Sudah Sepekan, Aksi Demonstrasi Akibat Krisis Air di Iran Terus Berlanjut

Erick Tanjung

Rabu, 21 Juli 2021 | 10:53 WIB
Sudah Sepekan, Aksi Demonstrasi Akibat Krisis Air di Iran Terus Berlanjut
Ilustrasi unjuk rasa. (sumber: Unsplash)

Suara.com - Aksi protes di jalanan akibat krisis air di barat daya Iran berlanjut hingga malam keenam pada Selasa (20/7/2021) di tengah meningkatnya kekerasan, sementara penduduk di Ibu Kota Teheran meneriakkan slogan-slogan anti-pemerintah.

Demikian dilaporkan oleh sejumlah video yang diunggah di media sosial dan media massa Iran pada Rabu (21/7).

Beberapa video yang diunggah oleh pengguna media sosial menunjukkan pasukan keamanan menggunakan gas air mata untuk membubarkan pengunjuk rasa.

Kantor berita semi-resmi Fars mengatakan "para perusuh" menembak mati seorang polisi dan melukai seorang lainnya di kota pelabuhan Mahshahr di provinsi Khuzestan.

Di kota Izeh, sebuah video menunjukkan para demonstran meneriakkan "Reza Shah, diberkatilah jiwamu". Reza Shah adalah raja yang mendirikan dinasti Pahlavi yang digulingkan oleh Revolusi Islam 1979.

Setelah berbagai kelompok oposisi dan aktivis menyerukan demonstrasi untuk mendukung para pengunjuk rasa Khuzestan, beberapa video yang muncul pada Selasa malam (20/7) dan Rabu pagi (21/7), menunjukkan para perempuan meneriakkan "Turunkan Republik Islam" di satu stasiun metro Teheran.

Pada malam hari, beberapa orang di ibu kota melampiaskan kemarahan mereka dengan meneriakkan yel-yel yang menentang Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

Namun, Reuters tidak dapat secara mandiri memastikan keaslian video tersebut.

Setidaknya dua pemuda telah ditembak mati dalam aksi protes tersebut. Pejabat menyalahkan pengunjuk rasa bersenjata, tetapi aktivis mengatakan di media sosial bahwa para korban dibunuh oleh pasukan keamanan.

baca juga

Etnis Arab minoritas di Iran, yang sebagian besar tinggal di provinsi Khuzestan yang kaya minyak, telah lama mengatakan mereka menghadapi diskriminasi di negara itu.

Dalam satu video, seorang wanita Arab pengunjuk rasa terdengar meneriaki pasukan keamanan: "Pak! Pak! Demonstrasi itu damai. Mengapa Anda menembak? Tidak ada yang mengambil lahan dan air Anda."

Iran menghadapi kekeringan terburuk dalam 50 tahun dan krisis air telah mempengaruhi banyak rumah tangga, pertanian dan peternakan, serta menyebabkan pemadaman listrik.

Ekonomi Iran telah lumpuh, sebagian disebabkan oleh sanksi terutama pada industri minyak negara itu yang diberlakukan mantan Presiden AS Donald Trump pada 2018. Ekonomi mereka juga terkena dampak pandemi Covid-19.

Para pekerja, termasuk ribuan pekerja di sektor energi utama, dan para pensiunan telah melakukan aksi protes selama berbulan-bulan akibat ketidakpuasan yang meningkat terkait tata kelola (pemerintahan) yang salah urus, angka pengangguran yang tinggi dan tingkat inflasi yang mencapai lebih dari 50 persen.

Setidaknya ada 31 aksi protes yang berlangsung di seluruh Iran pada Senin (19/7) dan Selasa (20/7), termasuk demonstrasi oleh para pekerja dan petani, menurut Kantor Berita Aktivis Hak Asasi Manusia (HRANA). (Antara/Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demo Mahasiswa Tolak PPKM Mikro di Ambon Dibubarkan Polisi

Demo Mahasiswa Tolak PPKM Mikro di Ambon Dibubarkan Polisi

News | Jum'at, 16 Juli 2021 | 15:44 WIB

YLBHI Nilai Pembatasan Kebebasan Berekspresi Semakin Masif Saat Pandemi

YLBHI Nilai Pembatasan Kebebasan Berekspresi Semakin Masif Saat Pandemi

News | Jum'at, 30 April 2021 | 20:01 WIB

Penambangan Pasir Ilegal di Muara Sungai Opak Masih Berlangsung

Penambangan Pasir Ilegal di Muara Sungai Opak Masih Berlangsung

Video | Rabu, 21 April 2021 | 21:05 WIB

Terkini

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:31 WIB

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:19 WIB

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:15 WIB

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:13 WIB

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:09 WIB

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:08 WIB

×