam lapas kafenya tetap buka dikelola oleh komunitas ngopi Tasik

"Saya mau jualan lagi pak. Tetap berusaha. Kejadian ini pengalaman dan mungkin jadi inspirasi juga bagi yang lain. Saya berpesan kepada semua untuk menaati segala aturan pemerintah jangan seperti saya," pungkasnya

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketua DPRD Sumut Minta Petugas Kedepankan Langkah Humanis dalam PPKM Darurat

Ketua DPRD Sumut Minta Petugas Kedepankan Langkah Humanis dalam PPKM Darurat

Sumut | Minggu, 18 Juli 2021 | 12:01 WIB

Layani Tamu Pria Selama PPKM Darurat, Puluhan Terapis Wanita di Spa Ini Buka Tarif Khusus

Layani Tamu Pria Selama PPKM Darurat, Puluhan Terapis Wanita di Spa Ini Buka Tarif Khusus

News | Minggu, 18 Juli 2021 | 11:54 WIB

Setelah Lapangan Pemkab, Kini Lapangan Denggung dan Stadion Maguwoharjo Terlarang Dipakai

Setelah Lapangan Pemkab, Kini Lapangan Denggung dan Stadion Maguwoharjo Terlarang Dipakai

Jogja | Minggu, 18 Juli 2021 | 11:40 WIB

Heboh Kepergok Bawa HP, Kalapas Sukamiskin Ingatkan Setya Novanto: Jangan Diulangi Lagi

Heboh Kepergok Bawa HP, Kalapas Sukamiskin Ingatkan Setya Novanto: Jangan Diulangi Lagi

News | Minggu, 18 Juli 2021 | 11:16 WIB

Terkini

Bandara Husein Sastranegara Diaktifkan Lagi, Pelaku Wisata Lembang Yakin Turis Asing Bakal Membludak

Bandara Husein Sastranegara Diaktifkan Lagi, Pelaku Wisata Lembang Yakin Turis Asing Bakal Membludak

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:48 WIB

Pemkot Depok Usul Lima Rute Baru Transjabodetabek

Pemkot Depok Usul Lima Rute Baru Transjabodetabek

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 13:20 WIB

DPR MInta Usut Tuntas Dugaan Penyekapan Perempuan oleh Oknum Polisi di Jawa Tengah

DPR MInta Usut Tuntas Dugaan Penyekapan Perempuan oleh Oknum Polisi di Jawa Tengah

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 13:00 WIB

Penyusunan Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal Jateng Perlu Dipercepat

Penyusunan Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal Jateng Perlu Dipercepat

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:27 WIB

Pengungsi WNA di Setiabudi, Pramono Anung Akan Tertibkan Fasilitas Publik yang Disalahgunakan

Pengungsi WNA di Setiabudi, Pramono Anung Akan Tertibkan Fasilitas Publik yang Disalahgunakan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:19 WIB

KPK Dalami Keterangan Bupati Kuansing soal Dugaan Amplop untuk Menhut Raja Juli

KPK Dalami Keterangan Bupati Kuansing soal Dugaan Amplop untuk Menhut Raja Juli

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:13 WIB

3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN

3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:07 WIB

KPK Sita Uang Rp1,22 Miliar Valas hingga 55 Kg Logam Diduga Platinum

KPK Sita Uang Rp1,22 Miliar Valas hingga 55 Kg Logam Diduga Platinum

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:53 WIB

Hadiri Pelantikan Srikandi Jaga Desa, Hashim Djojohadikusumo Tekankan Pentingnya Peran Perempuan

Hadiri Pelantikan Srikandi Jaga Desa, Hashim Djojohadikusumo Tekankan Pentingnya Peran Perempuan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:43 WIB

Kenakan Rompi Oranye KPK, Bupati Langkat Syah Afandin Bantah Sudah Tahu Ada OTT

Kenakan Rompi Oranye KPK, Bupati Langkat Syah Afandin Bantah Sudah Tahu Ada OTT

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:20 WIB

×