Bantah Satgas Covid-19, Wagub DKI Sebut Warga Jakarta Sudah Patuh Jaga Jarak

Chandra Iswinarno, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 21 Juli 2021 | 19:44 WIB
Bantah Satgas Covid-19, Wagub DKI Sebut Warga Jakarta Sudah Patuh Jaga Jarak
Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih]

Suara.com - DKI Jakarta disebut-sebut memiliki tingkat kepatuhan menjaga jarak paling rendah di masa pandemi Covid-19 ini. Hal ini disampaikan berdasarkan hasil pemantauan Satgas Penanganan Covid-19 nasional.

Menanggapi pernyataan Satgas Covid-19, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria membantah, jika warganya tak taat melakukan jaga jarak. Bahkan, dia menyebut di lapangan, masyarakat lebih tertib menerapkan protokol kesehatan itu.

"Kita sama-sama melihat secara umum masyarkat Jakarta termasuk masyarakat yang patuh dan rajin melaksanakan prokes," ujar Riza di gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (21/7/2021).

Ia menyebut pihaknya selama ini sudah melakukan berbagai cara untuk menyosialisasikan protokol kesehatan. Masyarakat diharapkan mengikuti imbauan yang dibuat.

Mulai dari tingkat individu sampai pelaku usaha dan perkantoran disebutnya sudah menjalankan aturan wajib cuci tangan, jaga jarak, dan memakai masker.

"Sejak awal sudah disosialiaasikan, dikampanyekan, oleh pemerintah dengan berbagai cara dan sungguh-sungguh," katanya.

"Kita bisa lihat di setiap lini di setiap bidang dan komunitas," tambahnya menjelaskan.

Namun, Riza menganggap hasil penelurusan Satgas itu sebagai masukan dan saran. Ke depannya, Politisi Gerindra itu akan mengetatkan lagi penerapan prokes bagi masyarakat.

"Namun kalaupun ada masukan dan laporan demikian ini menjadi perhatian dan evaluasi kita untuk terus kita tingkatkan kesadaran masyarakat kita secara bersama-sama," katanya.

baca juga

Sebelumnya, Satgas Penanganan Covid-19 menilai tingat kepatuhan pelaksanaan protokol kesehatan oleh masyarakat masih sangat rendah.

Tercatat, Banten dan DKI Jakarta menjadi provinsi dengan tingkat kepatuhan protokol kesehatan terendah di Indonesia.

Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Profesor Wiku Adisasmito mengungkapkan, dalam satu minggu terakhir, rata-rata secara nasional ada 26 persen desa atau kelurahan dengan tingkat kepatuhan memakai masker yang masih rendah.

Selain itu, 28 persen dalam penerapan menjaga jarak juga rendah. Terutama dalam menjaga jarak di restoran, pemukiman, warga, dan tempat olahraga publik.

"Lebih detail lagi, pada provinsi yang ada di Jawa-Bali. Desa atau kelurahan yang tidak patuh memakai masker paling banyak terdapat di Banten sebesar 28,27 persen."

"Sementara untuk desa/kelurahan yang tidak patuh menjaga jarak, di Jakarta menjadi yang paling banyak yaitu 48,6 persen. Hampir separuh kelurahan di DKI Jakarta yang masyarakatnya tidak patuh dalam menjaga jarak," papar Wiku dalam konferensi pers virtual, Selasa (20/7/2021).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masih Ada Daerah Langgar PPKM Saat Idul Adha, Begini Respon Jubir Luhut

Masih Ada Daerah Langgar PPKM Saat Idul Adha, Begini Respon Jubir Luhut

News | Rabu, 21 Juli 2021 | 19:08 WIB

Anies Usul Pidanakan Warga Pelanggar Prokes: Ultimatum Remidium Diterapkan Buat Efek Jera

Anies Usul Pidanakan Warga Pelanggar Prokes: Ultimatum Remidium Diterapkan Buat Efek Jera

News | Rabu, 21 Juli 2021 | 18:06 WIB

Anies Usulkan Sanksi Pidana Pelanggar Prokes, DPRD Setuju: Ini untuk Kepentingan Bersama

Anies Usulkan Sanksi Pidana Pelanggar Prokes, DPRD Setuju: Ini untuk Kepentingan Bersama

News | Rabu, 21 Juli 2021 | 17:54 WIB

Terkini

Jejak Tebangan Kayu Hangus Terbakar Ditemukan di Lokasi Karhutla Jambi

Jejak Tebangan Kayu Hangus Terbakar Ditemukan di Lokasi Karhutla Jambi

Foto | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 20:38 WIB

Satu Minggu Jelang Muktamar, 4 Nama Kandidat Ketum PBNU Mengerucut, Siapa Terkuat?

Satu Minggu Jelang Muktamar, 4 Nama Kandidat Ketum PBNU Mengerucut, Siapa Terkuat?

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 20:36 WIB

Guru PPPK Jadi Pegawai Pusat, Pengamat UGM Soroti Ancaman Sentralisasi dan Beban APBN

Guru PPPK Jadi Pegawai Pusat, Pengamat UGM Soroti Ancaman Sentralisasi dan Beban APBN

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 20:30 WIB

Gelar Apel Siaga 27 Agustus, Fahira Idris: Bang Japar Ajak Warga Jaga Jakarta

Gelar Apel Siaga 27 Agustus, Fahira Idris: Bang Japar Ajak Warga Jaga Jakarta

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 20:20 WIB

DPR Soroti Risiko Diskriminasi Bantuan Gempa NTT di Tengah Pilkades

DPR Soroti Risiko Diskriminasi Bantuan Gempa NTT di Tengah Pilkades

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 20:16 WIB

Dituduh Ngamuk dan Tunjuk-Tunjuk Pengacara Ruben Onsu, Sarwendah: Sebagai Ibu Wajar...

Dituduh Ngamuk dan Tunjuk-Tunjuk Pengacara Ruben Onsu, Sarwendah: Sebagai Ibu Wajar...

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 20:11 WIB

DPR Dukung Perpres Timah Rakyat, Biar PT Timah Bisa Beli 3.000 Ton Hasil Warga

DPR Dukung Perpres Timah Rakyat, Biar PT Timah Bisa Beli 3.000 Ton Hasil Warga

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 20:02 WIB

Serbaguna! 5 Pelembap Wajah dan Tubuh Ampuh Mengunci Kelembapan Kulit

Serbaguna! 5 Pelembap Wajah dan Tubuh Ampuh Mengunci Kelembapan Kulit

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Menhub: Sejumlah Penerbangan di Kalimantan Batal Imbas Asap Karhutla

Menhub: Sejumlah Penerbangan di Kalimantan Batal Imbas Asap Karhutla

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gedung Bapenda DKI Terbakar Lagi! Ruang Arsip Lantai 11 Hangus, Petugas Masih Siaga Pendinginan

Gedung Bapenda DKI Terbakar Lagi! Ruang Arsip Lantai 11 Hangus, Petugas Masih Siaga Pendinginan

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:52 WIB

×