Viral Kisah Pemuda Rela Antre Semalaman Demi Dapat Vaksinasi Covid-19

Reza Gunadha, Aulia Hafisa

Minggu, 18 Juli 2021 | 15:05 WIB
Viral Kisah Pemuda Rela Antre Semalaman Demi Dapat Vaksinasi Covid-19
Viral Kisah Pemuda Rela Antre Semalaman Demi Dapat Vaksinasi Covid (TikTok)

Suara.com - Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang pemuda di Yogyakarta yang rela antre dari malam hingga pagi datang demi mendapat vaksin Covid-19.

Video ini diunggah melalui akun TikTok pribadinya dan menjadi FYP di linimasa TikTok.

Antre dari malam 

Dalam video singkat yang ia unggah, tampak kepadatan dari orang-orang yang mengantre di depan gerbang tempatnya mendaftar vaksin. Sampai-sampai ada yang mengantre sambil menyantap makanan untuk mengisi perut.

Demi mendapat nomor antrean, mereka rela antre di pinggir jalan dari pukul 19.00 WIB. Padahal, pintu antrean tersebut dibuka pada bukul 12 malam.

"Datang jam 7 malam buat antre mendapatkan surat antrean padahal pintu dibuka jam 12 malam,"tulis keterangan video.

Situasi antrean pun terlihat ramai. Banyak warga yang sudah mengincar surat antrean lebih awal.

Setelah mendapatkan surat antrean, mereka pun harus kembali lagi keesokan harinya untuk divaksin. Proses vaksinasinya pun tak berjalan mulus. Mereka masih perlu mengeluarkan kesabaran untuk mengantre lagi.

Esok paginya sebelum matahari terbit, pria itu mengunjungi tempat vaksinasi kembali pada 04.17 WIB dan  antrean panjang sudah menyambutnya.

baca juga

Karena membludak, Satpol PP yang bertugas pun ikut turun tangan dalam memantau warga.

Setelah penantian yang panjang, akhirnya dia mendapatkan nomor antrian 144. Tak lupa dia pun menitipkan pesan di akhir video.

"Maka kalian-kalian yang tidak mau divaksin lihatlah ini mereka yang melek akan kesehatan. Rela bersusah payah mendapatkan vaksin," pungkasnya.

Respons warganet

Unggahan video pejuang vaksin tuai perhatian warganet. Sebagian mereka ada yang merasa bersyukur dan beruntung lantaran pelaksanaan vaksin berlangsung aman terkendali. Dan ada juga beberapa daerah yang merasakan hal yang sama karena kuota vaksin yang terbatas di daerahnya.

"Malang jg full terus kuota vaksinnya. Awal2 ditawari nggak ada yang mau sekarang semua pada pingin vaksin," ujar warganet.

"Bersyukur saya di Bali vaksin lancar tanpa antre krn masing2 desa bergerak dan melibatkan ASN sbg pemantau," curhat warganet.

"Menandakan masyarakat makin sadar pentingnya vaksin untuk pertahanan tubuh. semoga copid cepat berlalu. tetap 5 M," sambung warganet.

"Emang tensinya ga tinggi mas? aku kaget dikit aja langsung naik tensi, apalagi kecapean suruh nunggu berjam-jam," tanya warganet.

"Sama kak,jam 11 malam ee dibubarin pak polisi karna berkerumun, pagi jam 4 an lebih aku dateng lagi alhamdulilah dapat nomernya," curhat warganet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Didesak Cabut Permenkes Soal Vaksinasi Berbayar, Jangan Sekadar Dibatalkan

Jokowi Didesak Cabut Permenkes Soal Vaksinasi Berbayar, Jangan Sekadar Dibatalkan

Riau | Minggu, 18 Juli 2021 | 14:58 WIB

3 Anggota Keluarga Positif Covid-19, Tantri Kotak Sulit Cari RS

3 Anggota Keluarga Positif Covid-19, Tantri Kotak Sulit Cari RS

Entertainment | Minggu, 18 Juli 2021 | 14:56 WIB

1,5 Tahun Pandemi, Angka Kematian Nakes di Indonesia Tembus 1.371 Orang

1,5 Tahun Pandemi, Angka Kematian Nakes di Indonesia Tembus 1.371 Orang

News | Minggu, 18 Juli 2021 | 14:55 WIB

Temani Istrinya Isolasi di RS karena Positif Covid-19, Pria 'Telantar' Selama 10 Hari

Temani Istrinya Isolasi di RS karena Positif Covid-19, Pria 'Telantar' Selama 10 Hari

Jogja | Minggu, 18 Juli 2021 | 14:52 WIB

Ditolak Rumah Sakit, Data LaporCovid-19: 675 Warga Meninggal Dunia Saat Isoman

Ditolak Rumah Sakit, Data LaporCovid-19: 675 Warga Meninggal Dunia Saat Isoman

News | Minggu, 18 Juli 2021 | 14:29 WIB

Percepat Herd Immunity, GMNI Solo, Polda Jateng-Polresta Solo Gelar Vaksinasi Massal

Percepat Herd Immunity, GMNI Solo, Polda Jateng-Polresta Solo Gelar Vaksinasi Massal

Surakarta | Minggu, 18 Juli 2021 | 14:27 WIB

Terkini

MBG Tetap Jalan Meski Sekolah di Kaltim Diliburkan karena Asap Karhutla

MBG Tetap Jalan Meski Sekolah di Kaltim Diliburkan karena Asap Karhutla

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:22 WIB

Hari Kedelapan Pencarian KM Arupadhatu 1: Tim SAR Sisir 500 Meter dari Krakatau, Hasil Masih Nihil

Hari Kedelapan Pencarian KM Arupadhatu 1: Tim SAR Sisir 500 Meter dari Krakatau, Hasil Masih Nihil

Banten | Selasa, 15 September 2026 | 20:19 WIB

Sebut Rentan Dikriminalisasi, PERKAPI Minta DPR Prioritaskan RUU Profesi Kurator

Sebut Rentan Dikriminalisasi, PERKAPI Minta DPR Prioritaskan RUU Profesi Kurator

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:19 WIB

Pramono Dukung Konser Kanye West di Jakarta: Gerakkan Roda Ekonomi dan Wisata

Pramono Dukung Konser Kanye West di Jakarta: Gerakkan Roda Ekonomi dan Wisata

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:15 WIB

4 Isu Sosial dalam Novel Klasik Pride and Prejudice,Tak Hanya Kisah Cinta!

4 Isu Sosial dalam Novel Klasik Pride and Prejudice,Tak Hanya Kisah Cinta!

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 20:15 WIB

'Kalau Ganggu Kesehatan Harus Dilarang', Sinyal Tegas Mendagri Tertibkan Sound Horeg

'Kalau Ganggu Kesehatan Harus Dilarang', Sinyal Tegas Mendagri Tertibkan Sound Horeg

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:11 WIB

Kebakaran Lahan di Ciumbuleuit Bandung Diduga Dipicu Sampah Ilegal, Farhan Dorong Penyelidikan

Kebakaran Lahan di Ciumbuleuit Bandung Diduga Dipicu Sampah Ilegal, Farhan Dorong Penyelidikan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 20:11 WIB

Orang Kepercayaan Nusron Wahid Diduga Minta Fee Rp2 Miliar untuk Urus HGB Summarecon

Orang Kepercayaan Nusron Wahid Diduga Minta Fee Rp2 Miliar untuk Urus HGB Summarecon

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:07 WIB

KPK Ungkap 8 Tersangka OTT BPN dan Barbuk Rp106,3 Miliar

KPK Ungkap 8 Tersangka OTT BPN dan Barbuk Rp106,3 Miliar

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 20:06 WIB

Gedor Wilayah Cicendo, Tim Gabungan Kota Bandung Eksekusi 18 Bangunan Liar demi Penataan Ruang

Gedor Wilayah Cicendo, Tim Gabungan Kota Bandung Eksekusi 18 Bangunan Liar demi Penataan Ruang

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 20:05 WIB

×