Jaksa pun kembali mencecar Juliari, apakah mengetahui anggaran untuk memdatangkan artis Cita- Citata dalam kegiatan rapim tersebut.
"Sebagai tuan rumah Dirjen Limjamsos tentunya sudah menyiapkan anggaran," katanya
Dalam sidang sebelumnya, kesaksian terdakwa Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Matheus Joko Santoso menyebut bahwa ada 25 kegiatan yang memakai fee Bansos Covid-19 mencapai Rp 14.7 miliar.
Salah satunya untuk pembayaran honor Cita Citata mencapai Rp 150 juta dalam mengisi acara di Labuan Bajo.
Dakwaan Jaksa, Juliari telah menerima uang korupsi bansos corona paket sembako se-Jabodetabek tahun 2020 mencapai Rp 32.4 miliar lebih. Uang semua itu didapat melalui dua anak buahnya Adi Wahyono dan Matheus Joko Santoso.
Jaksa KPK merinci uang -uang yang diterima Juliari dari total Rp 32.4 miliar lebih itu. Pertama, Juliari mendapatkan dari Direktur Utama PT. Mandala Hamonangan Sude Harry Van Sidabuke mencapai Rp 1.280.000.000.00.
Kemudian, dari Direktur Utama PT. Tigapilar Agro Utama Ardian Iskandar Maddanatja mencapai Rp 1.950.000.000.00. Selanjutnya, dari sejumlah vendor-vendor paket sembako mencapai Rp 29.252.000.000.00.
Uang puluhan miliar yang diterima Juliari itu, diduga untuk memuluskan perusahaan milik Ardian dan Harry serta vendor- vendor lain agar mendapatkan jatah pengadaan paket sembako.
Dalam perkara ini, Juliari didakwa dalam pasal Pasal 12 huruf (b) Jo Pasal 18 UU Tipikor Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP Jo Pasal 64 ayat (1) KUHP. Atau Kedua : Pasal 11 Jo Pasal 18 UU Tipikor Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP Jo Pasal 64 ayat (1) KUHP.
Baca Juga: Hotma Sitompul di Sidang Kasus Eks Mensos Juliari: Saya Tak Pernah Terima Uang Rp3 Miliar